Jenis Pendanaan Startup yang Harus Kamu Pahami

jenis pendanaan startup

Modal merupakan komponen utama yang sangat dibutuhkan dalam membangun usaha maupun mengembangkan usahanya. Sama halnya seperti membangun bisnis startup. Hingga saat ini sudah banyak yang mendirikan perusahaan rintisan (startup). Kendala terbesar dalam membangun bisnis startup adalah pendanaan. Maka, penting bagi pendiri bisnis startup untuk mengetahui jenis pendanaan startup yang dapat dimanfaatkan.

Sumber Pendanaan Startup

Pendanaan startup memiliki arti cara sebuah startup mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan berjalannya bisnis startup, baik pendanaan utama maupun dana tambahan yang nantinya dialokasikan untuk pengerjaan proyek, program, dan sebagainya.

Sumber pendanaan startup berasal dari dua sumber yaitu ekuitas (modal) dan utang. Sumber pendanaan ekuitas berasal dari investasi yang diberikan oleh pemilik saham.

Sedangkan sumber pendanaan utang berasal dari pinjaman dana yang diperoleh dari pihak luar seperti pinjaman bank, obligasi, korporasi, medium term notes, atau commercial paper.

Manfaat dari pendanaan startup ialah sebagai pemenuhan kebutuhan operasional perusahaan seperti membayar upah karyawan, membayar uang sewa tempat, mengatur cash flow perusahaan, sebagai cadangan dana darurat, biaya perawatan peralatan maupun perlengkapan hingga membeli inventaris yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional perusahaan.

Jenis Pendanaan Startup

Jenis pendanaan startup yang digunakan sebagai modal perusahaan berasal dari perorangan maupun instansi.

Contohnya seperti modal yang berasal dari uang pribadi, orang tua, kerabat, pinjaman gadai bpkb mobil, pemodal ventura, dan investor lainnya.

Semua jenis pendanaan startup tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

  1. Jenis Pendanaan dari Uang Pribadi

Jenis pendanaan startup yang pertama dapat berasal dari uang pribadi, baik dalam bentuk modal tunai maupun dalam bentuk asset.

Dilansir dari Investopedia, hampir 80% pendanaan bisnis startup berasal dari pendiri bisnis startup itu sendiri.

Kelebihan jenis pendanaan ini adalah anda tidak terlibat hutang karena menggunakan harta yang anda miliki sendiri.

Selain menjadi kepuasan tersendiri, anda dapat lebih leluasa mengatur keuangan dalam bisnis anda.

Namun, dalam pengelolaannya harus sangat hati-hati. Sebab jika anda salah dalam mengelola dan bisnis anda tidak berjalan, maka seluruh modal yang anda keluarkan akan menjadi sia-sia.

  1. Jenis Pendanaan dari Investor

Setelah mendapatkan dana awal dari pendanaan uang pribadi, bisnis startup juga membutuhkan suntikan dana dari pihak lainnya untuk dapat bertahan mengelola bisnisnya.

Jenis sumber pendanaan ini adalah putaran modal yang berasal dari pihak eksternal. Founder akan melakukan proses pitching untuk bernegosiasi mendapatkan dana eksternal.

Selain investor, keluarga dan kerabat dekat juga dapat menjadi sumber pendanaan bisnis startup anda. Pendanaan ini dianggap sebagai bentuk pinjaman yang harus dikembalikan nantinya setelah bisnis startup yang anda jalankan meraih keuntungan di kemudian hari.

Di satu sisi, keluarga dan kerabat menjadi salah satu sumber pendanaan eksternal termudah, namun bisa jadi situasinya tidak seperti yang diharapkan.

Adanya kemungkinan gagal mengelola bisnis yang sedang dijalankan dapat membuat hubungan keakraban menjadi rusak, sebab jika bisnis anda gagal maka modal yang mereka berikan juga ikut lenyap.

Sumber pendanaan eksternal bisa juga berasal dari investor malaikat (angel investor). Sebutan investor malaikat ini ialah para investor yang biasanya merupakan pensiunan eksekutif muda yang berinvestasi di perusahaan kecil.

Keuntungan dari sumber pendanaan investor malaikat ini yaitu selain dana yang diberikan, mereka juga akan menyumbangkan ilmu yang mereka miliki serta jaringan koneksi mereka.

Para investor malaikat biasanya memberikan investasi bernilai ratusan juta, sehingga sebagai imbalannya mereka berhak mengawasi praktik manajemen perusahaan.

  1. Jenis Pendanaan dari Inkubator Bisnis

Inkubator bisnis atau biasa dikenal dengan akselerator berfokus pada sektor teknologi tinggi dengan memberikan dukungan kepada bisnis baru di berbagai tahap pengembangan.

Ada juga incubator pengembangan ekonomi lokal yang memiliki fokus pada bidang-bidang seperti penciptaan lapangan kerja, revitalisasi, layanan hosting, dan lain sebagainya.

Para incubator bisnis akan mengundang bisnis yang potensial di masa depan dan perusahaan pemula lainnya yang ada di berbagai tempat, serta sumber daya adminitratif, logistic, dan teknis mereka.

Fase ini berlangsung 2 tahun. Setelah bisnis startup siap, bisnis biasanya meninggalkan tempat incubator untuk memasuki fase produksi industri yang nantinya akan berdiri.

Bisnis startup yang menerima bantuan pendanaan dari incubator bisnis biasanya sudah sering beroperasi dalam sektor-sektor mutakhir seperti teknologi informasi, multimedia, teknologi industri, atau bioteknologi.

  1. Jenis Pendanaan dari Penggalangan Dana

Penggalangan dana untuk startup merupakan bentuk pembiayaan dimana sebuah startup didanai oleh sejumlah besar individu yang mendanainya dengan sejumlah kecil uang.

Biasanya hasil dana yang didapat dari penggalangan dana, startup akan menawarkan imbalan dengan minimal uang yang ditentukan.

  1. Jenis Pendanaan dari Hibah dan Subsidi

Jenis pendanaan startup ternyata dapat berasal dari pemerintah. Biasanya instansi pemerintah menyediakan pendanaan seperti hibah dan subsidi yang dapat anda memanfaatkan untuk mengembangkan bisnis anda.

Pendanaan yang berasal dari hibah dapat anda dapatkan dengan memenuhi kriteria khusus. Anda akan diminta menjelaskan deskripsi bisnis, manfaat bisnis, rencana kerja terperinci, rincian pengalaman dan latar belakang, kemudian mengisi formulir.

  1. Jenis Pendanaan Pemodal Ventura

Pemodal Ventura adalah jenis pendanaan startup yang diberikan kepada perusahaan rintisan yang dianggap memiliki potensi untuk berkembang pesat.

Sumber pendanaan ini didapat dari perusahaan pemodal ventura. Modal ventura mendapatkan dana dari para limited partner (LP) yang terdiri dari orang orang kaya, perusahaan besar.

Pemodal ventura tidak hanya memberikan dana untuk bisnis startup tetapi juga menawarkan keahlian dan bimbingan untuk membantu anda dalam mengembangkan bisnis anda.

Pendanaan dari ventura dapat membuka jaringan yang lebih luas dan mempertemukan anda pada investor dan mitra masa depan.

Pendanaan dari Modal Ventura terbagi menjadi 3 seri:

Pendanaan Seri A: pendanaan ini bertujuan agar pertumbuhan revenue terus berkembang dan melakukan inovasi untuk memperluas produk. Perusahaan akan memulai ekspansi bisnis dengan membuka cabang di beberapa tempat.

Pendanaan seri B: pendanaan ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis lebih jauh sehingga dapat bekerja sama dengan baik ketika usaha semakin berkembang. Pendanaan Seri B ini umumnya digunakan untuk melakukan ekspansi bisnis.

Pendanaan seri C: pendanaan ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis lebih besar lagi dan mengakuisisi startup lainnya.

Apabila bisnis stratup sudah mencapai tahap ini artinya startup telah menunjukkan pertumbuhan bisnis yang besar dan berpotensi mencapai pasar internasional.

  1. Jenis Pendanaan Saham Initial Public Offering (IPO)

IPO ialah proses penjualan saham ke public pertama kalinya. Pada tahap pendanaan ini startup sudah siap untuk go public dan menjadi perusahaan public dimana mereka memperjual belikan sahamnya.

Demikianlah ulasan tentang jenis pembiayaan startup untuk mengembangkan bisnis anda. Apabila anda membutuhkan dana suntikan untuk bisnis startup anda, anda dapat memanfaatkan salah satu dari sumber dana yang ada.

Yuk simak beberapa artikel seru lainnya hanya di situs BelajarKeuangan.com dan jangan lupa follow IG kita di https://www.instagram.com/tempatbelajarkeuangan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.