Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

kredit pemilikan rumah

Bank telah banyak melakukan inovasi dan perkembangan untuk memberikan produk jasa yang lebih beragam bagi masyarakat dalam hal keuangan. Inovasi ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menarik calon nasabah.

Inovasi dan perkembangan yang dilakukan oleh bank di antaranya dalam hal pinjaman dana, kredit tanpa agunan (KTA), kredit pemilikan rumah (KPR), KPA dan sebagainya.

Mampu memiliki rumah idaman sebagai tempat berkumpul, tempat istirahat, dan tempat berlindung bersama dengan keluarga merupakan hal yang diinginkan oleh tiap orang.

Dengan memiliki rumah sendiri, keluarga kecil yang telah dibangun dapat hidup bersama dan membangun rumah tangga yang harmonis.

Namun demikian, apabila dana yang dimiliki masih terbatas, maka rumah yang diimpikan belum bisa terwujud.

Baca juga: Pengelolaan Keuangan sebelum Mengajukan KPR Bank

Salah satu program yang ditawarkan oleh bank, dapat membantu mewujudkan keinginan tersebut, yakni melalui program tadi.

Pengertian Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

pengertian kpr

Salah satu produk jasa yang dikembangkan oleh bank adalah KPR. Ditujukan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah namun masih belum memiliki dana besar untuk mendirikan rumah sendiri.

Dengan adanya program ini, masyarakat yang hendak memiliki rumah idamannya sebagai tempat tinggal keluarga akan dibantu oleh bank dengan cara mencicil rumah tersebut.

Jaminan yang digunakan dalam layanan tersebut adalah rumah yang akan dimiliki dengan skema biaya sampai dengan 90 persen harga rumah tersebut.

Sama halnya dengan bank, di era kemajuan seperti saat ini, para developer juga telah melakukan berbagai inovasi.

Salah satunya adalah mereka telah melakukan kerja sama dengan pihak bank agar dapat memproses pengajuan KPR yang ingin diajukan oleh para calon pembeli rumah yang telah didirikan oleh para pengembang tersebut.

Hal yang Harus Diperhatikan

kpr simulasi

Dalam menggunakan produk KPR yang ditawarkan oleh pihak bank, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar rumah impian dapat terwujud dengan lancar dan tidak menimbulkan berbagai permasalahan yang sulit dihadapi.

Dengan adanya perencanaan matang dan pemahaman yang baik dan benar, mewujudkan rumah idaman meskipun masih dengan dana yang terbatas bukanlah hal yang mustahil.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengajukan:

Menentukan Rumah yang Akan Dibeli

Hal utama yang harus dipersiapkan sebelum mengajukan Kredit pemilikan rumah ke pihak bank adalah menentukan rumah yang akan dibeli.

Sebelum seseorang mengajukan, maka ia harus menentukan dulu rumah yang hendak dibeli, baik itu baru atau bekas (seken), dan berlokasi di tempat yang strategis atau sebagainya.

Selain itu, dalam menentukan rumah yang akan dibeli, harus disesuaikan dengan kemampuan finansial seperti penghasilan rutin bulanan.

Baca juga: 9 Tips Membeli Rumah KPR Agar Tidak Tertipu Developer

Yang pertama perlu diperhatikan ialah apabila rumah yang akan dibeli merupakan rumah baru, maka tentu saja uang muka dan besarnya cicilan akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan rumah yang sudah second atau bekas.

Selain itu, lokasi rumah yang akan dibeli juga dapat mempengaruhi harga rumah. Sebab, apabila rumah tersebut bertempat di lokasi yang strategis, dekat dengan kota, jalan tol atau memiliki akses ke berbagai fasilitas umum lainnya, maka tentu saja harganya akan jauh lebih mahal.

Sebaliknya, apabila rumah yang akan dibeli bertempat di lokasi yang kurang strategis, maka harganya cenderung lebih rendah. Hal inilah yang menyebabkan besaran uang muka dan jumlah cicilan berbeda-beda.

Memilih Jenis Fasilitas yang Akan Digunakan

kpr bri

Saat ini banyak variasi yang telah ditawarkan oleh pihak bank. Bahkan bukan hanya pihak bank yang berinovasi mengeluarkan produk Kredit Pemilikan Rumah.

Sejumlah koperasi juga telah menjadi lembaga penyedia KPR. Dari banyaknya produk yang ditawarkan kepada masyarakat, masing-masing instansi atau lembaga keuangan tentu saja memilki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda.

Dengan banyak mengunjungi bank atau perusahaan finance lainnya, akan membantu mendapatkan produk KPR yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

Pihak Bank pastinya akan menjelaskan terkait dengan maksud seseorang yang hendak mengajukan kredit.

Tidak perlu takut, karena hal apapun yang masih menjadi pertanyaan konsumen, akan dijelaskan oleh pihak bank dengan sedetail mungkin.

Tidak ada salahnya apabila langsung menghubungi banyak bank untuk menanyakan info terkait produk KPR milik mereka.

Dengan mengetahui berbagai kelebihan dan kekurangan yang dijelaskan oleh pihak bank, kita yang ingin mengajukannya akan bisa merencanakan pengelolaan keuangan sebelum menjatuhkan pilihan. Dengan mencari fasilitas yang sesuai, maka pengelolaan keuangan kedepannya juga akan semakin mudah.

Memilih Investasi untuk Meningkatkan Pemasukan

kpr bni

Umumnya, dalam pengajuan Kredit Pemilikan Rumah yang disetujui, 30 persen dari harga rumah akan dibayarkan sebagai uang muka.

Sedangkan 70 persen sisanya akan dibayarkan terlebih dahulu oleh pihak bank atau penyedia fasilitas KPR.

Biaya 70 persen dari harga rumah itulah yang nantinya akan dicicil setiap bulannya dengan besaran yang sesuai dengan kesepakatan antara pihak bank dengan nasabah.

Dalam mempersiapkan pengajuan, di antaranya untuk uang muka dan biaya kredit tiap bulannya, seseorang dapat meningkatkan pemasukan dengan berinvestasi di properti tersebut.

Dengan melakukan investasi, maka selain menyimpan dana juga akan mendapatkan hasil yang lebih dari investasi yang dikembangkan.

Berbeda halnya dengan tabungan, di mana tabungan hanya akan menyimpan dana dan tidak akan mendapatkan tambahan pemasukan.

Oleh sebab itu, sebelum mengajukan KPR, ada baiknya jika sudah pernah berinvestasi terlebih dahulu di instrumen lainnya.

Dalam memilih produk investasi, sebaiknya pilihlah yang sudah terjamin aman dan memberikan keuntungan.

Selain itu, hindari bentuk investasi yang memiliki resiko kegagalan uang tinggi. Pilihlah jenis investasi jangka pendek, sehingga bisa memberikan tambahan dana untuk membayar uang muka atau cicilan tiap bulannya.

Rumah merupakan tempat tinggal, tempat berkumpul, bernaung, dan tempat berlindung, serta tempat membangun kehidupan yang harmonis beserta keluarga.

Oleh karena itu, dalam berencana memiliki rumah idaman, maka seseorang harus memperhitungkannya dengan sangat teliti dan melakukan persiapan yang sangat matang.

Selain dari Kredit Pemilikan Rumah yang diajukan, pengelolaan keuangan setelah mengikuti program KPR juga harus diperhatikan.

Sebab, apabila keuangan tidak dikelola dengan baik, maka dapat menyebabkan berbagai permasalahan finansial yang justru akan memberatkan dan mempersulit terwujudnya kepemilikan rumah idaman.

Sebagai informasi tambahan, saat ini sudah banyak perusahaan yang menyediakan layanan tanpa riba dan tanpa bi checking.

Apabila Anda tertarik dengan skema dan mekanisme yang mereka tawarkan, kami sarankan agar lebih berhati-hati dan meneliti terlebih dahulu kredibilitas perusahaan tersebut.

Dalam pengajuan KPR kepada perbankan, tidak baik apabila hanya mempertimbangkan terkait dengan pendanaan.

Akan lebih baik lagi apabila perencanaan pembelian rumah juga dilihat dari segi kualitas si kreditur yang akan dipilih.

Mungkin banyak bank atau penyedia jasa Kredit Pemilikan Rumah yang selalu menjanjikan kemudahan dan kemurahan dalam mewujudkan rumah idaman.

Namun demikian, tidak sedikit pula tejadi kasus penipuan yang justru mengakibatkan kerugian bagi calon konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.