9 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Stabil

cara mengatur keuangan rumah tangga

Pengeluaran uang yang membengkak bisa dihindari apabila anda mampu mengelolanya secara baik.

Hal ini tak terkecuali dalam keuangan rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga yang baik, anda seharusnya mampu mengatur keuangan keluarga sehingga bisa tetap hemat meski penghasilan suami minim.

Untuk membantu anda, BelajarKeuangan.com akan membagikan informasi penting dibawah ini.

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

tips mengatur keuangan rumah tangga menurut islam

Langsung saja, berikut adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatur keuangan rumah tangga.

  1. Buat Daftar Pengeluaran

Salah satu cara yang bisa anda lakukan agar keuangan rumah tangga tak terlalu boros ialah membuat daftar pengeluaran.

Adapun beberapa pengeluaran pokok yang biasanya dilakukan setiap bulan ialah konsumsi, asuransi, transportasi, dan kebutuhan rumah.

Dalam kebutuhan rumah, anda akan dihadapkan dengan pengeluaran untuk tagihan listrik, air, PBB tahunan, dan lain sebagainya.

Selain itu, cek lagi terkait pengeluaran lain yang mungkin saja membayar cicilan hutang seperti KPR, KKB, kartu kredit atau KTA.

Setelah anda mengetahui pengeluaran pokok yang harus anda lakukan setiap bulannya, selanjutnya anda bisa coba mulai mengalokasikan dana untuk setiap pengeluaran tersebut.

Dalam hal ini, anda bisa memanfaatkan aplikasi gratis ataupun tabel spreadsheet yang ada di Microsoft Excel. Dengan begitu, anda akan merasa terbantu dalam menghitung setiap jenis pengeluaran.

Selain itu, anda juga bisa melihat perlu tidaknya mengalokasikan uang dengan jumlah tertentu.

  1. Bagi Simpanan

Setelah anda membuat daftar pengeluaran, anda bisa mengetahui skala prioritas yang perlu anda penuhi terlebih dahulu.

Setelah itu, anda bisa lanjutkan cara mengatur keuangan rumah tangga dengan melakukan bagi simpanan.

Dalam hal ini, anda membutuhkan kecermatan. Anda bisa tempatkan simpanan untuk kebutuhan rumah, pendidikan anak, dan lain sebagainya.

Pastikan anda mengatur nominal yang akan dibagi secara realistis. Dengan begitu, anda tak akan melewatkan keperluan untuk diri anda sendiri.

Pastikan juga anda menyisihkan sebagian dari penghasilan keluarga anda. Hal ini untuk mencegah kekurangan uang di waktu genting dan kebutuhan tak terduga.

  1. Hindari Berhutang

cara mengatur keuangan rumah tangga dengan penghasilan minim

Cara mengatur keuangan rumah tangga lainnya ialah dengan sebisa mungkin untuk tidak berhutang.

Menghindari hutang memang termasuk salah satu cara efektif dalam menjaga keuangan rumah tangga supaya stabil.

Meski sedikit, itu juga termasuk hutang. Mungkin mulanya anda hanya pinjam uang sedikit, akan tetapi lama-kelamaan pinjaman bisa menjadi kebiasaan.

Jika hutang anda sudah menumpuk, hal tersebut justru membuat anda semakin terpuruk. Untuk gaya hidup, alangkah baiknya anda sesuaikan saja dengan kondisi perekonomian anda. Anda jangan menuruti gengsi semata.

  1. Membuat Gol Dalam Menabung

Dalam mengatur keuangan keluarga, anda juga perlu memperhatikan kemampuan anda dalam menabung.

Pastikan anda bisa menyisihkan, bukan menyisakan uang di tiap bulannya. Banyak ibu rumah tangga yang mengelola keuangan keluarga dengan kurang tepat.

Hal ini dikarenakan sisa uang di akhir bulan sudah terlanjur dihabiskan sehingga tak bisa menabung.

Padahal apabila setiap awal bulan anda teratur menyisihkan sekitar 10-30%, maka anda bisa menabung setiap bulannya. Hal ini tentu saja bisa memberikan dampak yang besar bagi diri anda.

Hasil yang didapat dari tabungan pastinya bisa dialokasikan untuk digunakan membeli aset dengan down payment (DP) yang lebih besar.

Dengan cara ini, cicilan akan lebih ringan. Selain itu, tabungan juga bisa dialokasikan untuk liburan maupun memenuhi kebutuhan lainnya.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa anda harus membuat gol dalam menabung. Mampu mengelola keuangan keluarga secara baik adalah salah satu tanda ibu rumah tangga yang berhasil.

  1. Buat Catatan Pemasukan

Cara lainnya yang bisa anda lakukan untuk mengelola keuangan rumah tangga ialah dengan membuat catatan pemasukan secara rinci.

Anda dapat membuat catatan pemasukan dengan menggunakan notes atau komputer pribadi. Dengan membuat catatan pemasukan, anda bisa melihat setiap uang yang didapat.

Adanya catatan pemasukan ini bisa melancarkan perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya.

Tak hanya itu, anda juga bisa memiliki kendali terhadap alur kas keuangan rumah tangga anda.

Dengan begitu, anda bisa terhindar dari sikap boros. Perencanaan keuangan keluarga yang sudah anda buat sebelumnya pun dijamin tidak akan berakhir sia-sia.

  1. Pertimbangkan Untuk Investasi

cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji kecil

Cara mengatur keuangan rumah tangga yang satu ini sangat cocok untuk anda yang mempunyai simpanan uang lebih.

Ide ini bisa membantu keuangan anda di masa mendatang. Mengenai bentuk investasinya, anda bisa menyesuaikannya dengan budget yang anda miliki.

Sebut saja berinvestasi membeli emas, investasi properti, dan investasi bisnis. Hal yang paling penting, pastikan anda menghindari hutang.

Anda hanya perlu menyisihkan gaji bulanan untuk nantinya dialokasikan sebagai dana investasi. Jika anda memiliki keyakinan yang kuat, maka anda pasti bisa mewujudkannya.

Di poin ini wajib Anda lakukan supaya nanti tidak menyesal, simak tipsnya hanya di 5 investasi jangka panjang yang menjanjikan.

  1. Selalu Menggunakan Uang Tunai atau Kartu Debit

Supaya keuangan keluarga tetap terkendali secara baik, pastikan anda menghindari menggunakan kartu kredit dalam melakukan pembayaran sehari-hari.

Meski kartu kredit sangat baik dipakai untuk memperoleh promo, akan tetapi jika menggunakannya secara terus menerus, maka akan ada kecenderungan untuk menggunakannya secara berlebihan.

Hal ini tentu saja bisa memberikan efek buruk seperti tagihan yang membengkak di bulan depan.

Untuk menghindari dampak buruk penggunaan kartu kredit yang berlebihan, alangkah baiknya anda mengubah kebiasaan dengan memakai uang tunai.

Selain itu, anda juga bisa menggunakan kartu debit untuk melakukan transaksi sehari-hari. Jika anda ingin lebih efisien, anda juga bisa menggunakan uang elektronik berupa e-money (Mandiri), TapCash (BNI), Flazz (BCA), atau Brizzi (BRI).

Dalam hal ini, pastikan kartu debit ataupun uang elektronik yang anda pakai sudah dibatasi nominalnya.

  1. Hemat Listrik dan Air

Keuangan rumah tangga tetap bisa terjaga dengan cara menghemat pemakaian listrik dan air di rumah.

Listrik ini memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan hampir semua peralatan di rumah memerlukan bantuan listrik untuk bisa digunakan.

Sebut saja penggunaan lampu, televisi, AC, kipas angin, pompa air, rice cooker, kulkas, laptop, hingga ponsel.

Apabila anda tak bisa mengatur pemakaian listrik dan air dengan baik, maka tagihan anda bisa membengkak sehingga membebani anggaran bulanan.

Adapun cara yang bisa anda lakukan untuk menghemat listrik dan air diantaranya yaitu mematikan lampu jika sudah tak dibutuhkan, membeli kulkas yang hemat listrik, tidak menggunakan peralatan elektronik yang memiliki daya besar secara bersamaan, mencabut kabel yang tak digunakan, mematikan keran air jika tak dipakai, dan tak terlalu sering mencuci kendaraan di rumah.

  1. Lakukan Evaluasi Bulanan

cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros

Cara mengatur keuangan rumah tangga selanjutnya ialah dengan melakukan evaluasi bulanan.

Anda harus memiliki kebiasaan untuk mengevaluasi bulanan dari catatan pengeluaran dan pemasukan yang sudah anda buat sebelumnya.

Dengan anda melakukan evaluasi, anda bisa mengukur seberapa besarnya keberhasilan strategi dalam mengelola keuangan rumah tangga anda di setiap bulannya.

Anda pun bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan rumah tangga di bulan berikutnya. Bagikan info ini kepada yang lain apabila berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.