<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>membeli rumah Archives | BelajarKeuangan.com</title>
	<atom:link href="https://www.belajarkeuangan.com/tag/membeli-rumah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.belajarkeuangan.com/tag/membeli-rumah/</link>
	<description>Belajar Keuangan Hanya Disini Tempatnya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 May 2023 03:39:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.7</generator>

<image>
	<url>https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/cropped-5-32x32.png</url>
	<title>membeli rumah Archives | BelajarKeuangan.com</title>
	<link>https://www.belajarkeuangan.com/tag/membeli-rumah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Cepat Kaya dengan Investasi Properti</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/investasi-properti/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/investasi-properti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2018 08:29:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[cepat kaya]]></category>
		<category><![CDATA[investasi properti]]></category>
		<category><![CDATA[jual rumah]]></category>
		<category><![CDATA[kpr]]></category>
		<category><![CDATA[membeli rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=1071</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yuk kita bahas investasi properti. Di era perkembangan berbagai sektor kehidupan seperti saat ini, investasi merupakan salah satu hal yang banyak dilakukan dalam menjaga keseimbangan perekonomian agar tidak mendapatkan pengaruh dari dampak inflasi yang semakin lama kian menjerat stabilitas keuangan. Investasi dianggap sebagai salah satu langkah untuk melawan inflasi dan tetap mampu memberikan penghasilan yang &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/investasi-properti/">Cara Cepat Kaya dengan Investasi Properti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1072" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/investasi-properti.jpg" alt="investasi properti" width="900" height="560" /></p>
<p>Yuk kita bahas investasi properti. Di era perkembangan berbagai sektor kehidupan seperti saat ini, investasi merupakan salah satu hal yang banyak dilakukan dalam menjaga keseimbangan perekonomian agar tidak mendapatkan pengaruh dari dampak inflasi yang semakin lama kian menjerat stabilitas keuangan.</p>
<p>Investasi dianggap sebagai salah satu langkah untuk melawan inflasi dan tetap mampu memberikan penghasilan yang menggiurkan.</p>
<p>Salah satu jenis investasi yang aman dan banyak dilakukan oleh para investor adalah investasi properti.</p>
<p>Hal itu menjadi pilihan para pengembang dalam menjaga kestabilan karena tidak perlu melakukan berbagai pengelolaan yang rumit dan juga termasuk ke dalam salah satu cara mengembangkan aset dengan resiko kecil serta mampu memberikan pemasukan yang besar.</p>
<p>Banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemilik properti untuk menghasilkan uang atau keuntungan seperti menjualnya dalam waktu beberapa tahun kedepan jika harga rumah sudah naik tinggi atau menyewakannya kepada orang lain agar bisa memberikan <em>passive income</em>.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Pengertian Investasi Properti</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1073" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/investasi-properti-2019.jpg" alt="investasi properti 2019" width="900" height="601" /></p>
<p>Investasi merupakan tindakan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan harapan bahwa di masa depan sang pelaku investasi atau investor bisa mendapatkan keuntungan dari akumulasi aktiva tersebut.</p>
<p>Dalam hal ini berarti pengadaan properti sebagai aset kekayaan yang diharapkan di masa depan bisa memberikan keuntungan bagi sang investor.</p>
<p>Investasi sendiri terdiri dari berbagai macam bentuk, diantaranya investasi saham, emas, deposito berjangka, P2P atau <em>peer to peer lending</em>.</p>
<p>Masing-masing investasi tersebut memiliki prinsip kerja, hasil keuntungan dan tujuan yang berbeda-beda.</p>
<p>Namun dari berbagai jenis diatas, yang paling banyak dipilih oleh investor saat ini adalah investasi properti.</p>
<p>Hal ini dikarenakan memiliki resiko kegagalan atau kerugian yang sangat kecil dan dapat memberikan keuntungan yang besar.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Strategi Sukses</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1074" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/investasi-properti-yang-menguntungkan.jpg" alt="investasi properti yang menguntungkan" width="750" height="499" /></p>
<p>Dalam melaksanakannya, hal yang paling penting adalah di tahap perencanaan. Oleh karena itu, sebelum mulai berinvestasi, calon investor harus menyusun strategi dengan matang.</p>
<p>Perencanaan yang matang akan membuat seluruh kegiatan terlaksana dengan lancar dan mampu memberikan keuntungan yang pasti bagi investor.</p>
<p>Pelajari beberapa tips suksesnya sebagai berikut:</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Memilih Pengembang yang Profesional</strong></span></h4>
<p>Strategi pertama adalah dengan <a href="https://www.liputan6.com/properti/read/3406864/kiat-memilih-pengembang-properti-yang-benar" target="_blank" rel="noopener">memilih pengembang atau developer yang profesional</a>. Pengembang akan sangat berpengaruh terhadap kualitas dari properti yang akan dibangun.</p>
<p>Oleh karena itu, diperlukan pengembang yang mampu membangun properti berkualitas dan bisa memuaskan para pelanggan.</p>
<p>Profesionalitas dari developer dapat dilihat pada <em>track record</em> yang dimiliki selama bekerja sebagai pengembang properti.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca juga:</strong></span> <a href="https://www.belajarkeuangan.com/pengajuan-take-over-kpr-online/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;"><strong>Pengajuan Take Over KPR Online Aman dan Menguntungkan Nasabah</strong></span></a></p>
<p>Pengembang profesional tentunya memilki sumber daya manusia atau SDM yang juga berkualitas, mereka juga memiliki banyak pengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek besar serta memiliki tingkat kesalahan yang sangat kecil.</p>
<p>Bagi para investor properti berpengalaman, umumnya bisa memilih pengembang berkualitas dan mereka enggan memilih pengembang baru yang mungkin masih murah dan belum dapat menawarkan berbagai kelebihan.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Menentukan Lokasi yang Strategis</strong></span></h4>
<p>Lokasi merupakan salah satu hal yang paling penting dalam melaksanakan investasi properti. Para calon pembeli rumah tentu saja akan mempertimbangkan lokasi dari properti yang ditawarkan oleh para investor atau developer.</p>
<p>Sebab, dengan lokasi yang strategis, akan mampu memudahkan calon penghuni rumah dalam mendapatkan berbagai layanan umum.</p>
<p>Lokasi yang paling strategis dalam mendirikan properti untuk perumahan adalah lokasi yang dekat dengan pusat kota, akses transportasi yang baik, dekat dengan pusat pendidikan, pusat bisnis, dan sebagainya.</p>
<p>Apabila properti dibangun di lokasi strategis tersebut, maka dapat dipastikan bahwa peminat dari properti itu akan sangat banyak.</p>
<p>Selain peminatnya yang banyak, harga dari properti tersebut tentu saja akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan properti yang berlokasi di tempat yang kurang strategis. Investasi properti seperti ini dapat memberikan keuntungan yang besar bagi pemilik aset.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Tersedianya Berbagai Fasilitas yang Memadai</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1076" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/keuntungan-investasi-properti.jpg" alt="keuntungan investasi properti" width="900" height="600" /></p>
<p>Salah satu tips sukses selanjutnya adalah mencari aset dengan berbagai fasilitas yang memadai disekitarnya.</p>
<p>Dalam memilih perumahan, salah satu hal yang dipertimbangkan adalah kelengkapan fasilitasnya.</p>
<p>Apabila properti memiliki fasilitas yang cukup memadai, maka hal ini akan menarik minat para calon pembeli.</p>
<p>Dengan lingkungan yang menarik, meskipun harga yang ditawarkan oleh investor atau developer cukup tinggi, para calon pembeli rumah tidak akan ragu dalam mendapatkannya sebab, mencari perumahan dengan fasilitas yang memadai sangatlah sulit.</p>
<p>Alasan utama seseorang memilih tempat tinggal selain untuk berteduh adalah ingin lokasinya tersebut bisa berkembang pesat agar suatu saat ketika ia ingin berbisnis maka daerah tersebut dapat menjadi salah satu peluang.</p>
<p>Akan lebih baik jika sudah tersedia <em>mall</em> atau ruko bisnis sebagai fasilitas penunjang lainnya di sekitar perumahan tersebut.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Mencermati Harga Properti</strong></span></h4>
<p>Meskipun tujuan utama dalam investasi properti adalah mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang besar, namun dalam menentukan harga rumah yang telah dikembangkan haruslah sesuai dengan kualitas properti alias jangan asal tembak.</p>
<p>Harga yang ditawarkan harus sepadan dengan kualitas bangunan serta berabagai fasilitas disekitar yang tersedia.</p>
<p>Selain itu, melihat perkembangan harga rumah di pasaran juga akan sangat bermanfaat dalam menentukan <em>price</em>.</p>
<p>Harga properti cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun demikian tidak bisa juga menaikkan harga unit secara semena-mena tanpa melihat harga pasaran di kawasan tersebut.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Memilih Desain Rumah yang Baik</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1075" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/belajar-investasi-properti.jpg" alt="belajar investasi properti" width="700" height="539" /></p>
<p>Dalam menjalankan investasi properti, investor juga harus memperhatikan desain unit yang akan dibangunnya karena dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap minat calon pembeli.</p>
<p>Umumnya, pembeli rumah akan lebih memilh rumah yang elegan dengan suasana yang nyaman untuk ditinggali.</p>
<p>Oleh karena itu, Anda harus benar-benar pintar dalam memilih desain yang sedang tren dan dapat menarik minat masyarakat.</p>
<p>Sebelum memulai pembangunan, investor dapat melihat berbagai sampel rumah atau <em>show unit</em> untuk memberikan gambaran perumahan yang akan dibangunnya kepada calon <em>buyer</em>.</p>
<p>Selain itu, investor juga bisa berkonsultasi dengan pihak arsitek untuk bisa mendapatkan desain yang sempurna dan dengan perhitungan yang tepat.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Mengembangkan Investasi Properti di Beberapa Tempat</strong></span></h4>
<p>Salah satu upaya dalam meminimalisir kegagalan adalah dengan melakukan diversifikasi, artinya investasi properti tidak hanya berfokus pada suatu tempat saja, melainkan mengembangkannya di beberapa tempat.</p>
<p>Hal ini bertujuan untuk membangun rencana cadangan apabila salah satu investasi tidak berjalan dengan baik.</p>
<p>Jika ada salah satu unit yang tidak prospektif, maka masih ada unit lainnya yang diharapkan dapat memberikan keuntungan.</p>
<p>Semuanya kembali lagi pada pengelolaannya, jika dilakukan dengan baik, maka tentu saja akan memberikan hasil yang besar.</p>
<p>Sebagai salah satu jenis investasi yang saat ini menjadi primadona untuk mengeruk keuntungan dalam jangka panjang, ada baiknya seluruh strategi dalam merintis investasi properti harus disusun dengan matang agar bisa memberikan hasil yang optimal.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/investasi-properti/">Cara Cepat Kaya dengan Investasi Properti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/investasi-properti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara KPR Rumah Second Lengkap Dengan Tahapannya</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/kpr-rumah-second/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/kpr-rumah-second/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2018 06:14:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[kpr]]></category>
		<category><![CDATA[kpr bank]]></category>
		<category><![CDATA[kpr rumah second]]></category>
		<category><![CDATA[membeli rumah]]></category>
		<category><![CDATA[rumah bekas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=427</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membeli rumah bekas karena alasan tertentu memang menjadi pilihan yang tepat untuk anda. Namun apabila ingin memanfaatkan fasilitas KPR rumah second, prosedurnya tidak segampang yang dibayangkan. Ada beberapa macam tahapan yang harus dilalui. Dengan minimnya pemahaman dari calon nasabah mengenai proses dan juga syarat yang diperlukan untuk membeli rumah dengan cara KPR, hal tersebut akan &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/kpr-rumah-second/">Cara KPR Rumah Second Lengkap Dengan Tahapannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-428" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/kpr-rumah-second.jpg" alt="kpr rumah second" width="1000" height="667" /></p>
<p>Membeli rumah bekas karena alasan tertentu memang menjadi pilihan yang tepat untuk anda. Namun apabila ingin memanfaatkan fasilitas KPR rumah second, prosedurnya tidak segampang yang dibayangkan.</p>
<p>Ada beberapa macam tahapan yang harus dilalui. Dengan minimnya pemahaman dari calon nasabah mengenai proses dan juga syarat yang diperlukan untuk membeli rumah dengan cara KPR, hal tersebut akan menjadi kendala tersendiri.</p>
<p>Sebenarnya prosesnya tidak rumit bila anda mengetahui langkah yang harus dilakukan dengan teliti dan benar.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca juga:</strong></span> <a href="https://www.belajarkeuangan.com/kredit-pemilikan-apartemen/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;"><strong>Memahami Cara Pengajuan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Syaratnya</strong></span></a></p>
<p>Berikut ini merupakan tahap-tahap yang harus dilalui untuk KPR rumah second lengkap dengan panduannya.</p>
<p>Semoga informasi yang disampaikan ini dapat membantu serta memudahkan anda untuk bisa lebih memahami bagaimana mekanismenya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Langkah &amp; Cara KPR Rumah <em>Second</em></strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-429" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/perhitungan-kpr-rumah-second.jpg" alt="perhitungan kpr rumah second" width="1000" height="662" /></p>
<p>Walaupun dalam membeli rumah dengan KPR anda harus melalui berbagai macam tahapan, akan tetapi tidak ada salahnya anda untuk mencobanya.</p>
<p>Rumah seken yang dimaksud di sini yang itu rumah yang dijual oleh pemiliknya langsung dan bukan dari pengembang atau developer.</p>
<p>Inilah letak perbedaannya, jika membeli rumah baru dari developer yang telah bekerjasama dengan bank, pemilikan rumah baru melalui KPR tidak sesulit dibandingkan ambil rumah lama.</p>
<p>Alasanya karena anda harus mencari sendiri bank pemberi kredit. Supaya anda tidak merasa bingung dan salah dalam membeli rumah seken melalui fasilitas KPR berikut ini merupakan panduan lengkapnya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Ukur Kemampuan Finansial Anda</strong></span></h4>
<p>Untuk membeli sebuah rumah diperlukan modal besar dan perhitungan yang matang. Dalam hal ini anda harus benar-benar mengetahui kemampuan finansial anda sendiri untuk dapat mengangsur cicilan rumah.</p>
<p>Aturan yang umumnya diterapkan oleh pihak bank untuk jumlah maksimal angsuran rumah yaitu 30% penghasilan bulanan anda.</p>
<p>Jumlah ini tentu saja bisa diambil dari gabungan penghasilan suami istri. Misalnya jika penghasilan suami dengan istri tiap bulannya 20 juta, maka jumlah yang bisa dipakai untuk angsuran rumah sebesar 6 juta.</p>
<p>Bila dalam pembelian rumah baru akan dikenakan<em> Down Payment</em> 20% sampai 30%, maka untuk membeli rumah seken dibutuhkan uang muka dengan ketentuan yang sama.</p>
<p>Perbedaannya jika untuk membeli rumah baru, DP diberikan kepada pihak pengembang, sedangkan untuk rumah seken DP diberikan pada penjualnya langsung.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Cari Rumah yang Sesuai dan Disepakati dengan Pihak Penjual</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-432" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/kpr-rumah-second-dp-10.jpg" alt="kpr rumah second dp 10" width="1000" height="620" /></p>
<p>Dalam mencari rumah yang sesuai tidaklah mudah, sekalinya ada rumah yang bagus dan cocok kualitasnya, harganya kadang tidak pas di kantong.</p>
<p>Pada akhirnya harus perlu waktu lama untuk mencari rumah yang cocok dengan keinginan dan juga kemampuan keuangan kita.</p>
<p>Bila anda telah menemukan rumah yang harganya pas dan sesuai dengan kebutuhan, maka anda harus cepat-cepat membuat kesepakatan atau deal dengan pihak penjual.</p>
<p>Bila tidak, maka anda dapat kecolongan oleh peminat lain yang mungkin rela untuk membayar sedikit lebih mahal dari anda.</p>
<p>Terlebih dahulu sampaikan keinginan anda pada penjual. Setelah itu, lakukan penawaran harga sampai kedua belah pihak menemukan kesepakatan.</p>
<p>Ingatlah bahwa untuk mengestimasikan kemampuan finansial anda dalam membayar DP rumah sebelum menawar. Jangan sampai sudah capek menawar tapi tidak jadi membeli.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Cari KPR yang Sesuai</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-431" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/kpr-rumah-second-dp-berapa-persen.jpg" alt="kpr rumah second dp berapa persen" width="1000" height="563" /></p>
<p>Tahap selanjutnya sesudah mencapai kesepakatan atau deal dengan penjual. Yaitu mencari bank dengan KPR yang sesuai kualifikasi anda.</p>
<p>Anda dapat mengajukan KPR dengan cara mempersiapkan syarat yang telah diberikan oleh pihak bank.</p>
<p>Tentunya syarat dari setiap bank berbeda-beda, namun persyaratan umum yang sering diminta adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>KTP dan Kartu Keluarga</li>
<li>NPWP</li>
<li>Surat nikah</li>
<li>Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir</li>
<li>Slip gaji 3 bulan terakhir</li>
<li>Surat keterangan kerja.</li>
</ul>
<p>Disamping beberapa syarat tersebut, jangan lupa dokumen lengkap mengenai rumah yang akan dibeli, itu bisa anda minta dari pihak penjual.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Adapun dokumen rumah yang sering diperlukan adalah:</strong></span></p>
<ul>
<li>Fotokopi sertifikat rumah</li>
<li>Fotokopi bukti pembayaran PBB pada tahun terakhir</li>
<li>Surat kesepakatan jual beli rumah antara penjual dan pembeli yang sudah ditandatangani diatas materai</li>
<li>Fotokopi ijin mendirikan bangunan atau IMB.</li>
</ul>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Appraisal Untuk KPR Rumah <em>Second</em></strong></span></h4>
<p>Jika pengajuan yang anda berikan sudah diterima oleh pihak bank, selanjutnya akan dilakukan proses penilaian atau appraisal.</p>
<p>Dalam menilai kapasitas calon debitur untuk pinjaman yang diajukan, proses tersebut biasanya meliputi pengecekan kondisi finansial serta kredit skor dari SLIK OJK, atau dulu dikenal dengan istilah BI Checking.</p>
<p>Faktor ini penting sekali ketika anda ingin mengajukan kredit. Penilaian dilakukan dengan tujuan untuk langkah antisipasi oleh pihak bank pada kredit macet.</p>
<p>Selanjutnya dilakukan penilaian harga rumah. Dalam hal ini pihak bank melakukan survei ke rumah yang hendak dibeli agar dapat mengestimasi harganya.</p>
<p>Estimasi harga nantinya menjadi panduan dalam menentukan plafon pinjaman yang hendak diberikan oleh bank pada debitur.</p>
<p>Umumnya debitur akan dikenai biaya penilaian kurang lebih Rp 500.000 – 1.000.000 pada saat survei dan untuk proses ini, debitur tidak perlu ikut serta dalam proses penilaian atau appraisal.</p>
<p>Setelah appraisal selesai, bank memutuskan persetujuan KPR dan jumlah pinjaman yang disetujui pinjaman besarnya adalah 80% dari estimasi harga yang didapat melalui appraisal.</p>
<p>Ini adalah harga yang ditetapkan oleh bank, bukan penjual. Setelah itu, anda harus menyiapkan uang untuk membayar biaya KPR. Umumnya biayanya sekitar 10% dari plafon pinjaman.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Mengurus SPK atau Surat Perjanjian Kredit</strong></span></h4>
<p>Tahap selanjutnya adalah mengurus Surat Perjanjian Kredit. Jangan sampai lupa agar selalu mengecek isi SPK.</p>
<p>Sebab semua ketentuan dan biaya yang tertulis adalah ketentuan yang berlaku di bawah hukum serta tidak bisa diganggu gugat.</p>
<p>Ada berapa poin yang sebaiknya dicek dalam SPK di antaranya adalah suku bunga yang telah ditetapkan, biaya lain yang dapat muncul misalnya (biaya administrasi, biaya provisi, biaya notaris, biaya asuransi, biaya pajak dan lain sebagainya).</p>
<p>Penalti atau denda pelunasan yang telah dipercepat, serta penentuan notaris yang nantinya akan mengurus semua dokumen pembelian rumah.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Akad Pembelian untuk KPR Rumah Second</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-430" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/kpr-rumah-second-tanpa-dp.jpg" alt="kpr rumah second tanpa dp" width="1000" height="667" /></p>
<p>Jika SPK telah disetujui, maka proses selanjutnya anda dapat melakukan proses akad. Ini akan berlangsung dengan bantuan serta arahan notaris terpilih dan menghadirkan pihak pihak yang terkait.</p>
<p>Diantaranya adalah pihak penjual, pihak pembeli dan juga pihak bank yang memberikan kredit. Agar dapat menyelesaikan proses akad, sebagai pihak debitur atau pihak pembeli anda harus melakukan berbagai macam hal seperti berikut ini:</p>
<ul>
<li>Melunasi biaya KPR</li>
<li>Melunasi semua biaya notaris yang telah menjadi kewajiban dari pihak pembeli seperti biaya jasa notaris dan untuk biaya pembuatan dokumen yang terkait</li>
<li>Menyiapkan serta menyerahkan berbagai macam kelengkapan dokumen yang diperlukan. Diantaranya: Kartu Keluarga, KTP, sertifikat rumah, NPWP, PBB, IMB</li>
<li>Menunggu notaris mengecek keabsahan dari semua dokumen yang terkait.</li>
<li>Menghadiri akad kemudian menandatangani akad yang berlangsung di hadapan notaris.</li>
<li>Bila sudah menikah maka wajib untuk datang bersama dengan pasangan</li>
<li>Mendengarkan semua hak dan kewajiban dari pihak-pihak terkait dalam proses jual beli <a href="https://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/11/19/120000326/ini.bedanya.keuntungan.membeli.rumah.baru.dan.rumah.bekas" target="_blank" rel="noopener">rumah bekas</a>.</li>
</ul>
<p>Jika akad berjalan lancar, pihak bank mentransfer dana yang telah disepakati pada pihak penjual. Kemudian balik nama akan langsung dikerjakan oleh notaris.</p>
<p>Setelah selesai, IMB, sertifikat dan PBB asli harus diserahkan pada pihak bank untuk jaminan. Sampai disini proses cara KPR rumah second sudah selesai.</p>
<p>Anda akan mendapatkan kunci rumah dan fotokopi sertifikat IMB dari notaris akta jual beli setelah 3 bulan penandatanganan akad kredit.</p>
<p>Demikian dan terima kasih, silakan bagikan artikel ini pada yang lain jika dirasa informasinya berguna.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/kpr-rumah-second/">Cara KPR Rumah Second Lengkap Dengan Tahapannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/kpr-rumah-second/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>9 Tips Membeli Rumah KPR Agar Tidak Tertipu Developer</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/tips-membeli-rumah-kpr-agar-tidak-tertipu/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/tips-membeli-rumah-kpr-agar-tidak-tertipu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2018 11:24:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[kpr]]></category>
		<category><![CDATA[membeli rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kali ini kita akan bahas mengenai tips membeli rumah kpr agar tidak tertipu. KPR (Kredit Pemilikan Rumah) merupakan solusi yang semakin banyak dipilih. Pada umumnya, pembelian rumah secara KPR ditawarkan oleh developer atau pengembang perumahan. Membeli rumah KPR di developer pun terbukti memberikan banyak keuntungan. Sebut saja prosesnya mudah, berada di kawasan yang layak, dan &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/tips-membeli-rumah-kpr-agar-tidak-tertipu/">9 Tips Membeli Rumah KPR Agar Tidak Tertipu Developer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-141" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/Tips-Membeli-Rumah-KPR-Agar-Tidak-Tertipu.jpg" alt="Tips Membeli Rumah KPR Agar Tidak Tertipu" width="800" height="600" /></p>
<p>Kali ini kita akan bahas mengenai tips membeli rumah kpr agar tidak tertipu. KPR (Kredit Pemilikan Rumah) merupakan solusi yang semakin banyak dipilih. Pada umumnya, pembelian rumah secara KPR ditawarkan oleh developer atau pengembang perumahan.</p>
<p>Membeli rumah KPR di developer pun terbukti memberikan banyak keuntungan. Sebut saja prosesnya mudah, berada di kawasan yang layak, dan lebih praktis.</p>
<p>Hanya saja, membeli rumah KPR di developer bukan berarti tanpa masalah. Pasalnya, ada juga developer yang tak ragu untuk membohongi konsumen. Untuk itu, pastikan anda menyimak informasi penting dari <a href="https://www.belajarkeuangan.com/" target="_blank" rel="noopener">BelajarKeuangan.com</a> dibawah ini.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tips Membeli Rumah KPR Agar Tidak Tertipu</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone wp-image-143 size-full" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/tips-membeli-rumah-bekas.jpg" alt="tips membeli rumah kpr agar tidak tertipu oleh developer" width="900" height="498" /></p>
<p>Ikuti semua langkah berikut jika Anda tidak memiliki kenalan yang berpengalaman di bidang properti.</p>
<p>Jangan khawatir sebab tidak sulit menjalankan seluruh saran yang kami tuliskan. Silahkan bagikan artikel ini apabila berguna bagi yang lain.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Pertimbangkan Reputasi Developer</strong></span></h4>
<p>Salah satu tips yang bisa anda cermati dalam membeli rumah KPR di developer ialah mempertimbangkan reputasi developer.</p>
<p>Anda jangan terburu-buru dalam memilih pengembang. Hal ini dikarenakan bisa saja menyebabkan sejumlah kerugian pada diri anda sendiri.</p>
<p>Perlu anda sadari bahwa risiko yang akan anda tanggung nantinya sangat besar, tak terkecuali dengan pembelian yang dilakukan secara kredit.</p>
<p>Mengingat anda diminta untuk melunasi rumah sebelum dibangun oleh developer. Pastikan anda memilih pengembang yang memiliki reputasi baik.</p>
<p>Developer haruslah mempunyai kinerja yang bertanggung jawab. Dengan begitu, berbagai urusan anda mengenai pembelian rumah KPR di developer ini bisa berjalan secara lancar.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Cek Legalitas Tanah</strong></span></h4>
<p>Tips membeli rumah di developer selanjutnya ialah mengecek legalitas tanah. Pastikan status tanahnya ialah minimal Hak Guna Bangunan (HGB).</p>
<p>Hal ini dikarenakan status ini memiliki jangka waktu tertentu sehingga harus diperpanjang apabila pengembang belum selesai dalam mengelola lahan perumahan tersebut.</p>
<p>Anda bisa mengecek status HGB dari tanah perumahan langsung ke Dinas Pertanahan terdelat. Setelah itu, anda perlu memastikan asal HGB milik pengembang.</p>
<p>Perlu untuk anda ketahui, terdapat dua kategori HGB, yakni Hak Pengelolaan Lahan (HPL) dan tanah yang dikuasai oleh negara.</p>
<p>Dalam unsur legalitas, HGB dari tanah negara relatif lebih aman. Sedangkan HGB HPL membutuhkan waktu ketika diperpanjang.</p>
<p>Hal ini dikarenakan jenis HGB ini harus memiliki persetujuan pemegang HPL sebelumnya ketika hendak diperpanjang.</p>
<p>Untuk itu, pastikan HGB milik pengembang berasal dari lahan negara supaya tak repot mengurusnya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Penyelesaian Sertifikat</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-145" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/tips-membeli-rumah-di-perumahan.jpg" alt="tips membeli rumah di perumahan" width="900" height="506" /></p>
<p>Tips membeli rumah KPR agar tidak tertipu selanjutnya ialah pastikan juga anda memperhatikan proses penyelesaian sertifikatnya.</p>
<p>Ketika awal pembelian rumah, sertifikat memang masih atas nama developer. Untuk mengubahnya menjadi atas nama pembeli, anda perlu melalui sejumlah proses.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa sertifikat masih atas nama developer berdampak pada sulitnya melakukan take over kredit ke bank lain atau ke leasing BPR.</p>
<p>Pada umumnya, bank tak akan menerima take over apabila status sertifikat belum SHM atas nama anda sebagai pemilik.</p>
<p>Selain itu, sertifikat masih atas nama developer juga berdampak pada sulitnya penjualan rumah.</p>
<p>Hal ini dikarenakan calon pembeli tak bisa memperoleh SHM. Sementara, SHM sangatlah penting bagi pembeli sebagai jaminan legalitas kepemilikan bangunan dan tanah.</p>
<p>Maka dari itu, penting bagi anda untuk memastikan ke pengembang mengenai kapan sertifikat akan beralih menjadi atas nama anda sebagai pembeli.</p>
<p>Pada umumnya, di dalam perjanjian jual beli telah tercantum target penyelesaian sertifikat dan pastikan hal tersebut telah disepakati bersama.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Jangan Terburu-buru Menyerahkan Dana</strong></span></h4>
<p>Saat anda melakukan pembelian rumah KPR di developer, pastikan anda tak terburu-buru menyerahkan dananya.</p>
<p>Sebagai antisipasi, anda bisa memilih kavling dulu dengan memberikan sedikit uang sebagai tanda jadi.</p>
<p>Lakukan hal tersebut sembari melengkapi berkas KPR. Selanjutnya, anda bisa meminta pengembang untuk mengecek ID BI, apakah nama anda Coll 5 (kredit macet) atau bersih.</p>
<p>Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ditolaknya pengajuan KPR karena pinjaman ataupun masalah di masa lalu.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>IMB</strong></span></h4>
<p>Tips membeli rumah KPR agar tidak tertipu developer selanjutnya ialah perihal IMB. Berdasarkan UU 28 Tahun 2002 mengenai Bangunan Gedung, mempunyai syarat bahwa untuk mendirikan bangunan gedung di wilayah Indonesia diharuskan mengantongi IMB (Ijin Mendirikan Bangunan).</p>
<p>Hal tersebut wajib. Maka dari itu, pastikan selalu bahwa rumah yang anda beli mempunyai IMB tersebut.</p>
<p>Dengan begitu, anda bisa terhindar dari berbagai masalah di kemudian hari mengenai izin bangunan tersebut.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Pantau Pembangunan Rumah</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-146" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/kredit-rumah-langsung-ke-developer.jpg" alt="kredit rumah langsung ke developer" width="995" height="685" /></p>
<p>Pastikan anda selalu mengawasi pembangunan rumah yang anda beli. Proses pembangunan rumah itu sendiri cukup bervariasi.</p>
<p>Hal tersebut tergantung dari ukuran dan model rumah yang anda inginkan. Pada umumnya, pembangunan rumah membutuhkan waktu 6 sampai dengan 24 bulan.</p>
<p>Untuk itu, datangi lokasi pembangunan rumah secara rutin. Anda bisa lihat secara langsung apakah rumah yang dibangun menerapkan spesifikasi yang ada di dalam perjanjian.</p>
<p>Mungkin saja pembangunan rumah dengan menggunakan beton bertulang, ukuran dan kelas keramik yang dipakai, hingga rangka atap baja ringan.</p>
<p>Alangkah baiknya, anda memastikan juga ukuran dan desain rumah sesuai kesepakatan yang telah dibuat.</p>
<p>Apabila hal tersebut melenceng dari perjanjian, maka anda berhak untuk menggugat developer.</p>
<p>Anda juga bisa menuntut untuk dibuatkan rumah sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati.</p>
<p>Di artikel tips membeli rumah KPR agar tidak tertipu ini, poin tersebut sangatlah penting sebab butuh waktu lama sampai bangunan selesai, sehingga <em>progress</em> nya wajib selalu dipantau.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Resiko Rumah Tak Jadi Tepat Waktu</strong></span></h4>
<p>Ada banyak resiko yang bisa anda terima saat membeli rumah KPR di developer. Misalnya saja, rumah tidak jadi walau pembayaran sudah lunas dan rumah selesai dengan target waktu yang terlambat.</p>
<p>Untuk menghindari resiko tersebut, anda tak hanya perlu memiliki developer dengan reputasi baik saja, melainkan juga adanya klausul dalam perjanjian yang mengatur perihal denda apabila developer terlambat dalam menyerahkan rumah.</p>
<p>Selain itu, membeli rumah KPR lewat developer juga memiliki resiko rumah jadi dengan spesifikasi yang tak sesuai standar atau bahkan terbilang buruk.</p>
<p>Pada umumnya, developer akan memberikan masa retensi selama 3 bulan usai melakukan serah terima.</p>
<p>Selama masa retensi tersebut jika terdapat kerusakan tentang bangunan dan kondisi rumah masih masuk ke dalam tanggung jawab pihak developer. Untuk itu, pastikan semuanya ada di perjanjian.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Hindari Transaksi di Bawah Tangan</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-142" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/tips-membeli-perumahan-bersubsidi.jpg" alt="tips membeli perumahan bersubsidi" width="800" height="800" /></p>
<p>Anda jangan pernah sekali-kali melakukan transaksi di bawah tangan. Hal ini dikarenakan transaksi tersebut sangat berisiko untuk menyebabkan kerugian.</p>
<p>Pastikan anda melakukan transaksi sesuai dengan prosedurnya. Apabila ternyata rumah yang akan anda beli nantinya masih diagunkan ke bank, maka pastikan anda melakukan pengalihan kredit di bank. Gunakan juga akta notaris sebagai penguat.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Minta Garansi Bangunan</strong></span></h4>
<p>Tips membeli rumah KPR agar tidak tertipu pengembang selanjutnya ialah meminta garansi bangunan.</p>
<p>Upayakan garansi yang diberikan berbentuk tulisan dan sah. Anda jangan mengandalkan ucapan saja.</p>
<p>Hal ini dikarenakan akan kurang kuat di mata hukum apabila nantinya terjadi masalah pada rumah anda.</p>
<p>Pastikan anda memperoleh garansi rumah minimal selama 6 bulan mendatang. Dengan begitu, saat ada kerusakan yang bukan disebabkan karena kesengajaan pemilik, maka developer harus bersedia untuk memperbaikinya.</p>
<p>Anda pun bisa terbebas dari biaya tambahan guna memperbaiki kerusakan. Setidaknya anda akan aman dan lebih hemat biaya selama garansi masih ada.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/tips-membeli-rumah-kpr-agar-tidak-tertipu/">9 Tips Membeli Rumah KPR Agar Tidak Tertipu Developer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/tips-membeli-rumah-kpr-agar-tidak-tertipu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
