<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bei Archives | BelajarKeuangan.com</title>
	<atom:link href="https://www.belajarkeuangan.com/tag/bei/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.belajarkeuangan.com/tag/bei/</link>
	<description>Belajar Keuangan Hanya Disini Tempatnya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jun 2022 14:45:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.7</generator>

<image>
	<url>https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/cropped-5-32x32.png</url>
	<title>bei Archives | BelajarKeuangan.com</title>
	<link>https://www.belajarkeuangan.com/tag/bei/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Macam-Macam Saham Beserta Penjelasan Lengkapnya</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/macam-macam-saham/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/macam-macam-saham/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2018 01:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[bei]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[contoh saham]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Macam-macam saham terdiri dari beberapa jenis. Dalam pengertiannya dapat disimpulkan bahwa saham merupakan sebuah bukti berupa sertifikat yang menunjukkan kepemilikan suatu perusahaan. Sedangkan untuk pengertian lainnya, saham merupakan sebuah surat tanda bukti kepemilikan perusahaan yang sudah go-public. Pemegang saham memiliki hak klaim mengenai penghasilan serta aktiva dari perusahaan yang diinvestasikannya. Saham pada umumnya berbentuk selembar &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/macam-macam-saham/">Macam-Macam Saham Beserta Penjelasan Lengkapnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-677" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/macam-macam-saham.jpg" alt="macam-macam saham" width="1000" height="664" /></p>
<p>Macam-macam saham terdiri dari beberapa jenis. Dalam pengertiannya dapat disimpulkan bahwa saham merupakan sebuah bukti berupa sertifikat yang menunjukkan kepemilikan suatu perusahaan.</p>
<p>Sedangkan untuk pengertian lainnya, saham merupakan sebuah surat tanda bukti kepemilikan perusahaan yang sudah <em>go-public</em>.</p>
<p>Pemegang saham memiliki hak klaim mengenai penghasilan serta aktiva dari perusahaan yang diinvestasikannya.</p>
<p>Saham pada umumnya berbentuk selembar kertas yang didalamnya menerangkan siapa pemilik surat berharga tersebut.</p>
<p>Namun saat ini saham tidak lagi berbentuk kertas, akan tetapi berupa sebuah <em>account</em> dengan atas nama pemilik atau sering disebut saham tanpa warkat.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Macam-Macam Saham</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-678" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/macam-macam-saham-dan-obligasi.jpg" alt="macam macam saham dan obligasi" width="1000" height="459" /></p>
<p>Saham memiliki beberapa jenis, masing-masing memiliki kelebihan serta kekurangannya. Berikut ini beberapa informasi yang harus anda ketahui.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Saham Biasa <em>(Common Stock)</em></strong></span></h4>
<p>Jenis tersebut merupakan yang paling banyak digunakan dalam pasar modal karena para pemilik saham akan menerima dividen jika suatu perusahaan mendapatkan keuntungan atau laba, namun bisa juga tidak mendapatkan dividen jika perusahaan dalam kondisi buruk.</p>
<p>Para pemegang saham (mayoritas) akan mempunyai hak suara dalam RUPS. Jika perusahaan tersebut dilikuidasi atau bangkrut, maka <em>shareholder</em> dapat menerima hak atas sisa dari beberapa aset perusahaan setelah melunasi seluruh hutang kepada pihak lainnya.</p>
<p>Memiliki hak suara (seperti memilih direksi) serta memperoleh sisa dari aset kekayaan apabila <em>company</em> bangkrut ialah ciri utama dari <em>common stock</em>.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Saham Preferen <em>(Preferred Stock)</em></strong></span></h4>
<p>Untuk jenis ini, <em>stockholder</em> akan mendapatkan hak istimewa dalam pembayaran dividen dibandingkan dengan beberapa jenis saham lainnya.</p>
<p>Jika suatu saat perusahaan dilikuidasi, maka pemegang saham jenis ini akan terlebih dahulu memperoleh hak atas sisa aset perusahaan dibandingkan para pemegang saham biasa.</p>
<p>Selain itu haknya juga akan lebih tinggi, maksudnya yaitu besarnya dividen yang diterima biasanya telah ditetapkan sebelumnya.</p>
<p>Ciri-ciri dari jenis saham ini yaitu dividen kumulatif, mempunyai beberapa tingkatan, dapat ditukar menjadi saham biasa, tidak mempunyai hak suara dalam RUPS, pembagian dividennya akan didahulukan (tetap).</p>
<p>Mungkin kita jarang temui jenis saham ini karena perusahaan tidak tertarik menerbitkan <em>preferred stock </em>dengan alasan utama yaitu jumlah dividen yang diberikan selalu tetap apapun kondisi perusahaannya (untung atau rugi).</p>
<p>Jika sedang dalam kondisi merugi dan tidak mampu membayar dividen, maka perusahaan akan mencatatnya sebagai hutang yang harus dibayar.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Jenis dan Seluk Beluk Saham</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-679" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/pengertian-saham.jpg" alt="pengertian saham" width="1000" height="523" /></p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Ditinjau Dari Cara Peralihannya</strong></span></h4>
<p>Jika ditinjau melalui peralihannya maka jenis saham dapat dibagi menjadi dua yaitu saham atas unjuk <em>(bearer stock)</em> serta saham atas nama <em>(registered stock)</em>.</p>
<p>Saham atas unjuk merupakan jenis lembar saham yang tidak mencantumkan nama dari pemiliknya, sehingga saham tersebut mudah untuk dipindah tangankan kepada pihak lain.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #333300;"><strong>Baca juga:</strong></span> <a href="https://www.belajarkeuangan.com/jenis-investasi-bodong-yang-harus-di-waspadai/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;"><strong>Jenis Investasi Bodong yang Harus Di Waspadai Oleh Anda</strong></span></a></p>
<p>Walau sifatnya mirip uang karena mudah dialihkan atau dipindahkan, namun pemegang lembar saham tersebut diakui sebagai seorang pemilik yang sah.</p>
<p>Sedangkan untuk saham atas nama merupakan kebalikan dari jenis saham atas unjuk tersebut. Di lembar saham <em>(registered stock)</em> memuat nama pemiliknya, sehingga untuk dapat memindahkan kepada pihak lain harus membutuhkan berbagai prosedur tertentu.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Jenis Saham Ditinjau dari Kinerja Perdagangan</strong></span></h4>
<p>Macam-macam saham dibagi menjadi tiga yaitu <em>blue-chip stock</em>, <em>income stocks</em> serta <em>growth stocks</em>.</p>
<p><em>Blue chips stocks</em> merupakan jenis saham yang perusahaannya memiliki reputasi cukup tinggi serta menjadi pemimpin dalam sebuah industri dengan pendapatan yang stabil serta konsisten membayar deviden.</p>
<p><em>Income stocks</em> merupakan jenis saham dari emiten yang punya kemampuan dalam membayar deviden lebih tinggi dari rata-rata yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.</p>
<p>Sedangkan untuk <em>growth stocks</em> sendiri dibagi menjadi dua bagian yaitu <em>well known</em> dan <em>lesser known</em>.</p>
<p><em>Well known</em> merupakan jenis saham suatu emiten dengan pertumbuhan pendapatan yang cukup tinggi, sebagai pemimpin sebuah industri sejenis.</p>
<p>Sedangkan untuk <em>lesser known</em> sendiri merupakan jenis saham suatu emiten yang tidak berperan sebagai pemimpin dalam suatu industri sejenis.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Keuntungan Berinvestasi Saham</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-680" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/jenis-jenis-saham-pt.jpg" alt="jenis jenis saham pt" width="1000" height="589" /></p>
<p>Tidak perlu takut untuk “bermain” saham sebab memiliki potensi yang cukup baik dalam mengembangkan uang Anda, berikut adalah keuntungannya:</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong><em>Capital Gain</em></strong></span></h4>
<p>Merupakan sebuah keuntungan yang akan diperoleh dari selisih harga jual dengan harga beli. Pada saat anda membeli saham dengan harga tertentu lalu kemudian harganya naik, maka profit akan diperoleh jika Anda menjualnya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong><em>Dividen</em></strong></span></h4>
<p>Yaitu pembagian keuntungan yang berasal dari laba bersih suatu perusahaan. Biasanya pada saat perusahaan memperoleh keuntungan dalam jangka waktu satu tahun, maka mereka akan membagikan laba kepada para pemegang saham dengan bentuk dividen.</p>
<p>Besar atau kecilnya dividen yang akan dibagikan tergantung dari kebijakan perusahaan. Pada umumnya, semakin besar laba serta tingkat kemapanan suatu <em>company</em>, maka dividen yang akan dibagikan juga akan semakin besar.</p>
<p>Dividen bukan merupakan hal yang wajib diberikan oleh suatu perusahaan kepada para pemegang sahamnya.</p>
<p>Menurut peraturan Bursa Efek, jika suatu perusahaan mengalami kerugian maka perusahaan tersebut tidak boleh membagikan dividen kepada para pemegang saham.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Aksi Korporasi</strong></span></h4>
<p>Adalah aktivitas emiten yang dapat mempengaruhi harga saham, kepentingan saham dan jumlah saham yang beredar.</p>
<p>Salah satu tindakan tersebut seperti saham bonus serta <em>right issue</em> bertujuan sebagai penambah jumlah saham yang dimiliki oleh para investor.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Risiko Investasi Saham</strong></span></h3>
<p>Selain kelebihan diatas, investasi saham juga mempunyai beberapa risiko diantaranya yaitu:</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong><em>Capital Loss</em></strong></span></h4>
<p>Tidak hanya keuntungan saja yang akan diperoleh, namun potensi kerugian atau disebut juga dengan <em>capital loss</em> juga dapat terjadi.</p>
<p>Ini terjadi jika harga beli lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual yang diakibatkan terus merosotnya kinerja saham suatu perusahaan.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Risiko Kebangkrutan</strong></span></h4>
<p>Setiap perusahaan akan memiliki potensi untuk bangkrut jika kinerjanya terus-menerus memburuk, hal itu juga akan berdampak negatif pada harga sahamnya di bursa.</p>
<p>Jika Anda beranggapan bahwa harga yang terus menurun itu sebagai peluanag, maka ada baiknya cermati dengan detail apakah perusahaan tersebut mampu bangkit dari keterpurukan dan akan memiliki prospek cerah kedepannya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Saham Terkena Suspensi</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-681" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/bentuk-saham.jpg" alt="bentuk saham" width="1000" height="532" /></p>
<p>Jika suatu perusahaan sedang terkena masalah yang cukup berat, maka Bursa Efek dapat mengenakan suspend terhadap saham.</p>
<p>Pada saat terkena suspensi maka anda juga tidak dapat menjualnya hingga suspensi tersebut kembali dibuka.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Berikut ini adalah hal yang menyebabkan suatu saham dihentikan perdagangannya oleh BEI:</strong></span></p>
<p><span style="color: #333399;"><strong><em>Unusual Market Activity</em> (UMA)</strong></span></p>
<p>Merupakan pergerakan harga saham diluar batas kewajaran dan tanpa disertai alasan yang jelas. Tujuan BEI melakukan tindakan adalah untuk melindungi pelaku pasar modal.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>Emiten sedang Terbelit Masalah Keuangan yang Cukup Serius</strong></span></p>
<p>Suspensi juga dapat diterapkan pada saham yang emitennya sedang mengalami masalah keuangan (tunggakan utang) yang belum diselesaikan pada pihak lain.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>Perusahaan Tidak Memenuhi Kewajibannya Pada Pihak BEI</strong></span></p>
<p>Kewajiban tersebut seperti membayar denda, menyampaikan laporan keuangan, pembayaran biaya <em>anual listing fee </em>dan lainnya.</p>
<p>Apabila perusahaan tidak bertanggungjawab terhadap hal diatas, maka akan rawan terkena suspend oleh pihak <a href="http://www.idx.co.id/" target="_blank" rel="noopener">Bursa Efek Indonesia</a>.</p>
<p>Sebelum Anda terjun ke dunia pasar modal, ada baiknya pelajari terlebih dahulu mengenai beberapa keuntungan dan kerugian dalam melakukan investasi saham.</p>
<p>Artikel macam-macam saham ini dapat menjadi referensi singkat untuk pembelajaran awal Anda dan ada baiknya uang yang nantinya akan diinvestasikan, tidak mengganggu biaya kebutuhan hidup keluarga.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/macam-macam-saham/">Macam-Macam Saham Beserta Penjelasan Lengkapnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/macam-macam-saham/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
