<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bisnis &amp; Karir Archives | BelajarKeuangan.com</title>
	<atom:link href="https://www.belajarkeuangan.com/category/bisnis-karir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.belajarkeuangan.com/category/bisnis-karir/</link>
	<description>Belajar Keuangan Hanya Disini Tempatnya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Jul 2022 10:33:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.7</generator>

<image>
	<url>https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/cropped-5-32x32.png</url>
	<title>Bisnis &amp; Karir Archives | BelajarKeuangan.com</title>
	<link>https://www.belajarkeuangan.com/category/bisnis-karir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jenis Pendanaan Startup yang Harus Kamu Pahami</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/jenis-pendanaan-startup/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/jenis-pendanaan-startup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2022 10:33:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[jenis pendanaan startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkeuangan.com/?p=1649</guid>

					<description><![CDATA[<p>Modal merupakan komponen utama yang sangat dibutuhkan dalam membangun usaha maupun mengembangkan usahanya. Sama halnya seperti membangun bisnis startup. Hingga saat ini sudah banyak yang mendirikan perusahaan rintisan (startup). Kendala terbesar dalam membangun bisnis startup adalah pendanaan. Maka, penting bagi pendiri bisnis startup untuk mengetahui jenis pendanaan startup yang dapat dimanfaatkan. Sumber Pendanaan Startup Pendanaan &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/jenis-pendanaan-startup/">Jenis Pendanaan Startup yang Harus Kamu Pahami</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1650" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/07/jenis-pendanaan-startup.png" alt="jenis pendanaan startup" width="600" height="400" /></p>
<p>Modal merupakan komponen utama yang sangat dibutuhkan dalam membangun usaha maupun mengembangkan usahanya. Sama halnya seperti membangun bisnis startup. Hingga saat ini sudah banyak yang mendirikan perusahaan rintisan (startup). Kendala terbesar dalam membangun bisnis startup adalah pendanaan. Maka, penting bagi pendiri bisnis startup untuk mengetahui jenis pendanaan startup yang dapat dimanfaatkan.</p>
<h3><strong>Sumber Pendanaan Startup</strong></h3>
<p>Pendanaan startup memiliki arti cara sebuah startup mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan berjalannya bisnis startup, baik pendanaan utama maupun dana tambahan yang nantinya dialokasikan untuk pengerjaan proyek, program, dan sebagainya.</p>
<p>Sumber pendanaan startup berasal dari dua sumber yaitu ekuitas (modal) dan utang. Sumber pendanaan ekuitas berasal dari investasi yang diberikan oleh pemilik saham.</p>
<p>Sedangkan sumber pendanaan utang berasal dari pinjaman dana yang diperoleh dari pihak luar seperti pinjaman bank, obligasi, korporasi, <em>medium term notes</em>, atau <em>commercial paper.</em></p>
<p>Manfaat dari pendanaan startup ialah sebagai pemenuhan kebutuhan operasional perusahaan seperti membayar upah karyawan, membayar uang sewa tempat, mengatur <em>cash flow</em> perusahaan, sebagai cadangan dana darurat, biaya perawatan peralatan maupun perlengkapan hingga membeli inventaris yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional perusahaan.</p>
<h3><strong>Jenis Pendanaan Startup</strong></h3>
<p>Jenis pendanaan startup yang digunakan sebagai modal perusahaan berasal dari perorangan maupun instansi.</p>
<p>Contohnya seperti modal yang berasal dari uang pribadi, orang tua, kerabat, pinjaman <a href="https://kandeb.com/gadai-bpkb-mobil/" target="_blank" rel="noopener">gadai bpkb mobil</a>, pemodal ventura, dan investor lainnya.</p>
<p>Semua jenis pendanaan startup tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.</p>
<ol>
<li><strong>Jenis Pendanaan dari Uang Pribadi</strong></li>
</ol>
<p>Jenis pendanaan startup yang pertama dapat berasal dari uang pribadi, baik dalam bentuk modal tunai maupun dalam bentuk asset.</p>
<p>Dilansir dari Investopedia, hampir 80% pendanaan bisnis startup berasal dari pendiri bisnis startup itu sendiri.</p>
<p>Kelebihan jenis pendanaan ini adalah anda tidak terlibat hutang karena menggunakan harta yang anda miliki sendiri.</p>
<p>Selain menjadi kepuasan tersendiri, anda dapat lebih leluasa mengatur keuangan dalam bisnis anda.</p>
<p>Namun, dalam pengelolaannya harus sangat hati-hati. Sebab jika anda salah dalam mengelola dan bisnis anda tidak berjalan, maka seluruh modal yang anda keluarkan akan menjadi sia-sia.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Jenis Pendanaan dari Investor</strong></li>
</ol>
<p>Setelah mendapatkan dana awal dari pendanaan uang pribadi, bisnis startup juga membutuhkan suntikan dana dari pihak lainnya untuk dapat bertahan mengelola bisnisnya.</p>
<p>Jenis sumber pendanaan ini adalah putaran modal yang berasal dari pihak eksternal. <em>Founder</em> akan melakukan proses <em>pitching</em> untuk bernegosiasi mendapatkan dana eksternal.</p>
<p>Selain investor, keluarga dan kerabat dekat juga dapat menjadi sumber pendanaan bisnis startup anda. Pendanaan ini dianggap sebagai bentuk pinjaman yang harus dikembalikan nantinya setelah bisnis startup yang anda jalankan meraih keuntungan di kemudian hari.</p>
<p>Di satu sisi, keluarga dan kerabat menjadi salah satu sumber pendanaan eksternal termudah, namun bisa jadi situasinya tidak seperti yang diharapkan.</p>
<p>Adanya kemungkinan gagal mengelola bisnis yang sedang dijalankan dapat membuat hubungan keakraban menjadi rusak, sebab jika bisnis anda gagal maka modal yang mereka berikan juga ikut lenyap.</p>
<p>Sumber pendanaan eksternal bisa juga berasal dari investor malaikat <em>(angel investor)</em>. Sebutan investor malaikat ini ialah para investor yang biasanya merupakan pensiunan eksekutif muda yang berinvestasi di perusahaan kecil.</p>
<p>Keuntungan dari sumber pendanaan investor malaikat ini yaitu selain dana yang diberikan, mereka juga akan menyumbangkan ilmu yang mereka miliki serta jaringan koneksi mereka.</p>
<p>Para investor malaikat biasanya memberikan investasi bernilai ratusan juta, sehingga sebagai imbalannya mereka berhak mengawasi praktik manajemen perusahaan.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Jenis Pendanaan dari Inkubator Bisnis</strong></li>
</ol>
<p>Inkubator bisnis atau biasa dikenal dengan akselerator berfokus pada sektor teknologi tinggi dengan memberikan dukungan kepada bisnis baru di berbagai tahap pengembangan.</p>
<p>Ada juga <em>incubator</em> pengembangan ekonomi lokal yang memiliki fokus pada bidang-bidang seperti penciptaan lapangan kerja, revitalisasi, layanan hosting, dan lain sebagainya.</p>
<p>Para <em>incubator</em> bisnis akan mengundang bisnis yang potensial di masa depan dan perusahaan pemula lainnya yang ada di berbagai tempat, serta sumber daya adminitratif, logistic, dan teknis mereka.</p>
<p>Fase ini berlangsung 2 tahun. Setelah bisnis startup siap, bisnis biasanya meninggalkan tempat <em>incubator</em> untuk memasuki fase produksi industri yang nantinya akan berdiri.</p>
<p>Bisnis startup yang menerima bantuan pendanaan dari incubator bisnis biasanya sudah sering beroperasi dalam sektor-sektor mutakhir seperti teknologi informasi, multimedia, teknologi industri, atau bioteknologi.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Jenis Pendanaan dari Penggalangan Dana</strong></li>
</ol>
<p>Penggalangan dana untuk startup merupakan bentuk pembiayaan dimana sebuah startup didanai oleh sejumlah besar individu yang mendanainya dengan sejumlah kecil uang.</p>
<p>Biasanya hasil dana yang didapat dari penggalangan dana, startup akan menawarkan imbalan dengan minimal uang yang ditentukan.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Jenis Pendanaan dari Hibah dan Subsidi</strong></li>
</ol>
<p>Jenis pendanaan startup ternyata dapat berasal dari pemerintah. Biasanya instansi pemerintah menyediakan pendanaan seperti hibah dan subsidi yang dapat anda memanfaatkan untuk mengembangkan bisnis anda.</p>
<p>Pendanaan yang berasal dari hibah dapat anda dapatkan dengan memenuhi kriteria khusus. Anda akan diminta menjelaskan deskripsi bisnis, manfaat bisnis, rencana kerja terperinci, rincian pengalaman dan latar belakang, kemudian mengisi formulir.</p>
<ol start="6">
<li><strong>Jenis Pendanaan Pemodal Ventura</strong></li>
</ol>
<p>Pemodal Ventura adalah jenis pendanaan startup yang diberikan kepada perusahaan rintisan yang dianggap memiliki potensi untuk berkembang pesat.</p>
<p>Sumber pendanaan ini didapat dari perusahaan pemodal ventura. Modal ventura mendapatkan dana dari para <em>limited partner</em> (LP) yang terdiri dari orang orang kaya, perusahaan besar.</p>
<p>Pemodal ventura tidak hanya memberikan dana untuk bisnis startup tetapi juga menawarkan keahlian dan bimbingan untuk membantu anda dalam mengembangkan bisnis anda.</p>
<p>Pendanaan dari ventura dapat membuka jaringan yang lebih luas dan mempertemukan anda pada investor dan mitra masa depan.</p>
<p><strong>Pendanaan dari Modal Ventura terbagi menjadi 3 seri:</strong></p>
<p>Pendanaan Seri A: pendanaan ini bertujuan agar pertumbuhan <em>revenue</em> terus berkembang dan melakukan inovasi untuk memperluas produk. Perusahaan akan memulai ekspansi bisnis dengan membuka cabang di beberapa tempat.</p>
<p>Pendanaan seri B: pendanaan ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis lebih jauh sehingga dapat bekerja sama dengan baik ketika usaha semakin berkembang. Pendanaan Seri B ini umumnya digunakan untuk melakukan ekspansi bisnis.</p>
<p>Pendanaan seri C: pendanaan ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis lebih besar lagi dan mengakuisisi startup lainnya.</p>
<p>Apabila bisnis stratup sudah mencapai tahap ini artinya startup telah menunjukkan pertumbuhan bisnis yang besar dan berpotensi mencapai pasar internasional.</p>
<ol start="7">
<li><strong>Jenis Pendanaan Saham Initial Public Offering (IPO)</strong></li>
</ol>
<p>IPO ialah proses penjualan saham ke <em>public</em> pertama kalinya. Pada tahap pendanaan ini startup sudah siap untuk <em>go public</em> dan menjadi perusahaan public dimana mereka memperjual belikan sahamnya.</p>
<p>Demikianlah ulasan tentang jenis pembiayaan startup untuk mengembangkan bisnis anda. Apabila anda membutuhkan dana suntikan untuk bisnis startup anda, anda dapat memanfaatkan salah satu dari sumber dana yang ada.</p>
<p>Yuk simak beberapa artikel seru lainnya hanya di situs <a href="https://www.belajarkeuangan.com/" target="_blank" rel="noopener">BelajarKeuangan.com</a> dan jangan lupa <em>follow</em> IG kita di <a href="https://www.instagram.com/tempatbelajarkeuangan/" target="_blank" rel="noopener">https://www.instagram.com/tempatbelajarkeuangan/</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/jenis-pendanaan-startup/">Jenis Pendanaan Startup yang Harus Kamu Pahami</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/jenis-pendanaan-startup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Solusi Menghadapi Resesi Bagi Wong Cilik</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/solusi-menghadapi-resesi-bagi-wong-cilik/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/solusi-menghadapi-resesi-bagi-wong-cilik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 02:12:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkeuangan.com/?p=1639</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak pertanyaan yang masuk ke kami mengenai bagaimana sih solusi menghadapi resesi bagi wong cilik seperti kita-kita ini? Yuk kita bahas bersama secara singkat, padat, jelas dan tidak berbelit-belit! Saat ini banyak berita yang ada di media massa mengenai resesi global. Mereka semua menggunakan judul yang sensasional dan cenderung membuat panik. Padahal dari dulu pun &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/solusi-menghadapi-resesi-bagi-wong-cilik/">Solusi Menghadapi Resesi Bagi Wong Cilik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1641" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/07/solusi-menghadapi-resesi-bagi-wong-cilik.png" alt="solusi menghadapi resesi bagi wong cilik" width="600" height="400" /></p>
<p>Banyak pertanyaan yang masuk ke kami mengenai bagaimana sih solusi menghadapi resesi bagi wong cilik seperti kita-kita ini?</p>
<p>Yuk kita bahas bersama secara singkat, padat, jelas dan tidak berbelit-belit!</p>
<p>Saat ini banyak berita yang ada di media massa mengenai resesi global. Mereka semua menggunakan judul yang sensasional dan cenderung membuat panik.</p>
<p>Padahal dari dulu pun kita selalu mendengar info seperti itu namun ternyata dampaknya tidak sampai membuat kiamat ekonomi.</p>
<p>Tentu kita berharap pemerintah akan mampu mengatasi dampak dari resesi tersebut supaya kita sebagai wong cilik tetap bisa bertahan.</p>
<p>Untuk masalah ekonomi makro dan global, mari kita serahkan kepada pemerintah selaku pembuat kebijakan. Lalu untuk urusan ekonomi diri sendiri, tentu kita juga harus memutar otak agar bisa tetap makan walau harga minyak goreng masih tinggi.</p>
<p>Saat ini tingkat pengangguran sudah sangat tinggi sekali. Hal tersebut bukan hanya terjadi akibat lapangan pekerjaan yang sedikit, namun banyak pencari kerja terlalu pilih-pilih bidang yang diinginkannya.</p>
<p>Kita sarankan agar saat ini kamu berani melakukan pekerjaan diluar bidang yang kamu kuasai supaya angka pengangguran bisa berkurang sedikit.</p>
<p>Contohnya kamu lulusan akuntansi. Jangan takut untuk <em>nyemplung</em> ke dunia <em>sales and marketing</em> sebab saat ini lowongan tersebut memang sedang banyak dibutuhkan oleh perusahaan.</p>
<p>Banyak perusahaan yang ingin menggenjot omset dengan memperluas <em>channel</em> penjualan. Hal itu tentu akan membutuhkan banyak sekali tenaga pemasaran dan penjualan.</p>
<p>Jangan melulu kamu cari loker admin atau operasional, karena biasanya pekerjaan tersebut sudah diisi oleh orang lama.</p>
<h3><strong>Solusi Lain untuk Menghadapi Resesi Bagi Wong Cilik</strong></h3>
<p>Tadi kita sudah tekankan untuk jangan terlalu milih-milih bidang pekerjaan. Selanjutnya adalah dengan cara hemat dan berani ambil hutang produktif.</p>
<p>Kita semua tahu bahwa dalam keadaaan ekonomi sulitpun, masih banyak orang yang berani ambil hutang konsumtif (ya walau ujung-ujungnya kredit macet).</p>
<p>Seharusnya kamu lebih baik ambil hutang produktif untuk memulai <a href="https://www.belajarkeuangan.com/bisnis-kecil-kecilan/" target="_blank" rel="noopener">bisnis kecil-kecilan</a> daripada kamu ambil kredit <em>iphone</em>.</p>
<p>Jangan gengsi untuk jualan disaat ekonomi sedang sulit asal yang dilakukan halal dan tidak melanggar hukum.</p>
<p>Selanjutnya adalah belajar mengenai <a href="https://gadaibpkbmobil.id/cara-putar-uang/" target="_blank" rel="noopener">cara putar uang</a> agar pengeluaranmu tidak sia-sia. Banyak dari kita yang sebenarnya punya penghasilan tidak terlalu buruk, tapi mengapa selalu defisit terus setiap bulannya.</p>
<p>Mau belajar mengatur keuangan merupakan solusi jangka panjang agar kita terhindar dari yang namanya pusing dan <em>mumet</em> tiap bulannya.</p>
<p>Jangan takut untuk ambil hutang jika penggunaannya tepat dan kamu mampu bertanggung jawab terhadap hutang tersebut</p>
<p>Usahakan jangan pinjam uang dari teman, saudara dan kerabat agar hubungan pertemanan tidak terganggu apabila kamu <em>batuk-batuk</em> bayar hutangnya.</p>
<p>Saat ini sudah banyak fasilitas pinjam uang seperti layanan <a href="https://gadaibpkbmobil.id/gadai-bpkb-mobil/" target="_blank" rel="noopener">gadai bpkb mobil</a>, paylater, pinjol, KTA, gadai bpkb motor dan lain-lain.</p>
<p>Layanan tersebut bisa kamu manfaatkan dengan baik tapi jangan lupa untuk selalu bayar angsuran tiap bulannya secara tepat waktu ya!</p>
<p>Kamu mungkin bisa tidak melunasinya alias lari dari tanggung jawab, namun itu akan berdampak besar kedepannya yaitu namamu akan di <em>black list</em> BI Checking-nya.</p>
<p>Apabila itu terjadi, nantinya jangan harap kamu bisa ajukan kredit dan pinjaman apapun seperti kredit motor, mobil, kredit panci, kartu kredit, kredit elektronik, <em>gadget</em>, KPR, KPA dan lain-lain.</p>
<h3><strong>Kesimpulan</strong></h3>
<p>Disaat ekonomi sedang sulit, apalagi katanya mau ada resesi, janganlah kita terlalu memilih-milih pekerjaan. Itu akan lebih baik dibandingkan kamu nganggur.</p>
<p>Kedua, jangan berhutang demi memenuhi gaya hidup. Berhutanglah untuk hal yang produktif seperti berbisnis kecil-kecilan.</p>
<p>Tidak ada yang salah dengan hutang konsumtif, tapi itu nanti saja atau ambil dalam jumlah kecil saja. Jangan terlalu memaksakan diri untuk sesuatu yang tidak ada gunanya.</p>
<p>Kalau kamu ada saran dan cara yang lebih baik, jangan sungka untuk kasih komentar di kolom komentar kita ya!</p>
<p>Demikian solusi menghadapi resesi bagi wong cilik, jangan lupa bagikan artikel ini apabila dianggap berguna bagi sesama!</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/solusi-menghadapi-resesi-bagi-wong-cilik/">Solusi Menghadapi Resesi Bagi Wong Cilik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/solusi-menghadapi-resesi-bagi-wong-cilik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>50 Film Terlaris Sepanjang Masa (Klub 1 Miliar USD)</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/film-terlaris-sepanjang-masa/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/film-terlaris-sepanjang-masa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2022 03:46:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[film terlaris sepanjang masa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkeuangan.com/?p=1582</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa aja sih film terlaris sepanjang masa? Bagi kamu para pecinta film, pasti penasaran kan film apa saja yang memiliki pendapatan terbesar sepanjang sejarah. Yup, berikut ini adalah 50 film yang berhasil masuk ke klub 1 miliar USD. Yuk cek, siapa tau film favoritmu masuk di dalam list tersebut! Jangan lupa bagikan artikel ini ke &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/film-terlaris-sepanjang-masa/">50 Film Terlaris Sepanjang Masa (Klub 1 Miliar USD)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1635" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/film-terlaris-sepanjang-masa.jpg" alt="film terlaris sepanjang masa" width="668" height="336" /></p>
<p>Apa aja sih film terlaris sepanjang masa?</p>
<p>Bagi kamu para pecinta film, pasti penasaran kan film apa saja yang memiliki pendapatan terbesar sepanjang sejarah.</p>
<p><em>Yup</em>, berikut ini adalah 50 film yang berhasil masuk ke klub 1 miliar USD.</p>
<p>Yuk cek, siapa tau film favoritmu masuk di dalam list tersebut!</p>
<p>Jangan lupa bagikan artikel ini ke yang lainnya ya gaes!</p>
<p>Biar gak ada saling debat antara kamu dan teman kamu mengenai mana film yang paling laris..hehe</p>
<p><strong>#50.</strong> <em><strong>The Dark Knight </strong></em><strong>(2008)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1584" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/the-dark-knight.jpg" alt="the dark knight" width="800" height="418" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,006,102,277</p>
<p><strong>#49.</strong> <em><strong>Top Gun: Maverick </strong></em><strong>(2022)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1585" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/top-gun-maverick.jpg" alt="top gun maverick" width="800" height="403" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,011,544,936</p>
<p><strong>#48.</strong> <strong><em>The Hobbit: An Unexpected Journey</em> (2012)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1586" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/The-Hobbit-An-Unexpected-Journey.jpg" alt="The Hobbit An Unexpected Journey" width="801" height="402" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,017,030,651</p>
<p><strong>#47.</strong> <strong><em>Harry Potter and the Sorcerer&#8217;s Stone</em> (2001)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1587" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Harry-Potter-and-the-Sorcerers-Stone.jpg" alt="Harry Potter and the Sorcerer's Stone" width="813" height="381" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,022,290,019</p>
<p><strong>#46.</strong> <strong><em>Zootopia</em> (2016)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1588" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Zootopia.jpg" alt="Zootopia" width="800" height="415" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,024,121,104</p>
<p><strong>#45.</strong> <strong><em>Alice in Wonderland</em> (2010)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1589" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Alice-in-Wonderland.jpg" alt="Alice in Wonderland" width="803" height="396" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,025,468,216</p>
<p><strong>#44. <em>Star Wars: Episode I &#8211; The Phantom Menace</em> (1999)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1590" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Star-Wars-Episode-I-The-Phantom-Menace.jpg" alt="Star Wars Episode I The Phantom Menace" width="801" height="389" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,027,044,677</p>
<p><strong>#43. <em>Finding Dory</em> (2016)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1591" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Finding-Dory.jpg" alt="Finding Dory" width="810" height="398" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,028,570,942</p>
<p><strong>#42.</strong> <strong><em>Despicable Me 3</em> (2017)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1592" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Despicable-Me-3.jpg" alt="Despicable Me 3" width="816" height="333" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,034,800,131</p>
<p><strong>#41</strong>. <strong><em>Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides</em> (2011)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1593" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Pirates-of-the-Caribbean-On-Stranger-Tides.jpg" alt="Pirates of the Caribbean On Stranger Tides" width="804" height="431" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,045,713,802</p>
<p><strong>#40</strong>. <strong><em>Aladdin</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1594" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Aladdin.jpg" alt="Aladdin" width="802" height="407" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,050,693,953</p>
<p><strong>#39. <em>Rogue One: A Star Wars Story</em> (2016)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1595" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Rogue-One-A-Star-Wars-Story.jpg" alt="Rogue One A Star Wars Story" width="800" height="439" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,056,057,720</p>
<p><strong>#38. <em>The Lion King</em> (1994)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1596" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/The-Lion-King.jpg" alt="The Lion King" width="800" height="400" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,063,611,805</p>
<p><strong>#37. <em>Pirates of the Caribbean: Dead Man&#8217;s Chest</em> (2006)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1597" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Pirates-of-the-Caribbean-Dead-Mans-Chest.jpg" alt="Pirates of the Caribbean Dead Man's Chest" width="799" height="463" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,066,179,747</p>
<p><strong>#36.</strong> <strong><em>Toy Story 3</em> (2010)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1598" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Toy-Story-3.jpg" alt="Toy Story 3" width="800" height="422" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,066,970,811</p>
<p><strong>#35</strong>. <strong><em>Toy Story 4</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1599" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Toy-Story-4.jpg" alt="Toy Story 4" width="801" height="430" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,073,394,593</p>
<p><strong>#34.</strong> <strong><em>Star Wars: Episode IX &#8211; The Rise of Skywalker</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1600" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Star-Wars-Episode-IX-The-Rise-of-Skywalker.jpg" alt="Star Wars Episode IX The Rise of Skywalker" width="802" height="437" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,074,149,279</p>
<p><strong>#33.</strong> <strong><em>Joker</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1602" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Joker.jpg" alt="Joker" width="801" height="480" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,074,419,384</p>
<p><strong>#32.</strong> <strong><em>The Dark Knight Rises</em> (2012)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1603" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/The-Dark-Knight-Rises.jpg" alt="The Dark Knight Rises" width="800" height="455" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,081,142,612</p>
<p><strong>#31.</strong> <strong><em>Jurassic Park</em> (1993)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1604" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Jurassic-Park.jpg" alt="Jurassic Park" width="806" height="383" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,099,699,003</p>
<p><strong>#30.</strong> <strong><em>Transformers: Age of Extinction</em> (2014)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1605" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Transformers-Age-of-Extinction.jpg" alt="Transformers Age of Extinction" width="809" height="405" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,104,054,072</p>
<p><strong>#29. <em>Skyfall</em> (2012)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1606" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Skyfall.jpg" alt="Skyfall" width="802" height="448" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,108,569,499</p>
<p><strong>#28. <em>Transformers: Dark of the Moon</em> (2011)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1607" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Transformers-Dark-of-the-Moon.jpg" alt="Transformers Dark of the Moon" width="805" height="445" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,123,794,079</p>
<p><strong>#27. <em>Captain Marvel</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1608" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Captain-Marvel.jpg" alt="Captain Marvel" width="800" height="374" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,128,462,972</p>
<p><strong>#26.</strong> <strong><em>Spider-Man: Far from Home</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1609" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Spider-Man-Far-from-Home.jpg" alt="Spider-Man Far from Home" width="800" height="485" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,131,927,996</p>
<p><strong>#25.</strong> <strong><em>The Lord of the Rings: The Return of the King</em> (2003)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1610" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/The-Lord-of-the-Rings-The-Return-of-the-King.jpg" alt="The Lord of the Rings The Return of the King" width="801" height="426" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,146,030,912</p>
<p><strong>#24. <em>Aquaman</em> (2018)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1611" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Aquaman.jpg" alt="Aquaman" width="800" height="501" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,148,485,886</p>
<p><strong>#23</strong>. <strong><em>Captain America: Civil War</em> (2016)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1612" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Captain-America-Civil-War.jpg" alt="Captain America Civil War" width="803" height="451" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,153,337,496</p>
<p><strong>#22.</strong> <strong><em>Minions</em> (2015)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1613" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Minions.jpg" alt="Minions" width="800" height="496" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,159,444,662</p>
<p><strong>#21.</strong> <strong><em>Iron Man 3 </em>(2013)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1614" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Iron-Man-3.jpg" alt="Iron Man 3" width="799" height="482" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,214,811,252</p>
<p><strong>#20.</strong> <strong><em>The Fate of the Furious</em> (2016)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1615" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/The-Fate-of-the-Furious.jpg" alt="The Fate of the Furious" width="801" height="416" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,236,005,118</p>
<p><strong>#19.</strong> <strong><em>Incredibles 2</em> (2018)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1616" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Incredibles-2.jpg" alt="Incredibles 2" width="805" height="498" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,243,089,244</p>
<p><strong>#18. <em>Beauty and the Beast</em> (2017)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1617" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Beauty-and-the-Beast.jpg" alt="Beauty and the Beast" width="695" height="390" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,273,576,220</p>
<p><strong>#17.</strong> <strong><em>Frozen</em> (2013)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1618" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Frozen.jpg" alt="Frozen" width="798" height="423" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,281,508,100</p>
<p><strong>#16.</strong> <strong><em>Jurassic World: Fallen Kingdom</em> (2018)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1619" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Jurassic-World-Fallen-Kingdom.jpg" alt="Jurassic World Fallen Kingdom" width="795" height="453" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,310,466,296</p>
<p><strong>#15.</strong> <strong><em>Star Wars: The Last Jedi</em> (2017)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1620" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Star-Wars-The-Last-Jedi.jpg" alt="Star Wars The Last Jedi" width="801" height="405" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,332,698,830</p>
<p><strong>#14.</strong> <strong><em>Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2</em> (2011)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1621" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Harry-Potter-and-the-Deathly-Hallows-Part-2.jpg" alt="Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2" width="798" height="492" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,342,321,665</p>
<p><strong>#13.</strong> <strong><em>Black Panther</em> (2018)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1622" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Black-Panther.jpg" alt="Black Panther" width="800" height="482" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,347,597,973</p>
<p><strong>#12.</strong> <strong><em>Avengers: Age of Ultron</em> (2015)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1623" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Avengers-Age-of-Ultron.jpg" alt="Avengers Age of Ultron" width="800" height="426" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,402,809,540</p>
<p><strong>#11. <em>Frozen II</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1624" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Frozen-II.jpg" alt="Frozen II" width="800" height="453" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,450,026,933</p>
<p><strong>#10.</strong> <strong><em>Furious 7</em> (2015)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1625" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Furious-7.jpg" alt="Furious 7" width="800" height="416" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,515,341,399</p>
<p><strong>#9.</strong> <strong><em>The Avengers</em> (2012)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1626" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/The-Avengers.jpg" alt="The Avengers" width="800" height="351" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,518,815,515</p>
<p><strong>#8.</strong> <strong><em>The Lion King</em> (2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1627" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/The-Lion-King-2019.jpg" alt="The Lion King 2019" width="800" height="450" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,663,250,487</p>
<p><strong>#7.</strong> <strong><em>Jurassic World</em> (2015)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1628" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Jurassic-World.jpg" alt="Jurassic World" width="801" height="436" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,671,537,444</p>
<p><strong>#6.</strong> <strong><em>Spider-Man: No Way Home</em> (2021)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1629" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Spider-Man-No-Way-Home.jpg" alt="Spider-Man No Way Home" width="800" height="482" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $1,901,229,917</p>
<p><strong>#5.</strong> <strong><em>Avengers: Infinity War</em> (2018)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1630" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Avengers-Infinity-War.jpg" alt="Avengers Infinity War" width="806" height="491" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $2,048,359,754</p>
<p><strong>#4.</strong> <strong><em>Star Wars: The Force Awakens</em> (2015)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1631" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Star-Wars-The-Force-Awakens.jpg" alt="Star Wars The Force Awakens" width="800" height="413" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $2,069,521,700</p>
<p><strong>#3.</strong> <strong><em>Titanic</em> (1997)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1632" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Titanic.jpg" alt="Titanic" width="796" height="462" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $2,201,647,264</p>
<p><strong>#2.</strong> <strong><em>Avengers: Endgame </em>(2019)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1633" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Avengers-Endgame.jpg" alt="Avengers Endgame" width="786" height="433" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $2,797,501,328</p>
<p><strong>#1.</strong> <strong><em>Avatar</em> (2009)</strong></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1634" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/Avatar.jpg" alt="Avatar" width="801" height="468" /></p>
<p><strong>Worldwide Gross:</strong> $2,847,246,203</p>
<p><em>Sumber:</em> <a href="https://www.imdb.com/list/ls063095038/?ref_=ls_mv_close" target="_blank" rel="noopener">IMDB</a></p>
<p>Nah itu dia film terlaris sepanjang masa yang memiliki pendapatan diatas 1 miliar USD.</p>
<p>Jangan lupa ya selalu ikutin update artikel seru lainnya hanya di situs <a href="https://www.belajarkeuangan.com/" target="_blank" rel="noopener">BelajarKeuangan.com</a></p>
<p>Jangan lupa follow akun IG kita juga ya di <a href="https://www.instagram.com/tempatbelajarkeuangan/" target="_blank" rel="noopener">https://www.instagram.com/tempatbelajarkeuangan/</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/film-terlaris-sepanjang-masa/">50 Film Terlaris Sepanjang Masa (Klub 1 Miliar USD)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/film-terlaris-sepanjang-masa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Balik Nama PBB Masih Atas Nama Developer</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/pbb-masih-atas-nama-developer/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/pbb-masih-atas-nama-developer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2022 14:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[pbb masih atas nama developer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkeuangan.com/?p=1576</guid>

					<description><![CDATA[<p>PBB masih atas nama developer? Mudah untuk dibalik nama. Memiliki rumah sendiri tidak cukup hanya dengan melunasinya saja. Namun ada hal lain yang tak kalah pentingnya. Adalah balik nama PBB anda atas nama anda sendiri. Setelah anda melunasi rumah atau tanah tersebut, maka pengurusan balik nama harus segera dilakukan. Meski kita ketahui bahwa nama yang tertera &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/pbb-masih-atas-nama-developer/">Cara Balik Nama PBB Masih Atas Nama Developer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1577" src="https://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2022/06/pbb-masih-atas-nama-developer.png" alt="pbb masih atas nama developer" width="600" height="400" /></p>
<p>PBB masih atas nama developer? Mudah untuk dibalik nama. Memiliki rumah sendiri tidak cukup hanya dengan melunasinya saja.</p>
<p>Namun ada hal lain yang tak kalah pentingnya. Adalah balik nama PBB anda atas nama anda sendiri. Setelah anda melunasi rumah atau tanah tersebut, maka pengurusan balik nama harus segera dilakukan.</p>
<p>Meski kita ketahui bahwa nama yang tertera pada SPPT PBB tersebut tidak menjamin sebagai pemilik sah atas sebuah rumah atau bangunan.</p>
<p>Namun ada baiknya segera lakukan balik nama agar tak muncul masalah yang tak diinginkan di kemudian hari.</p>
<p>Agar nama pemilik lama tidak lagi tertera pada SPPT PBB anda sebagai pemilik baru yang sah.</p>
<p>Berikut ini beberapa masukan guna memberikan gambaran, bagaimana cara balik nama PBB atas rumah atau tanah yang sudah anda beli/lunasi:</p>
<ol>
<li><strong>Kenali kelengkapan administrasinya</strong></li>
</ol>
<p>Mengurus balik nama pbb masih atas nama developer sebenarnya mudah saja. Karena dapat dilakukan cukup pada satu tempat. Dalam arti anda tidak perlu mendatangi beberapa kantor dalam pengurusan satu SPPT PBB anda.</p>
<p>Begitu pula berkas atau surat-surat pendukung yang dibutuhkan, agar dibawa dengan lengkap. Jika memang ada berkas yang harus diperbanyak atau di foto copy, maka lakukan sebelum anda mendatangi kantor camat tempat anda tinggal, atau kantor pengelola pajak atau BPPD di daerah anda sebagai tempat pengurusan balik nama PBB anda.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca juga:</strong></span> <span style="color: #0000ff;"><strong><a style="color: #0000ff;" href="https://www.belajarkeuangan.com/tips-mendapatkan-rumah-impian/" target="_blank" rel="noopener">Tips Mendapatkan Rumah Impian</a></strong></span></p>
<p>Mencari info yang <em>real</em> akan berkas administrasi yang dibutuhkan, adalah cara bijak sebelum memulai pengurusan balik nama PBB anda.</p>
<p>Hal ini dapat menghemat waktu dan biaya. <em>Googling</em> atau menanyakan pada mereka yang sudah pernah mengurusi balik nama ini, akan sangat membantu anda.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Yang dilakukan dan kelengkapan berkasnya</strong></li>
</ol>
<p>Terkadang dalam hal pengumpulan berkas yang dibutuhkan, anda mengalami kesulitan. Lain halnya jika anda memanfaatkan situs, dimana anda akan dibantu dalam melengkapi berkas, sehingga penyedia dana mengabulkan permohonan pembelian tanah/rumah yang anda inginkan.</p>
<p>Meski tidak semudah gadai sertifikat rumah, namun pengurusan yang dilakukan setelah anda mendapatkan nomor antrian, mendapat giliran dan menjelaskan maksud anda pada petugas, maka anda akan disodorkan formulir <a href="https://news.ddtc.co.id/apa-itu-spop-lspop-dan-lkok-pbb-24579" target="_blank" rel="noopener">LSPOP</a> atau surat pemberitahuan akan objek pajak untuk diisi.</p>
<p>Setelah selesai pengisian formulir, maka anda harus mendapatkan nomor antrian yang baru untuk tempat pengembalian formulir tersebut.</p>
<p>Setelah anda selesai pada loket pengembalian formulir, maka anda akan diarahkan menuju loket tempat penyerahan berkas dan dokumen yang sudah anda persiapkan. Setelah itu anda tinggal menunggu masa pencetakan lembaran PBB yang baru atas nama anda. Lamanya proses pembuatan lembaran PBB atas nama anda tersebut memakan waktu 5 sampai 7 hari kerja.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Berkas yang harus dipersiapkan</strong></li>
</ol>
<p>Sebelum pengisian formulir di kecamatan dan formulir SPOP dan LSPOP, anda harus mempersiapkan beberapa dokumen yang harus difotocopy. Seperti KK, KTP, NPWP, IMB, denah tanah/rumah, sertifikat tanah/rumah, SPT PBB dari tahun terakhir, BPHTB dan akta jual beli.</p>
<p>Untuk masalah biaya, pengurusan baik nama ini gratis. Jadi akan sangat membantu anda untuk dapat mengurusnya kapan saja. PBB masih atas nama developer tentu tidak menyenangkan karena nama anda tidak tertera sebagai wajib pajak.</p>
<p>Semoga tulisan ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/pbb-masih-atas-nama-developer/">Cara Balik Nama PBB Masih Atas Nama Developer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/pbb-masih-atas-nama-developer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Penyebab Mahalnya Tiket Pesawat di Indonesia</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/penyebab-mahalnya-tiket-pesawat-di-indonesia/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/penyebab-mahalnya-tiket-pesawat-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Aug 2019 04:06:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=1298</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu, pemerintah secara terbuka menyatakan permintaan pada seluruh maskapai di Indonesia untuk menurunkan nominal tarif yang mereka tetapkan pada calon penumpang sebagai respon terhadap keluhan masyarakat akan terus melonjaknya harga tiket moda transportasi udara tersebut. Hal tersebut lantas menimbulkan tanya tentang penyebab mahalnya tiket pesawat di negeri ini. Faktor-faktor Dasar Penyebab Tiket Pesawat &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/penyebab-mahalnya-tiket-pesawat-di-indonesia/">Ini Dia Penyebab Mahalnya Tiket Pesawat di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1299" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2019/08/penyebab-mahalnya-tiket-pesawat.jpg" alt="penyebab mahalnya tiket pesawat" width="800" height="450" /></p>
<p>Beberapa waktu lalu, pemerintah secara terbuka menyatakan permintaan pada seluruh maskapai di Indonesia untuk menurunkan nominal tarif yang mereka tetapkan pada calon penumpang sebagai respon terhadap keluhan masyarakat akan terus melonjaknya harga tiket moda transportasi udara tersebut. Hal tersebut lantas menimbulkan tanya tentang penyebab mahalnya tiket pesawat di negeri ini.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Faktor-faktor Dasar Penyebab Tiket Pesawat Mahal</strong></span></h3>
<p>Sebagai respon terhadap permintaan pemerintah, ada beberapa maskapai yang dengan sigap menurunkan standar harga tiket mereka.</p>
<p>Bahkan, Garuda Indonesia sebagai <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Maskapai_penerbangan_nasional" target="_blank" rel="noopener noreferrer">maskapai BUMN</a> menyepakati penurunan tarif sebesar 20%. Namun, di sisi lain, ada beberapa pihak yang kontra terhadap permintaan tersebut.</p>
<p>Mereka menyatakan bahwa harga tiket pesawat di Indonesia telah sesuai ketentuan.</p>
<p>Argumen tersebut bukan tidak beralasan. Sebab, pada realitanya memang ada beberapa faktor tidak terbantah yang mendukung pernyataan tersebut.</p>
<p>Berikut adalah faktor-faktor yang menyebabkan tiket pesawat seolah tidak terjangkau semua kalangan :</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Biaya Sewa Pesawat Maskapai</strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1302" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2019/08/dampak-mahalnya-tiket-pesawat.jpg" alt="dampak mahalnya tiket pesawat" width="900" height="292" /></p>
<p>Menyadari kebutuhan masyarakat akan transportasi publik melalui jalur udara sangat tinggi, maskapai memiliki kewajiban untuk mengakomodasinya dengan menyediakan unit pesawat yang cukup.</p>
<p>Dan hal inilah yang menjadi faktor utama tiket pesawat menjadi mahal. Sebab, sebagian besar pesawat yang beroperasi di Indonesia berstatus sebagai pesawat sewaan.</p>
<p>Biaya sewa tersebut memakan lebih dari separuh biaya operasional sebuah maskapai. Semakin banyak pesawat yang disewa, maka kian tinggi pula anggaran kreditnya.</p>
<p>Hal ini sejatinya dapat teratasi jika maskapai membeli unit pesawat terbang dan berhenti menyewa.</p>
<p>Namun, tidak semua maskapai memiliki dana untuk membeli langsung unit-unit pesawat untuk dioperasikan, sehingga solusi yang tersisa hanya menyewa.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Biaya Perawatan Pesawat</strong></span></h4>
<p>Selain biaya <em>leasing</em>, penyebab mahalnya tiket pesawat lainnya adalah biaya perawatan dari unit-unit pesawat yang dimiliki sendiri oleh maskapai ataupun yang berstatus sewa.</p>
<p>Pesawat membutuhkan uji berkala kelayakan terbang, perawatan unit, hingga perbaikan bila terjadi kerusakan.</p>
<p>Karena hal ini bersinggungan langsung dengan nyawa penumpang, maka wajib untuk rutin dilaksanakan meski biaya yang dihabiskan cukup besar.</p>
<h4><strong>Gaji Para Kru Pesawat</strong></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1303" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2019/08/penyebab-mahalnya-harga-tiket-pesawat.jpg" alt="penyebab mahalnya harga tiket pesawat" width="800" height="533" /></p>
<p>Tidak dapat disangkal bahwa para awak pesawat, baik pilot hingga pendamping penerbangan, memiliki gaji yang tinggi.</p>
<p>Namun, hal tersebut berbanding lurus dengan risiko profesi dari para kru di udara. Mereka harus memberikan layanan maksimal pada penumpang dengan jadwal kerja yang padat dan mendahulukan keselamatan penumpang bila terjadi insiden penerbangan.</p>
<h4><strong>Avtur (Bahan Bakar Pesawat)</strong></h4>
<p>Faktor yang satu ini beberapa waktu lalu juga ramai diperbincangkan karena beberapa pihak menyebutnya sebagai alasan utama dari tarif tiket utama yang begitu mahal.</p>
<p>Disebutkan bahwa harga avtur yang ditetapkan Pertamina selaku pemasok utama bahan bakar penerbangan di Indonesia lebih tinggi dibandingkan perusahaan minyak bumi dan gas di luar negeri.</p>
<p>Pernyataan yang menyebutkan avtur menjadi penyebab mahalnya tiket pesawat ini tidak sepenuhnya salah namun juga tidak 100% benar.</p>
<p>Pada perhitungan penentuan tarif tiket, biaya avtur untuk sekali keberangkatan hanya memiliki prosentase sebesar 26%.</p>
<p>Jika kuota penumpang dalam satu kali rute perjalanan terpenuhi, maka avtur seharusnya tidak dapat dijadikan sumber masalah.</p>
<h4><strong>Nilai Tukar Rupiah</strong></h4>
<p>Kuat atau lemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika, turut berpengaruh.</p>
<p>Sebagaimana diketahui bahwa mayoritas unit pesawat terbang di Indonesia berstatus sewa kepada pihak asing di mana pembayaran dilakukan dengan mata uang pemberi kuasa, sehingga bila rupiah lemah, maka biaya sewa turut melonjak.</p>
<p>Terlebih lagi, pihak pemberi sewa selalu mengikuti standar harga sewa pesawat terbaru, bahkan untuk unit pesawat yang telah cukup berumur.</p>
<p>Sebab itu, bila nilai tukar rupiah terus menguat atau minimal stabil, maka tarif tiket pesawat dapat dinegosiasikan kembali.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Risiko Bila Maskapai Menurunkan Harga Tiket</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1304" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2019/08/tiket-pesawat.jpg" alt="tiket pesawat" width="800" height="533" /></p>
<p>Setelah memahami kelima alasan yang menyebabkan tiket pesawat begitu mahal, kemudian akan timbul pertanyaan perihal kemungkinan nasib maskapai bila bersedia menurunkan standar harga penerbangan mereka.</p>
<p>Jawabannya hanya ada satu risiko mutlak, yakni maskapai yang bersangkutan akan berakhir gulung tikar.</p>
<p>Hal tersebut telah terjadi pada beberapa kasus kebangkrutan maskapai di Indonesia.</p>
<p>Pada dasarnya, perlu diketahui bahwa bisnis maskapai penerbangan memiliki prosentase tinggi dalam kemungkinan untuk merugi karena mempertimbangkan biaya operasional yang besar. Bahkan Garuda Indonesia yang tercatat sebagai maskapai dengan standar tarif tertinggi mencatatkan kerugian signifikan selama bertahun-tahun.</p>
<p>Namun, tidak ada yang dapat dilakukan karena kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas BUMN.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Polemik Tarif Promo</strong></span></h3>
<p>Bila memang maskapai milik pemerintah dengan tarif mahal saja mencatatkan kerugian sehingga hampir tidak mungkin untuk memberikan subsidi secara terus-menerus sehingga menjadi penyebab mahalnya tiket pesawat yang ditetapkan, lalu bagaimana dengan maskapai-maskapai yang berani menawarkan tarif hemat untuk perjalanan udara menggunakan jasa perusahaan mereka?</p>
<p>Apakah mereka tidak mengalami kerugian lebih besar dibandingkan instansi milik pemerintah?</p>
<p>Jawabannya, tidak. Maskapai-maskapai tersebut sejatinya membuang beberapa alokasi pendanaan dalam daftar di mana dirasa kurang bermanfaat untuk penumpang sehingga dapat mendeduksi tarif akhir.</p>
<p>Jadi, besaran tarif yang mereka terapkan bukanlah harga promo, namun merupakan konsekwensi dari penghilangan beberapa hal termasuk di dalamnya layanan. Ironisnya, trik tersebut berhasil membuat masyarakat tergiur.</p>
<p>Tidak mengherankan kemudian bila calon penumpang memprioritaskan maskapai yang memberikan tarif murah tanpa mengetahui bahwa pola tersebut berdampak besar pada kelangsungan maskapai serta jaminan keselamatan penumpang sendiri.</p>
<p>Sebab, pengurangan tarif berimbas pada rendahnya pemasukan maskapai di mana dapat merembet pada penurunan kualitas layanan. Bila keadaan berlanjut, maskapai berisiko mengalami pailit.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tingginya Tarif Penerbangan Domestik Dibanding Penerbangan Internasional</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1301" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2019/08/dampak-mahalnya-harga-tiket-pesawat.jpg" alt="dampak mahalnya harga tiket pesawat" width="800" height="534" /></p>
<p>Polemik lain tentang tarif penerbangan selain penawaran tarif promo adalah tiket penerbangan dalam negeri yang lebih mahal dibandingkan penerbangan internasional.</p>
<p>Hal ini disebabkan praktik grup maskapai besar di Indonesia yang memonopoli rute penerbangan domestik sehingga jumlah penerbangan terbatas sedangkan untuk rute internasional, terdapat banyak opsi maskapai dengan tarif lebih murah.</p>
<p>Ditambah lagi salah satu faktor penyebab mahalnya tiket pesawat yang telah sedikit disinggung di atas, yaitu harga avtur dalam negeri yang jauh lebih tinggi dibandingkan avtur luar negeri.</p>
<p>Untuk penerbangan domestik, otomatis pengisian bahan bakar dilakukan di dalam negeri, yang mana secara otomatis membuat dana operasional penerbangan domestik menjadi lebih tinggi dibanding penerbangan lintas negara.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Solusi Mengatasi Problematika Tarif Mahal Pesawat</span></strong></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-1300" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2019/08/harga-perjalanan-domestik.jpg" alt="harga perjalanan domestik" width="800" height="450" /></p>
<p>Tanpa perlu menunggu tarif promo dari maskapai yang penuh risiko, sebenarnya calon penumpang tetap dapat melakukan perjalanan udara dengan biaya terjangkau.</p>
<p>Yaitu dengan cara melakukan pemesanan tiket jauh sebelum waktu keberangkatan. Harga yang ditetapkan untuk pemesanan biasanya lebih rendah dibandingkan dengan harga normal namun tetap menawarkan layanan sesuai standar operasional.</p>
<p>Melalui cara mudah tersebut, calon penumpang tidak perlu lagi dipusingkan dengan polemik penyebab mahalnya tiket pesawat serta tidak perlu menanti promo tarif maskapai dengan keselamatan yang kurang terjamin.</p>
<p>Dengan tidak mengharapkan harga promosi dari pihak maskapai, pelanggan sejatinya turut mempertahankan kelangsungan maskapai tersebut agar terhindar dari kemungkinan terjadinya kebangkrutan.</p>
<p>Demikianlah situs <a href="https://www.belajarkeuangan.com/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">BelajarKeuangan.com</a> ini membahas tuntas mengenai hal yang sedang heboh akhir-akhir ini. Semoga dapat mencerahkan kita semua.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/penyebab-mahalnya-tiket-pesawat-di-indonesia/">Ini Dia Penyebab Mahalnya Tiket Pesawat di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/penyebab-mahalnya-tiket-pesawat-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>80 Persen Lamaran Kerja Sudah Dibuang Sebelum Dibaca</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/80-persen-lamaran-kerja-sudah-dibuang-sebelum-dibaca/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/80-persen-lamaran-kerja-sudah-dibuang-sebelum-dibaca/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2018 03:19:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[hrd]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[lamaran kerja]]></category>
		<category><![CDATA[loker]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=987</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bener Gak Sih Kalau 80 Persen Lamaran Kerja Sudah Dibuang Sebelum Dibaca? Yuk Cari Tahu Disini! Khusus pada tulisan ini yang berjudul “80 persen lamaran kerja sudah dibuang sebelum dibaca“, penulis sengaja memberikan judul yang sensasional agar para pembaca situs BelajarKeuangan.com menjadi penasaran, khususnya para pencari kerja (job seeker) yang saat ini masih terus berjuang mencari &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/80-persen-lamaran-kerja-sudah-dibuang-sebelum-dibaca/">80 Persen Lamaran Kerja Sudah Dibuang Sebelum Dibaca</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Bener Gak Sih Kalau 80 Persen Lamaran Kerja Sudah Dibuang Sebelum Dibaca? Yuk Cari Tahu Disini!</h2>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-988" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/80-Persen-Lamaran-Kerja-Sudah-Dibuang-Sebelum-Dibaca.jpg" alt="80 Persen Lamaran Kerja Sudah Dibuang Sebelum Dibaca" width="1000" height="649" /></p>
<p>Khusus pada tulisan ini yang berjudul “80 persen lamaran kerja sudah dibuang sebelum dibaca“, penulis sengaja memberikan judul yang sensasional agar para pembaca situs BelajarKeuangan.com menjadi penasaran, khususnya para pencari kerja <em>(job seeker)</em> yang saat ini masih terus berjuang mencari pekerjaan untuk menata masa depannya.</p>
<p>Judul diatas adalah fenomena nyata yang pasti ditemui seputar rekrutmen di banyak perusahaan besar, yang biasanya membuka lowongan kerja dengan <em>space</em> iklan yang relatif berukuran besar serta memiliki alamat tujuan PO BOX.</p>
<p>Dari pancingan iklan tersebut biasanya berhasil menyedot ribuan surat lamaran berkarung-karung yang masuk ke meja HRD nya.</p>
<p>Bicara berkarung-karung memang menjadi renungan tersendiri, tapi kenyataannya seperti itu, satu posisi lamaran bisa diperebutkan oleh ratusan pelamar.</p>
<p>Dengan kondisi lamaran yang menggunung tersebut, selanjutnya akan menjadi hari-hari panjang bagi para staf di bagian rekrutmen untuk mulai memprosesnya.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-995" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/tips-mengantar-surat-lamaran-kerja.jpg" alt="tips mengantar surat lamaran kerja" width="1000" height="607" /></p>
<p>Satu persatu amplop lamaran yang masuk akan dipegang dan dibaca, disinilah peristiwa yang menjadi judul sensasional diatas mulai menemukan korbannya, yup… 80 persen surat lamaran yang masuk ke bagian HRD ternyata sudah harus disingkirkan atau dibuang sebelum sempat dibuka amplopnya.</p>
<p>Ironis memang, tapi itulah realita yang sering terjadi di banyak perusahaan besar (jika rekrutmen menggunakan fasilitas pihak ketiga seperti situs pencari kerja, biasanya hanya dibuka sebentar lalu cuma dilihat sekilas).</p>
<p>Pernahkah anda membayangkan surat lamaran yang biasanya dikirim dengan melampirkan foto diri penampilan terbaik, arsip lamaran kerja dengan fotokopi kualitas <em>xerox</em>, dikirim menggunakan layanan kelas utama “kilat khusus”, disertai kepercayaan diri tinggi yang penuh rasa optimis, ternyata hasil akhirnya di meja HRD lamaran kita termasuk daftar tumpukan antrian untuk masuk ke mesin penghancur kertas.</p>
<p>“kenapa sampai perlu dimasukkan ke mesin penghancur kertas, bukankah itu menambah pekerjaan?”, komentar beberapa pembaca yang mulai merasa surat lamarannya termasuk daftar tunggu tumpukan kertas bermasalah.</p>
<p>Simak informasinya dibawah ini.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Masalah Umum dan Utama yang Sering Terjadi</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-989" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/contoh-surat-lamaran-kerja-agar-diterima.jpg" alt="contoh surat lamaran kerja agar diterima" width="1000" height="667" /></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>#1</strong> </span>Pelamar menunda pengiriman lamarannya, sehingga hadir di meja HRD tidak lebih cepat dibandingkan kompetitor sesama pelamar yang sudah lebih dulu hadir, apalagi ditunjang dengan kebutuhan divisi personalia yang menginginkan posisi kosong untuk bisa segera diisi secepat mungkin.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>#2</strong></span> Lamaran kerjanya tidak memiliki tujuan posisi yang jelas untuk dilamar, sehingga ini membuat bagian <a href="https://www.thebalancecareers.com/what-is-human-resource-development-hrd-1918142" target="_blank" rel="noopener">HRD</a> berpikir praktis langsung membuangnya, toh masih ada tumpukan lamaran kerja setinggi gunung yang perlu segera diproses.</p>
<p>Setelah membaca 2 sumber utama diatas, pasti anda <em>terbengong-bengong</em> karena bukan sekedar terlambat mengirim atau tidak jelas posisi yang dilamar tapi cara berpikir untuk siap bersaing di dunia kerja hampir bisa dipastikan belum sama sekali dimiliki oleh para pencari kerja.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca juga:</strong></span> <a href="https://www.belajarkeuangan.com/apakah-job-fair-hanya-ajang-eksploitasi-bisnis/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;"><strong>Apakah Job Fair Hanya Ajang Eksploitasi Bisnis</strong></span></a></p>
<p>Selanjutnya perusahaan besar yang membuka lowongan dan menghasilkan tumpukan surat lamaran yang menggunung tidak mau mengambil resiko membuang sisa surat lamaran ke sembarang tempat atau menyuruh <em>office boy</em> nya untuk menjual kertas-kertas tersebut di tukang loak, karena mereka tidak mau mengambil resiko jika suatu hari seorang pelamar akhirnya protes saat menerima bungkus kacang rebus yang dibelinya ternyata memakai kertas CV atau lampiran keterangan lamaran kerjanya.</p>
<p>Lalu apa yang harus dilakukan oleh para pencari kerja jika tidak ingin hal buruk tersebut terjadi?</p>
<p>Gampang saja, jika lowongan kerja muncul di koran pada hari sabtu, sebisa mungkin kirim lamaran anda pada hari itu juga agar pada hari senin surat lamaran kerja sudah bisa sampai di meja HRD.</p>
<p>Lalu untuk poin kedua dari petaka tersebut, agar lamaran anda tidak menjadi bungkus kacang adalah buat atau tulis tujuan posisi yang jelas di AMPLOP lamaran.</p>
<p>Apakah hanya itu yang harus dilakukan agar lamaran para pencari kerja bisa dibaca atau setidaknya dibuka oleh HRD?</p>
<p>Tentu saja ada.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Berikut ini adalah Tips Penting yang Harus Dilakukan Supaya HRD Mau Melirik Lamaran Anda</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-990" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/surat-lamaran-kerja-pasti-diterima.jpg" alt="surat lamaran kerja pasti diterima" width="900" height="504" /></p>
<ol>
<li>Gunakan amplop dengan warna yang unik, jangan yang <em>gitu-gitu aja, </em>pada umumnya amplop yang digunakan pasti berwarna cokelat. Selanjutnya Anda bisa menggunakan amplop dengan warna yang cerah seperti hijau atau biru.</li>
<li>Untuk format di kertas <em>resume</em>, buatlah sekreatif mungkin namun harus disesuaikan dengan lamaran yang anda pilih. Contohnya, apabila melamar untuk posisi keuangan, buatlah secara berkelas dengan format seperti yang sering digunakan perusahaan besar apabila mengundang tamu-tamu penting. Silakan <em>googling</em> untuk desain-desainnya.</li>
<li>Gunakan bahasa yang formal, terstruktur dan sopan serta tidak perlu berbelit-beli namun langsung <em>to the point</em> Apabila pengalaman kerja Anda banyak atau <em>training</em> yang diikuti juga tidak sedikit, buatlah <em>list</em> tanpa perlu menjelasakan secara terperinci setiap poinnya.</li>
<li>Usahakan tidak lebih dari 2 lembar sebab perekrut pasti akan meyeleksi banyak sekali lamaran yang masuk. Nah, itulah fungsi dari tampilan yang <em>eye catching, </em>lamaran Anda akan disisihkan untuk dibaca nanti karena menarik perhatian si penyeleksi.</li>
<li>Waktu yang dibutuhkan oleh pembaca surat lamaran biasanya hanya kurang dari 1 menit atau bahkan hanya belasan detik, jadi buatlah sesingkat dan sejelas mungkin.</li>
<li>Tidak perlu memaksakan diri untuk <em>apply</em> jika kualifikasi Anda tidak sesuai dengan apa yang diminta oleh perusahaan karena sudah pasti akan gagal.</li>
<li>Langsung cantumkan pengalaman dan kualifikasi diri di bagian awal <em>resume</em>. Untuk profil atau data diri cukup ditaruh diakhir <em>resume</em></li>
<li>Jangan merekayasa data diri Anda sebab kalau ketahuan, maka nama Anda akan di <em>blacklist</em> oleh seluruh perusahaan.</li>
<li>Lampirkan seluruh dokumen-dokumen penunjang secara lengkap seperti ijazah, transkip nilai, surat referensi kerja, sertifikat kepelatihan dan lain-lain.</li>
<li>Kirimkan pas foto yang berukuran 3&#215;4 dengan menggunakan pakaian formal (menggunakan jas akan lebih baik).</li>
<li>Jangan mencantumkan alamat <em>email</em> yang <em>alay</em> dan <em>norak</em> karena akan mempengaruhi hasil penilaian Anda.</li>
<li>Ada baiknya di masa pencarian kerja, hapus seluruh status dan foto di media sosial yang menunjukkan sifat asli Anda atau isinya bernada kebencian, kata-kata kasar, gambar serta <em>link</em> tidak senonoh dan lain-lain yang membuat orang lain Perlu diketahui, saat ini tidak sedikit perusahaan yang diam-diam mengecek akun medsos untuk menilai karakter asli si pelamar.</li>
<li>Menyambung poin sebelumnya. Jangan <em>private</em> akun medsos, di <em>open</em> saja untuk publik dan buatlah seakan-akan Anda orang yang baik dan profesional. Tunjukkan citra diri yang positif dan penuh kebahagiaan. Usahakan terus seperti itu walau kenyataannya keadaan Anda cukup suram saat ini.</li>
</ol>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-991" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/cv-agar-diterima-kerja.jpg" alt="cv agar diterima kerja" width="1000" height="714" /></p>
<p>Demikianlah informasi penting dari kami, tips diatas tidak pernah disarankan oleh media lain karena biasanya mereka hanya menginformasikan hal basi yang kurang berguna.</p>
<p>Oia, sekarang mayoritas perusahaan sudah menggunakan situs-situs penyedia loker di internet, namun 13 tips diatas tetap dapat diaplikasikan karena walaupun kita diminta mengisi data sesuai format dari situs loker tersebut, namun pelamar wajib juga melampirkan <em>CV</em> atau <em>Resume</em> berbentuk <em>pdf</em> atau <em>word.</em></p>
<p>Sebagai info tambahan, walau di setiap situs resmi perusahaan juga mencantumkan lowongan kerja, tetapi pada dasarnya mereka masih mengandalkan situs pihak ketiga untuk mencari kandidat.</p>
<p>Jadi apakah Anda percaya bahwa 80 persen lamaran kerja sudah dibuang sebelum dibaca?</p>
<p>Daripada pusing cari kerja tapi selalu gagal terus, lebih baik <a href="https://www.belajarkeuangan.com/cari-penghasilan-tambahan/" target="_blank" rel="noopener">cari penghasilan tambahan</a> yang semudah ini!</p>
<p>Bagikan informasi ini pada yang lain jika dirasa bermanfaat dan semoga Anda bisa berkarir di perusahaan impian. Terima kasih.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/80-persen-lamaran-kerja-sudah-dibuang-sebelum-dibaca/">80 Persen Lamaran Kerja Sudah Dibuang Sebelum Dibaca</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/80-persen-lamaran-kerja-sudah-dibuang-sebelum-dibaca/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah Job Fair Hanya Ajang Eksploitasi Bisnis</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/apakah-job-fair-hanya-ajang-eksploitasi-bisnis/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/apakah-job-fair-hanya-ajang-eksploitasi-bisnis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 07:16:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[bursa kerja]]></category>
		<category><![CDATA[cari kerja]]></category>
		<category><![CDATA[job fair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=945</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak yang bertanya kepada kami mengenai apakah job fair hanya ajang eksploitasi bisnis saja? Pertanyaan tersebut datang dari salah satu orang yang selalu gagal memperoleh pekerjaan padahal Ia sudah mengikuti ratusan job fair. Apakah anda sudah lihat gambar di atas? Apa yang ada dipikiran anda setelah melihatnya dan membaca judul artikel ini? Ya, pasti yang &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/apakah-job-fair-hanya-ajang-eksploitasi-bisnis/">Apakah Job Fair Hanya Ajang Eksploitasi Bisnis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-950" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/Apakah-Job-Fair-Hanya-Ajang-Eksploitasi-Bisnis.jpg" alt="Apakah Job Fair Hanya Ajang Eksploitasi Bisnis" width="800" height="500" /></p>
<p>Banyak yang bertanya kepada kami mengenai apakah job fair hanya ajang eksploitasi bisnis saja? Pertanyaan tersebut datang dari salah satu orang yang selalu gagal memperoleh pekerjaan padahal Ia sudah mengikuti ratusan job fair.</p>
<p>Apakah anda sudah lihat gambar di atas? Apa yang ada dipikiran anda setelah melihatnya dan membaca judul artikel ini?</p>
<p>Ya, pasti yang ada di benak anda saat ini adalah begitu banyaknya pencari kerja di negeri ini namun lowongan yang tersedia sangat sedikit sekali.</p>
<p>Atau, mungkin bagi anda yang akan mengikuti acara tersebut akan bertanya-tanya kembali, “apakah mungkin saya bisa mendapatkan pekerjaan jika mengikuti kegiatan seperti itu?”</p>
<p>Bagi banyak orang, mengikuti <em>job fair</em> dianggap salah satu cara untuk mencari lowongan kerja, namun apakah dengan mengikuti kegiatan tersebut anda sudah pasti mendapatkan pekerjaan.</p>
<p>Pasti anda akan menjawab belum tentu. kalau tidak mendapatkan pekerjaan dari <em>job fair</em> yang sudah diikuti, apakah anda akan mengikuti lagi kegiatan yang serupa?</p>
<p>Saya yakin 99% para pembaca artikel ini akan menjawab YA. Ok, memang seperti itulah jawaban yang harusnya keluar, karena untuk mendapatkan pekerjaan adalah hal yang tidak mudah, apalagi pekerjaan impian.</p>
<p>Hal tersebut jugalah yang memunculkan banyak sekali penyelenggaraan <em>job fair</em> (setiap tahun ada puluhan bahkan ratusan kegiatan yang serupa).</p>
<p>Fenomena munculnya banyak penyelenggara <em>job fair</em> inilah yang akan menjadi tema sentral pembahasan kita pada artikel ini.</p>
<p>Dari sudut kontribusi penyelenggaranya bisa diklasifikasi jadi beberapa kategori kualitas hasil.</p>
<p>Kualitas hasil pertama adalah kondisi paling ideal yang sangat diharapkan oleh semua pihak yang berkepentingan (<em>job seeker</em>, perusahaan pemakai langsung, atau penyalur SDM potensial yang profesional, pemerintah secara umum).</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Adapun yang menjadi indikator keberhasilan dari masing-masing pihak yang memiliki kepentingan ialah sebagai berikut</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-953" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/contoh-cv-untuk-job-fair.jpg" alt="contoh cv untuk job fair" width="800" height="533" /></p>
<ul>
<li><em>Job seeker</em> atau pencari kerja: Bagi mereka yang bisa memperoleh solusi untuk menemukan lowongan kerja sesuai dengan harapan dan segera bisa dipanggil mungkin sudah cukup, apalagi jika tidak dipungut biaya masuk alias gratis (biasanya sih bayar).</li>
<li>Perusahaan pencari tenaga kerja: Kepentingan utama bagi perusahaan yaitu bisa mendapatkan kandidat potensial yang berlimpah dan sesuai klasifikasi. Biasanya ini menjadi indikator sukses atau tidaknya perusahaan dalam mengikuti kegiatan tersebut karena mereka akan membandingkan mana yang terbaik, apakah melalui <em>job fair</em> atau pasang iklan di koran.</li>
<li>Pemerintah / <a href="http://kemnaker.go.id/" target="_blank" rel="noopener">Kemnaker</a>: Apabila bursa kerja tersebut berhasil mendapatkan respon positif dari semua pihak yang terlibat selama kegiatan, maka hal itu bisa menjadi rekomendasi untuk kelanjutan kegiatan berikutnya.</li>
</ul>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Kualitas hasil kedua adalah kondisi paling tidak ideal yang sering terjadi di lapangan, dimana masing-masing pihak tidak mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-954" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/peluang-diterima-kerja-lewat-job-fair.jpg" alt="peluang diterima kerja lewat job fair" width="1000" height="714" /></p>
<ul>
<li><em>Job Seeker</em> atau para pencari kerja: karena harapan mereka tidak kesampaian maka akhirnya timbul anggapan atau kesimpulan bahwa masuk <em>job fair</em> hanya akal-akalan penyelenggara alias hanya ingin melegalkan bentuk eksploitasi pencari kerja yang demikian melimpah di negeri ini, bayangkan saja jika satu kali <em>job fair</em> mampu menyedot 12.000 orang pencari kerja, dengan biaya masuk per orang @Rp 30.000 (bahkan ada yang tega sampai 50.000 rupiah) berarti terkumpul dana <em>cash</em> sebesar ratusan juta dalam waktu singkat. Luar biasa kan?.</li>
<li>Perusahaan pemakai langsung: Karena satu dan lain hal, akhirnya perusahaan yang telah rela berpartisipasi membuka <em>stand</em> mengeluh karena dua hal, pertama jumlah pengunjung yang hanya segelintir saja (pernah sebuah <em>event job fair</em> di sebuah gedung mewah hanya dihadiri oleh ratusan orang saja) atau yang kedua sekalipun jumlah pengunjungnya berlimpah bak pasar malam tapi kualitas SDM yang terjaring jauh panggang dari api alias hanya mendapatkan SDM bermasalah.</li>
<li>Pemerintah / Departemen terkait: Jelas hal ini hanya akan membuat permasalahan baru.</li>
<li>Penyelenggara / <em>EO</em>: Sepengetahuan penulis di lapangan, penyelenggara / <em>EO</em> kagetan biasanya tumbang di pertunjukkan perdana alias maksud hati sanggup menjaring masa pencari kerja, tapi apa daya hanya segelintir yang berkenan hadir, malah konon ada yang sejumlah petugas keamanan yang arogan dan berpenampilan ala agen rahasia jauh lebih banyak dari pengunjungnya, secara <em>cashflow</em> jelas pemodalnya akan gulung tikar.</li>
</ul>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Pelajaran yang bisa diambil dari analisa diatas</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-955" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/pengalaman-ikut-job-fair.jpg" alt="pengalaman ikut job fair" width="900" height="601" /></p>
<p>Bagi para <em>job seeker</em> indonesia agar lebih hati-hati jika harus memutuskan mengikuti acara tersebut</p>
<p>Disarankan untuk memperhatikan penyelenggaranya, tanyakan pengalaman pada teman yang sudah hadir, atau jika anda sudah terlanjur masuk maka manfaatkan dengan sebaik-baiknya informasi yang ditawarkan, misalnya ada seminar atau penawaran training pengembangan diri atau perbaikan lamaran kerja kita, cermati dan kritisi dengan baik.</p>
<p>Jadikan kegiatan tersebut sebagai ajang menambah <em>networking</em> Anda, sebab tidak sedikit yang bisa memperoleh pekerjaan justru bukan dari bursa kerja yang diikuti namun justru dari teman yang dikenal di acara <em>job fair</em>.</p>
<p>Sekarang sudah banyak sekali situs-situs penyedia lowongan kerja yang bertebaran di internet, beberapa menawarkan fasilitas gratis.</p>
<p>Sebaiknya Anda manfaatkan dulu layanan tersebut sebelum harus keluar uang untuk mengikuti <em>job fair</em>.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Curhatan Seorang Pencari Kerja Setelah Mengikuti Bursa Kerja</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-956" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/pertanyaan-saat-job-fair.jpg" alt="pertanyaan saat job fair" width="800" height="749" /></p>
<p>Amir adalah seorang lulusan dengan IPK terbaik di kampusnya, karena ingin sekali mendapatkan kerja dengan gaji yang cukup baik, maka ia selalu mengikuti acara <em>job fair</em> yang gratis maupun berbayar.</p>
<p>Dalam kurun waktu 12 bulan saja ia telah mengikuti sebanyak 17 kali <em>job fair</em> di kota tempatnya tinggal bahkan sampai memberanikan diri meluncur ke luar kota seperti surabaya dan bandung hanya untuk megikuti kegiatan yang serupa.</p>
<p>Lalu apakah amir sudah mendapatkan pekerjaan?</p>
<p>Sampai artikel ini dituliskan, ia masih saja menganggur dan mengeluh betapa sulitnya bagi seorang <em>fresh graduate</em> memperoleh kerja.</p>
<p>Padahal biaya yang ia keluarkan tidaklah sedikit dan masih minta ke orang tua untuk dibantu.</p>
<p>Berkaca dari pengalaman amir tersebut, mungkin kita harus segera sadar bahwa dengan semakin canggihnya teknologi, sekarang setiap perusahaan sudah mulai mengurangi tenaga kerja manusia.</p>
<p>Semua kegiatan operasional sudah mulai digantikan oleh <em>software</em> dan robot (untuk pabrik).</p>
<p>Apalagi saat ini sudah sering kita dengar mengenai teknologi <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dan <em>Blockchain</em>.</p>
<p>Kedua hal itu disebut-sebut akan menjadi momok menakutkan bagi para (calon) pekerja karena hampir seluruh fungsi di perusahaan akan tergantikan oleh kedua teknologi tersebut.</p>
<p>Jadi kedepannya jangan heran apabila sudah tidak ada lagi lowongan kerja yang terpampang di koran ataupun internet.</p>
<p>Satu-satunya cara supaya kita tetap bisa bertahan ialah dengan mulai berwirausaha kecil-kecilan untuk menghasilkan uang.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca artikel ini</strong></span>: <a href="https://www.belajarkeuangan.com/kenapa-anda-ingin-menjadi-wiraswasta/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;"><strong>Kenapa Anda Ingin Menjadi Wiraswasta</strong></span></a></p>
<p>Jangan terpaku pada modal sebab banyak sekali bisnis yang bisa dijalankan walau tanpa perlu modal besar.</p>
<p>Di era digital ini, banyak sekali fasilitas yang dapat Anda manfaatkan seperti <em>marketplace</em> atau media sosial untuk berjualan.</p>
<p>Kamu sekarang bisa <a href="https://www.belajarkeuangan.com/cari-penghasilan-tambahan/" target="_blank" rel="noopener">cari penghasilan tambahan</a> secara mudah tanpa perlu keluar modal serta tidak ada resiko apapun dengan join di <a href="https://gadaibpkbmobil.finance/afiliasi/" target="_blank" rel="noopener">afiliasi GBMF</a>.</p>
<p>Bagi yang saat ini sudah bekerja, ada baiknya segera melakukan antisipasi jika suatu saat perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja.</p>
<p>Jangan pernah terbuai dengan keadaan. Ingat, perkembangan teknologi sudah sangat masif dan tidak masuk akal.</p>
<p>Hemat uang Anda dan kurangi pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya konsumtif, tabunglah uang secara disiplin.</p>
<p>Apabila kita sudah mengantisipasi sejak dini, niscaya nanti akan mampu bertahan menghadapi segala “ancaman” yang ada.</p>
<p>Lalu dengan penjelasan diatas, Anda sudah yakin apakah job fair hanya ajang eksploitasi bisnis saja?</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/apakah-job-fair-hanya-ajang-eksploitasi-bisnis/">Apakah Job Fair Hanya Ajang Eksploitasi Bisnis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/apakah-job-fair-hanya-ajang-eksploitasi-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Anda Ingin Menjadi Wiraswasta?</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/kenapa-anda-ingin-menjadi-wiraswasta/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/kenapa-anda-ingin-menjadi-wiraswasta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 04:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[memulai bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=937</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum mulai berbisnis, pertama, anda harus bisa mengatakan kenapa anda ingin menjadi wiraswasta? atau kenapa anda secara pribadi ingin memulai bisnis anda sendiri. Apakah ingin punya lebih banyak waktu luang? Jika jawabannya YA, pilihlah bidang lain selain kewiraswastaan. Pada akhirnya, jika anda telah sepenuhnya belajar tentang bagaimana menjalankan sebuah bisnis dan sudah mampu mendelegasikan tugas dan wewenang, &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/kenapa-anda-ingin-menjadi-wiraswasta/">Kenapa Anda Ingin Menjadi Wiraswasta?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-938" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/kenapa-anda-ingin-jadi-wiraswasta.jpg" alt="kenapa anda ingin jadi wiraswasta" width="1000" height="667" /></p>
<p>Sebelum mulai berbisnis, pertama, anda harus bisa mengatakan kenapa anda ingin menjadi wiraswasta? atau kenapa anda secara pribadi ingin memulai bisnis anda sendiri.</p>
<p>Apakah ingin punya lebih banyak waktu luang? Jika jawabannya YA, pilihlah bidang lain selain kewiraswastaan.</p>
<p>Pada akhirnya, jika anda telah sepenuhnya belajar tentang bagaimana menjalankan sebuah bisnis dan sudah mampu mendelegasikan tugas dan wewenang, baru anda bisa mendapatkan lebih banyak waktu luang (tahap yang mulai dicapai oleh sebagian pengusaha yang bekerja atau berusaha selama bertahun-tahun!).</p>
<p>Tetapi, untuk dapat mencapai tahap itu, dibutuhkan latihan keras selama bertahun-tahun dan dipasangnya sistem antitipu yang dapat diandalkan.</p>
<p>Menjadi seorang pengusaha memang sebuah kerja keras yang sangat memakan waktu, tenaga, dan pikiran bahkan modal.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Karakteristik Wirausaha</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-939" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/alasan-seseorang-tidak-berminat-menjadi-wirausaha.jpg" alt="alasan seseorang tidak berminat menjadi wirausaha" width="800" height="498" /></p>
<p>Kenapa Anda ingin menjadi wiraswasta? Apakah anda ingin menjadi kaya? Anda bisa menjadi kaya, tetapi tidak dalam waktu singkat. Seorang wiraswasta yang saya kenal mengatakan bahwa dia ingin menghasilkan 100 juta per minggu pada Desember 2008.</p>
<p>Dia kemudian membangun bisnisnya bersama temannya agar dia bisa mencapai hal yang menjadi sasarannya.</p>
<p>Tujuannya itu sangat masuk akal dan bisa dicapai. Kini, dia telah mendapatkan penghasilan dua kali lipat dari yang pernah dia tetapkan!.</p>
<p>Alasan saya meminta anda untuk melihat tujuan-tujuan anda lebih dalam lagi adalah karena banyak pengusaha baru yang sudah terlalu terjerumus dalam suatu masalah sebelum akhirnya mereka menyadari bahwa sebenarnya mereka tak terlalu suka menjadi seorang wiraswasta.</p>
<p>Mereka terjebak dalam keadaan seperti ini karena sebelumnya mereka tidak menganalisis tujuan-tujuan pribadi mereka-hal-hal yang paling mendasar, hal-hal yang paling sederhana yang tidak terpikirkan oleh orang lain.</p>
<p>Saya telah melihat banyak restoran dan bisnis eceran yang gulung tikar karena pemiliknya terlalu asyik terjebak dalam romantisme menjalankan bisnis mereka sendiri sehingga tak menyadari apa sebenarnya alasan mereka ingin membuka sebuah bisnis.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tetapkan Tujuan </strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-940" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/alasan-bercita-cita-menjadi-pengusaha.jpg" alt="alasan bercita cita menjadi pengusaha" width="1000" height="667" /></p>
<p>Apakah anda ingin bersenang-senang? Siapa yang tidak kan? Tentu saja, anda ingin bersenang-senang. namun ingat, anda harus tahu pentingnya sebuah tujuan.</p>
<p>Tentukanlah sebuah tujuan yang sederhana dan yang mungkin dicapai, lalu tempelkan tujuan itu dimana saja.</p>
<p>Tanya ke diri sendiri, “Sebenarnya apa yang benar-benar diinginkan dari bisnis ini?” Setelah anda bisa menjawab pertanyaan itu, mintalah pendapat dari beberapa orang anggota keluarga anda, teman-teman, para <a href="https://www.merdeka.com/uang/mengapa-memilih-menjadi-pengusaha.html" target="_blank" rel="noopener">pengusaha</a> lain, pengacara dan akuntan anda tentang jawaban anda itu.</p>
<p>Namun ingat, banyak keluarga dan teman anda yang tak paham tentang bisnis. Dan hanya karena paman gober punya bisnis bukan berarti dia ahli dalam masalah bisnis.</p>
<p>Meskipun demikian, mereka bisa menunjukkan potensi-potensi masalah yang mungkin akan ditimbulkan oleh bisnis anda  bagi keluarga dan kehidupan pribadi anda.</p>
<p>Setelah anda menentukan tujuan pribadi dan memastikan bahwa tujuan itu masuk akal dan tidak menimbulkan konflik dalam diri anda, sasaran anda yang berikutnya haruslah berpusat pada bagaimana anda bisa menciptakan pelayanan atau produk yang berkelas dunia.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca juga:</strong></span> <a href="https://www.belajarkeuangan.com/memulai-bisnis/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;"><strong>Lakukan Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis</strong></span></a></p>
<p>Produk atau pelayanan yang anda berikan harus dirancang sedemikian rupa sehingga akan bisa memberikan kepuasan, bahkan kebahagiaan bagi klien dan pelanggan anda.</p>
<p>Lakukanlah hal ini dan buatlah tujuan-tujuan penunjang, dan anda akan mulai melihat bagaimana uang anda akan mengalir masuk.</p>
<p>Buatlah tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendek adalah hal-hal yang ingin anda raih dalam waktu satu tahun, dan tujuan jangka panjang adalah hal-hal yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapainya.</p>
<p>Semua tujuan itu haruslah menunjang tujuan utama anda. Tujuan utama anda bisa didefinisikan sebagai sebuah tujuan yang jika sudah tercapai akan membuat anda merasa bahwa anda sudah tiba di puncak.</p>
<p>Daftar tujuan jangka pendek anda haruslah berisi hal-hal yang ingin dan perlu anda capai tahun depan, yaitu tujuan yang harus dicapai saat ini agar bisnis anda dapat mencapai kesuksesan pada masa datang.</p>
<p>Daftar tujuan jangka panjang anda haruslah berisi sasaran-sasaran yang ingin anda capai dalam 2 hingga 10 tahun mendatang. Tujuan-tujuan ini akan menjadi tonggak penting bagi bisnis anda menuju tujuan utama.</p>
<p>Sebisa mungkin buatlah agar tujuan-tujuan anda bisa diukur. itulah sebabnya pertandingan olahraga selalu melibatkan pencatatan nilai.</p>
<p>Dan buatlah agar tujuan-tujuan anda masuk akal. jika anda baru saja memulai usaha menjual properti, akan tak masuk akal jika anda membuat target penjualan rumah senilai “20 Milyar rupiah” pada tahun pertama.</p>
<p>Tetapi, jika sasaran anda adalah menjual rumah senilai satu milyar rupiah, yaahhhh….itu mungkin bisa dicapai.</p>
<p>Oleh karena itu, pastikanlah bahwa tujuan anda masuk akal dan bisa dicapai. Meski pada akhirnya jika tujuan itu memakan waktu yang lebih lama pencapaiannya, tak mengapa.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Fokus Pada Visi dan Inovasi</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-941" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/kapan-saatnya-jadi-entrepreneur.jpg" alt="kapan saatnya jadi entrepreneur" width="800" height="533" /></p>
<p>Tak ada hal yang bisa membuat anda lebih frustasi dibanding memilih tujuan yang sangat tak mungkin dicapai.</p>
<p>Ukur kemampuan beserta sumber daya yang dimiliki saat ini, tidak perlu terlalu ambisius di awal sebab hanya membuat Anda frustrasi.</p>
<p>Ingat, memulai itu mudah, yang sulit ialah mengembangkan lalu mempertahankannya, jangan hanya bermain pada titik aman, Anda harus berani berinovasi namun harus selalu diukur.</p>
<p>Yang terakhir adalah pastikan bahwa anda merayakan setiap atau semua prestasi yang berhasil anda raih dalam usaha untuk mencapai tujuan.</p>
<p>Ini sangat penting karena anda harus menghadiahi diri sendiri untuk setiap tujuan yang sulit diraih</p>
<p>Jika anda tak menghadiahi diri sendiri pada saat anda sedang mengejar sebuah tujuan besar, anda takkan berhasil. ini juga berlaku bagi tujuan-tujuan non bisnis.</p>
<p>Apabila Anda sudah berada diatas, jangan cepat puas. Tanamkan pada diri sendiri dan tim Anda mengenai kecemasan.</p>
<p>Maksud cemas disini ialah bukan berarti harus was-was setiap menitnya karena itu hanya membuat hidup menjadi tidak nyaman.</p>
<p>Timbulkan sifat tersebut agar Anda dan tim bisa terus membuat gagasan baru supaya perusahaan bisa terus beradaptasi dengan perubahan atau perkembangan jaman.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><em><strong>Stay Foolish Stay Hungry</strong></em></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-942" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/jelaskan-mengapa-seseorang-memilih-menjadi-wirausaha.jpg" alt="jelaskan mengapa seseorang memilih menjadi wirausaha" width="1000" height="684" /></p>
<p>Tidak ada yang abadi di dunia ini, banyak perusahaan-perusahaan besar yang dulunya menjadi raja di industrinya, namun sekarang sudah lenyap ditelan persaingan.</p>
<p>Begitupun juga sebaliknya, dengan berkembangnya teknologi dan internet, anak kos pun sekarang bisa menjelma menjadi CEO sebuah perusahaan dengan kapitalisasi triliunan rupiah dalam waktu singkat apabila ia memiliki produk atau jasa yang bisa menjadi solusi bagi orang banyak.</p>
<p>Era saat ini bisa dibilang menjadi era yang penuh dengan peluang, tidak ada yang membayangkan sebuah aplikasi online bisa menumbangkan kekuatan korporasi raksasa.</p>
<p>Salah satu kunci penting lainnya adalah tetap efisien dalam penggunaan uang, jangan boros mengeluarkan dana untuk sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan inti bisnis Anda.</p>
<p>Banyak pengusaha pemula diluar sana yang berambisi mengumpulkan uang atau modal hingga miliaran rupiah dan setelah usahanya berdiri, tidak berselang lama perusahaannya bangkrut sebab ia tidak bisa memanage keuangan dengan baik.</p>
<p>Kenapa Anda ingin menjadi wiraswasta, padahal di jaman sekarang Anda juga bisa <a href="https://www.belajarkeuangan.com/cari-penghasilan-tambahan/" target="_blank" rel="noopener">cari penghasilan tambahan</a> secara mudah dan tanpa resiko apapun.</p>
<p>Demikian pengetahuan singkat ini kami informasikan, di situs BelajarKeuangan.com banyak sekali tips mengenai keuangan dll yang bisa dipelajari untuk menambah wawasan Anda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/kenapa-anda-ingin-menjadi-wiraswasta/">Kenapa Anda Ingin Menjadi Wiraswasta?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/kenapa-anda-ingin-menjadi-wiraswasta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lakukan Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/memulai-bisnis/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/memulai-bisnis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2018 10:18:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis tanpa modal]]></category>
		<category><![CDATA[memulai bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[tips bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Untuk memulai bisnis jangan hanya bermodalkan nekat saja, apalagi jika anda adalah tulang punggung keluarga. UPDATE: Untuk meminimalisir kegagalan, lebih baik Anda juga coba cari penghasilan tambahan dengan menjadi afiliasi GBMF karena bisa dijalankan tanpa modal dan tanpa resiko. Walau action merupakan hal yang penting tapi perencanaan yang matang juga perlu dilakukan. Lakukan hal ini sebelum &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/memulai-bisnis/">Lakukan Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-916" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/memulai-bisnis.jpg" alt="memulai bisnis" width="800" height="533" /></p>
<p>Untuk memulai bisnis jangan hanya bermodalkan nekat saja, apalagi jika anda adalah tulang punggung keluarga.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><strong>UPDATE:</strong></span> Untuk meminimalisir kegagalan, lebih baik Anda juga coba <a href="https://www.belajarkeuangan.com/cari-penghasilan-tambahan/" target="_blank" rel="noopener">cari penghasilan tambahan</a> dengan menjadi <a href="https://gadaibpkbmobil.finance/afiliasi/" target="_blank" rel="noopener">afiliasi GBMF</a> karena bisa dijalankan tanpa modal dan tanpa resiko.</p>
</blockquote>
<p>Walau <em>action</em> merupakan hal yang penting tapi perencanaan yang matang juga perlu dilakukan. Lakukan hal ini sebelum memulai bisnis:</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Kunjungi Beberapa Bankir dan Tanyakan Pendapat Mereka Tentang Ide Anda</strong></span></h3>
<p>Loh koq bankir dan bukan pengusaha saja yang harus kita datangi? Sebab kalau Anda belum memulai bisnis namun ide Anda dianggap bagus, mereka bisa mengambil ide Anda tersebut.</p>
<p>Ceritakan bisnis yang sedang anda bayangkan. Apakah mereka tahu ada perusahaan lain yang meraih sukses di bidang yang sama dengan minat anda?</p>
<p>Apakah mereka bisa anda temui?</p>
<p>Apakah mereka mengenal wiraswasta yang usahanya gagal yang bisa anda wawancarai?</p>
<p>Kenapa perusahaan-perusahaan tersebut gagal atau berhasil?</p>
<p>Maukah bank-bank tersebut mau meminjamkan uang kepada anda?</p>
<p>Berapa banyak uang yang biasanya dipinjam oleh perusahaan seperti bisnis anda?</p>
<p>Apakah mereka punya salinan rencana bisnis perusahaan lain?</p>
<p>Bolehkah anda melihatnya? Memang. itu adalah sebuah pertanyaan yang lugu dan terus terang, tetapi jika anda tidak menanyakannya, anda takkan pernah tahu.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Kunjungi Perusahaan Sukses di Bidang yang Anda Pilih Sebelum Memulai Bisnis</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-917" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/cara-memulai-bisnis-online-tanpa-modal.jpg" alt="cara memulai bisnis online tanpa modal" width="900" height="600" /></p>
<p>Sebelum memulai bisnis, lakukan perjalanan, ke luar kota jika perlu, untuk melihat bagaimana perusahaan lain di bidang yang anda ingin masuki menjalankan usahanya.</p>
<p>Tanyakan pada si pemilik apa yang harus anda perhatikan dalam menjalankan usaha. Tanyakan apakah anda boleh melihat perencanaan bisnis mereka.</p>
<p>Kunjungi perusahaan-perusahaan besar dan perusahaan-perusahaan yang kecil. Perusahaan kecil memang lebih masuk akal bagi anda, tetapi perusahaan besar akan berperan sebagai mimpi anda.</p>
<p>Anda akan terkejut melihat betapa terbukanya para wiraswasta ini kepada anda. sudah menjadi sifat manusia untuk saling membantu.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Periksa Catatan Kebangkrutan</strong></span></h3>
<p>Apakah ada banyak jumlah perusahaan di bidang yang anda inginkan mengalami kebangkrutan? apa yang bisa digali informan anda tentang hal ini?</p>
<p>Jika banyak perusahaan di bidang yang anda inginkan mengalami kebangkrutan, carilah bidang yang lain atau cari tahu apakah penyebab kegagalan mereka itu adalah sesuatu yang bisa anda perbaiki.</p>
<p>Menurut penelitian yang saya lakukan di restoran baru, bar baru, dan perusahaan-perusahaan teknologi baru ternyata memiliki rata-rata kegagalan yang tertinggi.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tanyakan Pendapat Orang yang Tidak Dikenal Tentang Ide Anda</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-920" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/cara-memulai-usaha-pakaian.jpg" alt="cara memulai usaha pakaian" width="1000" height="667" /></p>
<p>Anda perlu mencari tahu apakah menurut pandangan orang lain ide anda ini bisa dijalankan. Saya akan mendiskusikan jenis penelitian semacam ini di bagian lain blog ini. secara umum, banyak informasi berharga yang bisa didapat dengan cara ini.</p>
<p>Tanyakan pendapat teman-teman atau keluarga anda, jika anda memang mau, tetapi ingatlah biasanya mereka ini mengatakan hal yang ingin anda dengar.</p>
<p>Sebenarnya anda menginginkan pendapat dari orang-orang yang tidak memiliki pandangan bias dan yang akan memberikan kritik-kritik membangun sebelum memulai bisnis.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Sebelum Memulai Bisnis, Hadiri Seminar dan Pameran Perdagangan di Bidang yang Anda Pilih</strong></span></h3>
<p>Hampir setiap profesi memiliki asosiasi yang biasanya membantu mempromosikan dan mengembangkan industri mereka.</p>
<p>Mereka biasanya juga mengadakan pameran perdagangan atau seminar. Kunjungi pameran-pameran perdagangan seperti itu dan tanyakan kepada mereka yang berkecimpung dalam industri tersebut, apa sisi baik dan buruk bisnis mereka.</p>
<p>Tanyakan kepada mereka apakah menurut mereka sebaiknya anda terjun ke indsutri ini. Dan mintalah kartu nama mereka agar anda bisa menghubungi mereka kembali nanti.</p>
<p>Bertanyalah kepada orang-orang yang berkecimpung di dalam bisnis ini atau carilah ilmunya dalam situs <a href="https://www.belajarkeuangan.com/" target="_blank" rel="noopener">BelajarKeuangan.com</a></p>
<p>Saya selalu saja merasa takjub akan betapa banyaknya informasi yang tersedia di dalam dunia maya itu. Buat jaringan dan temuilah orang sebanyak mungkin.</p>
<p>Anda pasti akan berjumpa dengan sangat sedikit orang yang tak mau berbagi kesuksesan dan kegagalan mereka dengan anda.</p>
<p>Anda bahkan mungkin menemukan beberapa perusahaan yang anda bisa mengasah kemampuan anda.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong><em>Browsing</em></strong><strong> di Internet Sebelum Memulai Bisnis</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-919" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/cara-memulai-bisnis-online-dari-nol.jpg" alt="cara memulai bisnis online dari nol" width="1000" height="667" /></p>
<p>Pergilah ke perpustakaan terbesar di wilayah anda dan jelajahi halaman kuning di kategori yang sedang anda incar atau cari informasi tersebut di internet.</p>
<p>Hubungi beberapa perusahaan yang terdaftar disana dan berpura-puralah seolah anda membutuhkan pelayanan mereka.</p>
<p>Ajukan pertanyaan, seperti berapa harga jasa atau produk mereka? Berapa jam dalam sehari mereka beroperasi? Berapa lama mereka bisa memperoleh kembali modal mereka? Berapa lama mereka telah berkecimpung dalam bisnis ini? dan hal-hal lain yang ingin anda tanyakan.</p>
<p>Saya menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer untuk mengumpulkan informasi tentang perusahaan lain dengan membaca segala informasi yang berhubungan dengan perusahaan tersebut.</p>
<p>Berikut adalah beberapa pertanyaan yang akan saya cari jawabannya terlebih dahulu sebelum <a href="https://id.wikihow.com/Memulai-Usaha-Sendiri" target="_blank" rel="noopener">memulai bisnis atau sebelum menanamkan uang ke usaha apapun</a>:</p>
<ul>
<li>Berapa rata-rata pendapatan per pegawai di perusahaan mereka? Anda bisa mendapatkan jawaban untuk pertanyaan ini dari asosiasi perdagangan/industri. Mereka biasanya mempunyai hasil survey berkala tentang informasi seperti ini. Bankir atau akuntan anda juga mungkin tahu jawaban dari pertanyaan ini.</li>
<li>Berapa rata-rata pendapatan yang akan diperoleh untuk tiap meter persegi perusahaan anda? Informasi ini sangat penting untuk operasi eceran, untuk menyusun anggaran yang sesuai dan untuk membuat perbandingan.</li>
<li>Berapa rata-rata margin keuntungan.</li>
<li>Berapa rata-rata margin kotor.</li>
<li>Berapa kira-kira biaya yang akan dikeluarkan untuk melakukan kegiatan promosi atau iklan.</li>
</ul>
<p>Dengan melakukan hal ini anda akan tahu berapa banyak uang yang dihasilkan oleh kebanyakan perusahaan di dalam bisnis anda.</p>
<p>Bahkan mungkin anda akan terkejut jika mengetahui betapa kecilnya pendapatan beberapa orang wiraswasta.</p>
<p>Dalam penelitian yang anda lakukan, anda mungkin menemukan beberapa ide lain yang lebih baik untuk memulai bisnis anda. Dan anda mungkin bisa menghindarkan diri anda dari sebuah kesalahan besar.</p>
<p>Beberapa tahun lalu saya mempertimbangkan untuk membuka sebuah toko eceran khusus perawatan tanaman.</p>
<p>Setelah beberapa bulan melakukan penelitian saya menyadari bahwa secara finansial bisnis ini bukan bisnis yang masuk akal bagi saya karena potensi keuntungannya lebih kecil dibandingkan resikonya. Saya jelas sangat bersyukur karena telah melakukan penelitian sebelumnya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Hal-Hal yang Mendasar Dalam Bisnis</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-918" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/langkah-awal-memulai-usaha.jpg" alt="langkah awal memulai usaha" width="1000" height="667" /></p>
<p>Tidak mengejutkan bahwa setiap orang bisnis yang sukses adalah juga pembicara yang efektif. Dalam artikel ini saya akan menuliskan hal-hal yang mendasar dalam memulai bisnis beserta tip-tip dari orang yang telah sukses.</p>
<p>Dimulai dengan tiga pedoman berikut ini :</p>
<ol>
<li>Prinsip-prinsip dasar yang berlaku dalam pembicaraan bisnis sama seperti pembicaraan sosial. Langsung dan terbuka, dan jadilah pendengar yang baik jika ingin menjadi pembicara yang baik.</li>
<li>Jika anda berbicara dalam lingkungan profesi atau industri anda, Anda dapat mengandaikan bahwa orang-orang yang anda ajak bicara mengetahui istilah-istilah teknis yang anda gunakan, tetapi anda harus tetap membuat diri anda jelas. Bila anda bicara dengan orang dari luar bidang anda, anda harus mengandaikan hal sebaliknya, yaitu bahwa audiens anda atau peserta pertemuan lainnya tidak memahami istilah istilah-istilah teknis anda, jadi anda harus mengatakannya dalam bahasa yang umum.</li>
<li>Waktu adalah uang. Jangan sia-siakan waktu orang yang anda ajak bicara. Jangan bertele-tele membicarakan pertandingan bola kemarin malam, atau babak akhir permainan golf anda, sampai pertemuan yang anda adakan sambil makan siang itu hampir berakhir, dan kemudian berusaha dengan terburu-buru membicarakan tujuan yang sebenarnya dari pertemuan itu, dalam diskusi yang amat tergesa-gesa selama dua puluh menit terakhir. Selain itu, jangan mencoba menjadi pusat perhatian dalam pertemuan itu dengan omong sendiri sepnajang dua puluh menit saat semua orang lain sudah gelisah ingin membicarakan masalahnya.</li>
</ol>
<p>Butir ketiga tersebut membutuhkan elaborasi. Tidakkah anda merasa takut dan cemas bila di telepon seseorang yang baru anda kenal selama dua puluh menit saat anda sedang berusaha mendapatkan proposal kontrak?</p>
<p>Dan tidakkah anda benci ketika bos anda selama lima menit ngobrol tanpa ujung pangkal yang jelas dan baru akhirnya berterus terang mengapa ia mendatangi kantor anda?</p>
<p>Jangan anda seperti itu. Ketahuilah apa yang anda bicarakan. Baik ketika sedang mengobrol di kantor dengan sesama karyawan, atau dalam pertemuan formal yang amat sangat penting, selalulah siap sedia.</p>
<p>Jauh hari sebelumnya pikirkan pokok pembicaraan: hal-hal pokok yang ingin anda kemukakan, pertanyaan-pertanyaan yang anda perkirakan akan muncul, dan cara yang paling meyakinkan untuk menjawab pertanyaan itu.</p>
<p>Ingatlah apa yang diinginkan dan perlu diketahui oleh orang lain. Sebagai contoh, saya paparkan jenis situasi yang sering kita jumpai: bila anda membutuhkan angka-angka penjualan bulan lalu, Anda bisa menanyakannya pada Aliya di bagian <em>sales</em>.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-922" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/12/cara-memulai-usaha-dengan-modal-kecil.jpg" alt="cara memulai usaha dengan modal kecil" width="1000" height="664" /></p>
<p>Tetapi anda tidak perlu memberitahu Aliya keseluruhan strategi pemasaran perusahaan untuk penjualan untuk penjualan tahun depan. Itu hanya akan memboroskan waktunya dan waktu anda.</p>
<p>Ini tidak berarti bahwa anda harus tutup mulut. Salah satu cara paling efektif untuk mempertahankan semangat atau mental dan produktivitas tinggi di antara para karyawan anda adalah dengan membuat mereka selalu mendapatkan informasi.</p>
<p>Akan ada saat -saat di mana anda harus memberi informasi latar belakang kepada mereka, untuk membuat mereka merasa terlibat, atau untuk memotivasi mereka.</p>
<p>Tapi anda tidak perlu memberikan <em>briefing</em> setiap kali bicara pada seseorang. Anda perlu menghindari keluhan lama bahwa bila anda menanyai si anu sekarang jam berapa, ia malah menceritakan pada anda cara kerja mesin jamnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/memulai-bisnis/">Lakukan Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/memulai-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prinsip Manajemen Keuangan yang Perlu Anda Ketahui</title>
		<link>https://www.belajarkeuangan.com/manajemen-keuangan/</link>
					<comments>https://www.belajarkeuangan.com/manajemen-keuangan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BelajarKeuangan.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Nov 2018 11:19:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Karir]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarkeuangan.com/?p=542</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di sebuah perusahaan, pengaturan terhadap hal yang berhubungan dengan finansial memang kerap sekali dinamakan sebagai manajemen keuangan. Kegiatan tersebut biasanya meliputi perencanaan, pengoperasian, analisis keuangan, kontrol dan juga pengendalian. Jika dilihat secara garis besar, maka ini merupakan berbagai macam aktivitas yang ada kaitannya dengan bagaimana cara memperoleh pendanaan modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan roda &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/manajemen-keuangan/">Prinsip Manajemen Keuangan yang Perlu Anda Ketahui</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-543" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/manajemen-keuangan.jpg" alt="manajemen keuangan" width="1000" height="667" /></p>
<p>Di sebuah perusahaan, pengaturan terhadap hal yang berhubungan dengan finansial memang kerap sekali dinamakan sebagai manajemen keuangan.</p>
<p>Kegiatan tersebut biasanya meliputi perencanaan, pengoperasian, analisis keuangan, kontrol dan juga pengendalian.</p>
<p>Jika dilihat secara garis besar, maka ini merupakan berbagai macam aktivitas yang ada kaitannya dengan bagaimana cara memperoleh pendanaan modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan roda bisnis suatu perusahaan.</p>
<p>Selain itu juga untuk mencapai tujuan utama dengan cara menggunakan dan mengelola dana dengan tepat.</p>
<p>Untuk tujuan dasarnya antara lain memastikan jika sumber daya yang telah tersedia cukup untuk membiayai operasional perusahaan serta bisa digunakan dengan cara yang efisien dan efektif.</p>
<p>Sebenarnya tidak ada model sistem ideal yang sesuai dengan berbagai macam jenis perusahaan.</p>
<p>Namun faktanya untuk menjalankan kegiatan seperti itu tidaklah mudah, terlebih lagi bagi anda yang masih dikatakan pemula di bidang ini.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Prinsip Manajemen Keuangan</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-544" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/manajemen-keuangan-perusahaan.jpg" alt="manajemen keuangan perusahaan" width="1000" height="667" /></p>
<p>Untuk prakteknya, ini merupakan suatu tindakan yang diambil pada rangka untuk menjaga kestabilan keuangan dari suatu perusahaan.</p>
<p>Dengan melakukan atau melaksanakan fungsi tersebut, pastinya bukan merupakan suatu hal yang mudah, diperlukan prinsip-prinsip yang bisa mendasarinya.</p>
<p>Jika sampai salah langkah dalam pengaturannya, maka bisnis akan mati karena kehabisan dana.</p>
<p>Berikut ini merupakan 7 prinsip yang harus diperhatikan.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Akuntabilitas <em>(Accountability)</em></strong></span></h4>
<p>Untuk prinsip pertama yaitu berupa akuntabilitas, artinya merupakan suatu kewajiban moral maupun hukum yang melekat pada subjek (dapat berupa suatu perusahaan, individu maupun kelompok).</p>
<p>Pada kewajiban moral ini sebaiknya anda menjelaskan bagaimana prosesnya mulai dari pemaanfaatan dana, alat-alat dan juga berbagai macam wewenang yang sudah diberikan sebelumnya.</p>
<p>Sehingga untuk intinya, prinsip ini mengharuskan tiap pihak yang terkait tersebut bertanggung jawab mengenai yang diberikan kepadanya.</p>
<p>Prinsip ini pun juga sangatlah penting untuk dijalankan. Sebab, seluruh pihak yang berkepentingan pun juga berhak mengetahui bagaimana pemanfaatan dana maupun wewenang yang diberikan tersebut.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Konsistensi <em>(Consistency)</em></strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-547" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/materi-manajemen-keuangan.jpg" alt="materi manajemen keuangan" width="1000" height="667" /></p>
<p>Untuk prinsip manajemen keuangan selanjutnya yang harus anda ketahui yaitu konsistensi.</p>
<p>Sama juga dengan hal lainnya yang dituntut untuk bisa konsisten dijalankan, inipun juga bisa berlaku, sehingga jika menurut prinsip, sistem serta kebijakan keuangan perusahaan sebaiknya juga bisa konsisten dilakukan dari waktu ke waktu.</p>
<p>Konsisten yang dimaksud di sini yaitu bukan berarti harus sama tanpa adanya perubahan, akan tetapi sistem keuangan tersebut seharusnya dapat disesuaikan dengan perkembangan jaman yang mungkin akan berdampak besar pada perusahaan.</p>
<p>Apabila konsisten terhadap hal yang kaku dengan tidak ingin mengikuti kemajuan teknologi, maka dapat dipastikan suatu bisnis akan tertinggal.</p>
<p>Dibutuhkan pemimpin yang visioner dan peka terhadap perubahan serta mampu menghadapi seluruh tantangan.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Kelangsungan Hidup <em>(Viability)</em></strong></span></h4>
<p>Kelangsungan hidup juga merupakan salah satu prinsip yang harus anda ketahui. Lalu apakah yang dimaksud dengan kelangsungan hidup?</p>
<p>Hal itu dapat diartikan sebagai suatu ukuran tingkat keamanan serta keberlanjutan keuangan organisasi.</p>
<p>Sehingga, agar prinsip ini eksis dan mampu menjaga keamanan sistem keuangan perusahaan, diperlukan pengawasan yang ketat.</p>
<p>Mengatur pengeluaran organisasi dari tingkat strategis sampai dengan operasional harus sejalan dengan kebijakan.</p>
<p>Dalam prinsip ini, sangatlah penting bagi pihak perusahaan untuk menyiapkan rencana keuangan.</p>
<p>Seluruh rencana yang dibuat sebaiknya terlihat sederhana agar seluruh elemen di dalam suatu perusahaan mampu menjalankannya dengan baik.</p>
<p>Mampu beradaptasi terhadap perkembangan jaman merupakan kunci agar dapat berlangsung hidup di tengah persaingan yang makin sengit.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Transparansi <em>(Transparency)</em></strong></span></h4>
<p>Untuk prinsip manajemen keuangan selanjutnya yaitu transparansi. Di dalam prinsip yang keempat ini bisa diartikan bahwa suatu perusahaan harus transparan maupun bersifat terbuka tentang seluruh pekerjaannya.</p>
<p>Sehingga perusahaan sebaiknya menyediakan berbagai macam wadah informasi tentang rencana serta aktivitas perusahaan kepada pihak yang berkepentingan.</p>
<p>Salah satu hal yang dapat diwujudkan yaitu dengan menyediakan laporan keuangan yang lengkap, akurat, tepat waktu serta mudah diakses oleh pihak yang memiliki kepentingan.</p>
<p>Pada dasarnya transparansi ini juga bisa berdampak pada profil perusahaan yang ada di publik.</p>
<p>Kemudian untuk pihak-pihak yang berkepentingan, hal seperti ini bisa terjadi karena jika suatu perusahaan bersikap tidak transparan, maka dapat diindikasikan sebagai sesuatu yang buruk dan juga bisa dianggap ada hal yang tidak benar disana.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Standar Akuntansi <em>(Accounting Standards)</em></strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-548" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/prinsip-manajemen-keuangan.jpg" alt="prinsip manajemen keuangan" width="1000" height="667" /></p>
<p>Prinsip manajemen keuangan selanjutnya yaitu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Standar_Akuntansi_Keuangan" target="_blank" rel="noopener">standar akuntansi</a>. Yang dimaksud dengan prinsip standar akuntansi tersebut pada umumnya lebih merujuk pada sistem akuntansi keuangan yang digunakan oleh perusahaan.</p>
<p>Sistem-sistem ini sebaiknya juga sesuai dengan standar akuntansi yang sudah berlaku pada umumnya di Indonesia supaya tidak terjadi kerumitan atau kesalahan yang bisa terjadi kedepannya.</p>
<p>Dengan demikian, sebuah perusahaan tidak boleh sembarangan dalam mengadaptasi sistem akuntansi negara lain yang mungkin tidak sesuai dengan ketetapan atau standar yang berlaku di negara ini.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Integritas <em>(Integrity)</em></strong></span></h4>
<p>Nah, untuk prinsip manajemaen yang selanjutnya ialah integritas. Integritas dinilai lebih merujuk pada aktivitas operasional dari suatu perusahaan.</p>
<p>Oleh sebab itu, menurut prinsip tersebut, untuk setiap individu yang ada kaitannya dalam operasional perusahaan sebaiknya mempunyai integritas yang baik.</p>
<p>Individu yang dimaksud ialah seluruh komponen yang ada dalam suatu perusahaan mulai dari staff, karyawan hingga dengan direksi suatu perusahaan.</p>
<p>Dan untuk prinsip ini juga bisa berlaku untuk berbagai macam laporan serta catatan keuangan.</p>
<p>Sehingga, keseluruhan laporan serta pencatatan keuangan yang dimiliki atau yang ada kaitannya dengan perusahaan sebaiknya dijaga integritasnya.</p>
<p>Bagaimana cara menjaganya? Satu-satunya cara terbaik yaitu berintegritas dan bertanggung jawab terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan pencatatan keuangan yang akurat serta mampu menjaga laporan tersebut agar tidak sampai ke tangan lain diluar perusahaan.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Pengelolaan <em>(Stewardship)</em></strong></span></h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-545" src="http://www.belajarkeuangan.com/wp-content/uploads/2018/11/makalah-manajemen-keuangan.jpg" alt="makalah manajemen keuangan" width="1000" height="469" /></p>
<p>Kemudian untuk <a href="https://www.belajarkeuangan.com/fungsi-manajemen-keuangan/" target="_blank" rel="noopener">fungsi manajemen keuangan</a> yang terakhir yaitu pada masalah pengelolaan.</p>
<p>Prinsip ini jelas terdapat sebuah penekanan pada kemampuan dari suatu perusahaan dalam mengelola serta menggunakan dana yang diperoleh agar bisa mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.</p>
<p>Oleh sebab itu, dengan prinsip pengelolaan tersebut suatu perusahaan tidak hanya fokus pada masalah dana saja. Akan tetapi lebih kepada pengelolaan keuangan dengan cara keseluruhan dengan membuat rencana yang disitu dinilai tepat.</p>
<p>Berhati-hatilah dalam membuat perencanaan strategis, mengidentifikasi resiko-resiko keuangan sampai dengan menjadikan sistem pengendalian dan juga sistem akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.</p>
<p>Manajemen keuangan dari suatu perusahaan yang baik sebaiknya juga harus disertai dengan fundamental yang baik juga.</p>
<p>Dengan demikian, diperlukan suatu sistem yang dapat membantu melakukan pencatatan serta integrasi di setiap proses bisnis.</p>
<p>Anda bisa menggunakan system yang memiliki banyak fitur atau fungsi, diantaranya seperti manajemen persediaan, pembelian, penjualan, pengelolaan SDM, manufaktur, reparasi, sampai dengan sistem akuntansi.</p>
<p>Sistem tersebut juga bisa untuk menghasilkan laporan keuangan untuk tiap perusahaan anda.</p>
<p>Demikian penjelasan singkat dari artikel ini, semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan informasi mengenai manajemen keuangan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com/manajemen-keuangan/">Prinsip Manajemen Keuangan yang Perlu Anda Ketahui</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.belajarkeuangan.com">BelajarKeuangan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkeuangan.com/manajemen-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
