Cara Memilih Masa Tenor KTA Terbaik Agar Tidak Salah Langkah

tenor kta

Tenor KTA adalah jangka waktu pembayaran cicilan, istilah tersebut sering dipakai dalam dunia pengkreditan.

Kredit tanpa agunan merupakan salah satu jenis kredit yang ditawarkan perbankan Indonesia.

Dalam kredit ini, pelanggan tidak perlu agunan atau jaminan jika ingin mendapatkan pinjaman. Masing-masing bank tentu akan menawarkan KTA dengan tingkat bunga yang berbeda-beda.

Umumnya biaya dan juga jumlah pinjaman berbeda, juga adanya tenor pinjaman yang berbeda pula.

Yang dimaksud dengan tenor pinjaman yaitu jangka waktu pinjaman. Selama masih berada dalam jangka waktu tersebut, maka anda harus membayar cicilan setiap bulannya.

Tenor pinjaman bisa berbeda-beda, tergantung dengan jumlah pinjaman dan juga kemampuan pembayaran dari si peminjam itu sendiri.

Bila nominal pinjaman besar dan kemampuan pembayaran kecil, tentu tenor pinjaman menjadi lebih panjang.

Begitu juga sebaliknya, bila nominal pinjaman anda kecil, tenor pinjaman bisa lebih singkat.

Tenor KTA

kta tenor 15 tahun

Pada kenyataannya, dalam memilih tenor yang terlalu pendek ataupun panjang bisa memberikan dampak negatif untuk anda sebagai pihak peminjam.

Oleh sebab itu, maka sebaiknya anda pilih jangka waktu pembayaran KTA yang sesuai kemampuan keuangan anda.

Lantas bagaimanakah cara yang tepat dalam memilih masa tenor yang baik?

Salah satu yang menentukan besarnya cicilan di samping pokok pinjaman dan juga bunga yaitu masa tenornya.

Seperti yang kita tahu, bahwa tenor pinjaman adalah jangka waktu yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Baik peminjam maupun yang memberi pinjaman. Pihak peminjam harus memenuhi kewajibannya membayar angsuran setiap bulan sampai selesai masa tenornya.

Di bawah ini merupakan perbandingan kelebihan dan kekurangan masing-masing masa tenor KTA

Masa Tenor Panjang 

Jika anda memilih masa tenor pinjaman dalam jangka waktu yang panjang, kelebihannya adalah jumlah angsuran atau cicilan yang harus anda bayarkan setiap bulannya bisa lebih kecil nilainya.

Sebab masa tenor lebih panjang. Selain itu jenis masa tenor pinjaman panjang ini cocok untuk anda yang memiliki penghasilan tidak terlalu tinggi dalam setiap bulannya.

Selain kelebihan tersebut, kekurangan dari tenor pinjaman dengan jangka waktu yang panjang adalah resiko masa tenor yang berubah.

Total pengembalian lebih besar sebab periode membayar bunga juga lebih lama. Disamping itu, tenor panjang yang memiliki waktu maksimal 3 tahun karena jumlah pinjaman tidak terlalu besar.

Sebab tidak ada agunan bank tidak mengambil resiko memberikan jumlah pinjaman terlalu besar juga.

Umumnya masa tenor pinjaman dengan jangka waktu panjang ini baru akan diberikan bila anda merupakan karyawan yang telah mempunyai penghasilan tetap.

Hal ini merupakan sebuah keharusan dari pihak bank guna menghindari risiko gagal bayar yang dapat berakibat pada masalah berupa kredit macet.

Jumlah pinjaman akan berbeda sebab terdapat faktor lain seperti suku bunga, serta biaya lain yang telah dikenakan oleh pihak bank.

Masa Tenor Singkat atau Waktu Pinjaman Pendek

Kelebihan dari masa tenor ini adalah jangka waktu yang lebih umum. Sebab jumlah kreditnya tidak terlalu besar dan jangka waktu minimal pengembalian selama 1 tahun saja.

Masa tenor dengan pinjaman dalam jangka waktu pendek ini cocok bagi anda yang mempunyai penghasilan tetap dengan penghasilan diatas rata-rata.

Selain itu, hal ini cocok juga bila prospek kenaikan penghasilan yang anda dapatkan selalu baik setiap tahun.

Semua total pinjaman bisa bernilai lebih rendah jika dibandingkan dengan masa tenor panjang. Sebab periode dikenakan bunga juga lebih pendek.

Sementara itu, untuk kekurangan dari masa tenor pinjaman pendek ini adalah jumlah pembayaran yang dilakukan setiap bulan lebih besar.

Hal ini disebabkan masa tenornya lebih pendek. Sama dengan KTA masa tenor panjang, bahwa dalam masa tenor pinjaman pendek tingkat suku bunga dan juga biaya ekstra yang dikenakan pihak bank bisa mempengaruhi besarnya jumlah pinjaman.

Begini Cara Memilih Tenor KTA yang Terbaik

pinjaman kta tenor 5 tahun

Bila tadi kita sudah mengenal berbagai macam kelebihan serta kekurangan dari masa tenor kredit baik jangka panjang ataupun jangka pendek.

Saat ini muncul pertanyaan besarnya, manakah diantara keduanya yang paling menguntungkan bagi pihak peminjam. Lewat perbandingan kelebihan dan juga kekurangan dari dua masa tenor tersebut, maka kita harus memahami pengaruh bukan hanya dari jumlah angsuran saja.

Tetapi kita juga perlu memperhatikan mengenai total pinjaman keseluruhan.

Setelah itu, kita juga harus kembali melihat bagaimana kemampuan finansial kita. Apakah kita bisa membayar angsuran bagi masa tenor yang pendek ataupun yang panjang.

Jangan sampai kita memaksakan diri, sebab kita jadi kita akan mengalami masalah gagal bayar. Kesimpulannya jangan hanya mempertimbangkan masa tenornya saja.

Namun kita juga harus mempertimbangkan limit kredit, tingkat bunga, biaya ekstra yang kemungkinan akan muncul dan lainnya.

Baca Juga : Kelebihan dalam Mengajukan Pinjaman Modal kepada Koperasi

Pilih Masa Tenor Yang Sesuai Kemampuan

kta tenor panjang

Saat ini anda sudah tahu seperti apa perbedaan masa tenor KTA. Anda dapat memilih sesuai kebutuhan serta kemampuan keuangan.

Sebenarnya masa tenor pendek tentu menguntungkan. Sebab total pinjaman keseluruhan nantinya akan menjadi lebih kecil.

Tetapi harus diingat, gagal bayar dapat mengakibatkan penambahan bunga atau denda terhadap total pinjaman anda keseluruhannya.

Sehingga jangan sampai anda ceroboh untuk mengambil keputusan tanpa melakukan pertimbangan yang benar-benar matang.

Selain itu, anda juga harus ingat bahwasanya kredit merupakan komitmen yang sangat berat.

Anda harus mengetahui kemampuan finansial agar dapat melunasi kredit sebelum memutuskan mengajukan pinjaman.

Menghitung Bunga KTA

pinjaman online tenor panjang

Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan dalam memilih masa tenor KTA, sebelum meminjam uang maka bisa dilakukan dengan memperhatikan tipe bunga dan suku yang nantinya dipakai dalam perhitungan bunga.

Secara umum bunga yang dipakai merupakan bunga efektif. Mengapa kita harus memilih perhitungan dengan bunga efektif?

Lalu bagaimana cara menghitung bunga flat menjadi bunga yang efektif?

Cara untuk menghitung bunga flat KTA nyatanya memang tidak semudah yang dipikirkan.

Pinjaman KTA dengan bunga flat yang tampak lebih kecil dari bunga kredit lain seperti KP yang memakai bunga efektif.

Mengapa bunga flat lebih mahal dibandingkan dengan bunga efektif? Bila dilihat berdasarkan rumus bunga flat, maka harus dikali 1,8 baru akan mendapatkan bunga efektif.

Bila dilihat besar bunga untuk bunga flat yang ada pada KTA memang terlihat kecil.

Namun bila dilihat hasil akhirnya, kita baru akan mengetahui bahwa bunga efektif lebih murah daripada bunga flat.

Bunga flat mempunyai jumlah atau besaran bunga yang sama setiap bulan.

Sementara bunga efektif relatif turun setiap bulan, sehingga jumlah bunga pinjaman dalam setiap bulan akan berkurang seiring berjalannya waktu.

Dengan melihat perbedaan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa sebelum memilih KTA kita harus mengetahui apakah KTA tersebut menggunakan bunga flat atau menggunakan bunga efektif.

Sehingga kita tidak salah langkah dalam menentukan masa tenor KTA yang diambil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.