Pengelolaan Keuangan Sebelum Mengajukan KPR Bank

KPR Bank

Pengajuan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR bank harus diiringi dengan pengelolaan keuangan yang baik. Hal ini bertujuan agar kondisi keuangan dapat dikontrol tetap seimbang dan tidak menimbulkan berbagai permasalahan.

Sebagaimana merancang strategi dalam permainan, dalam mengajukan kredit rumah atau berbagai tindakan lainnya, akan lebih baik apabila sebelumnya telah dilakukan perencanaan untuk melaksanakan pengajuan tersebut.

Dengan adanya perencanaan pengelolaan keuangan, maka pengajuan akan berjalan dengan lancar dan tidak mengganggu kondisi keuangan yang mungkin saja sementara waktu dipaksa untuk hidup dengan hemat.

Tidak sedikit orang yang menggunakan program yang ditawarkan oleh bank terkait dengan pemilikan rumah ini.

Kredit Pemilikan Rumah ini dianggap mampu mewujudkan pemilikan rumah meskipun baru dengan dana beberapa persen dari harga beli rumah tersebut.

Para developer saat ini juga telah melakukan kerja sama dengan bank agar bisa memproses pengajuan kredit rumah dari orang-orang yang ingin membeli rumah kepada pengembang tersebut.

Dengan adanya program pengajuan kredit yang telah ditawarkan oleh pihak bank, maka hal ini tentunya sangat membantu masyarakat yang hendak memiliki rumah meskipun masih memiliki dana yang terbatas.

Namun demikian, meskipun hal ini sangat membantu, jangan sampai menyepelekan pengelolaan finansial. Sebab, ketika memutuskan untuk mengikuti program ini, tentu saja penghasilan tiap bulannya juga akan terpotong untuk membayar kredit rumah.

Pengertian Kredit Pemilikan Rumah (KPR Bank)

simulasi kpr btn

Kredit Pemilikan Rumah atau yang sering disebut dengan KPR bank ini adalah kredit yang ditujukan untuk membeli suatu rumah atau memenuhi kebutuhan konsumtif lain, di mana yang digunakan sebagai jaminan adalah rumah dengan skema pembayaran sampai dengan 90 persen dari harga rumah.

Dengan ini masyarakat yang memiliki dana terbatas dan ingin memiliki rumah, bisa segera mewujdukannya dengan menggunakan program ini.

Jenis-Jenis Kredit Pemilikan Rumah

simulasi kpr mandiri

Sebelum mengajukan kepada bank, ada beberapa jenis produk yang telah ditawarkan oleh pihak bank dalam mewujudkan keinginan masyarakat untuk memiliki rumah, antara lain sebagai berikut:

Kredit Kepemilikan Rumah Subsidi

Bagi calon pembeli rumah yang penghasilannya di bawah UMR Daerah, anda dapat anda bisa memanfaatkan program kredit rumah.

Dengan adanya ssitem rumah subsidi, diharapkan masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah UMR daerah pun akan mampu mewujudkan keinginannya membeli rumah atau merenovasi rumahnya agar menjadi lebih nyaman.

Kredit ini juga diatur oleh pemerintah agar program ini bisa digunakan secara adil dan tepat sasaran.

Subsidi akan membantu masyarakat yang dinilai layak mendapatkan subsidi dengan suku bunga yang cukup rendah. Selain itu uang muka dalam mengikuti program ini pastinya juga lebih terjangkau.

Kredit Kepemilikan Rumah Non Subsidi

Kredit Kepemlikan Rumah Non Subsidi ini digunakan dan ditujukan oleh seluruh masyarakat.

Berbagai syarat dan ketentuan dalam mengikuti program KPR bank ini diatur dan ditetapkan oleh bank dengan besaran jumlah kredit dan suku bunga yang berbeda-beda antara bank satu dengan yang lain.

Dalam program Non Subsidi ini juga masih ada subsidi, namun berbentuk suku bunga yang disubsidi, berbeda dengan Kepemilikan rumah Subsidi.

Kredit Kepemilikan Rumah Syariah

Selain program subsidi dan non subsidi, jenis kredit pemilikan rumah lainnya adalah Kepemilikan Rumah Syariah.

Program tersebut ditujukan bagi masyarakat umum, dan khususnya bagi masyarakat yang ingin mengajukan kredit pemilikan rumah yang menggunakan prinsip akad murabahah dan dijamin halal dalam pelaksanaannya.

Pengelolaan Keuangan

Setelah mengetahui pengertian dan berbagai jenis KPR bank yang ditawarkan oleh bank atau koperasi tertentu, yang perlu dipahami adalah bagaimana cara mengelola keuangan.

Perencanaan pengelolaan akan sangat penting dalam membantu keseimbangan perekonomian. Berikut beberapa cara yang bisa digunakan dalam mengelola keuangan sebelum mengajukan kredit rumah:

Memotong Penghasilan

bunga kpr

Salah satu hal yang bisa dilakukan dalam pengelolaan keuangan yakni dengan memotong penghasilan.

Anda bisa beranggapan bahwa gaji yang Anda terima adalah sejumlah gaji dikurangi dengan cicilan kredit rumah.

Kemudian, dengan sisa gaji setelah dipotong cicilan tadi, anggarkanlah berbagai kebutuhan yang penting dan harus dipenuhi.

Dalam menganggarkan berbagai kebutuhan dan pengeluaran ini, tentunya jangan sampai melebihi sisa gaji yang telah dihitung di awal.

Bahkan apabila mampu, maka anggarkanlah beberapa persen dari gaji tersebut untuk ditabung. Hal ini akan sangat membantu ketika Anda membutuhkan dana karena suatu hal yang mendesak.

Segera Bayarkan Cicilan

Umumnya, apabila penghasilan Anda telah masuk kepada rekening Anda, maka pihak bank otomatis akan mendebet cicilan tiap bulannya.

Namun, apabila penghasilan Anda tidak otomatis masuk ke dalam rekening Anda dan tidak ada otomatisasi debet dari pihak bank untuk membayar cicilan KPR bank, pastikan bahwa Anda segera membayar cicilan tersebut.

Hal ini bertujuan agar cicilan tidak lebih dari tengat waktu penarikan, sehingga tidak ada denda keterlambatan.

Hindari Berhutang

Fungsi dari penganggaran kebutuhan dan pengeluaran adalah mengatur sisa pemasukan dengan besarnya pengeluaran. Dengan menganggarkannya, maka kita dapat mengatur agar pengeluaran tidak lebih besar dari sisa pemasukan.

Hal ini juga berperan dalam menghindarkan Anda dari melakukan hutang lain. Apabila dalam mengikuti Kredit Kepemilikan Rumah ini keuangan tidak dikelola dengan benar, tidak menutup kemungkinan akan muncul hutang baru yang justru memberatkan perekonomian.

Terapkan Gaya Hidup Hemat

Selain menerapkan berbagai rencana pengelolaan keuangan, hal yang tidak kalah penting adalah merubah gaya hidup menjadi hemat dan tidak konsumtif.

Dalam meraih sesuatu juga dibutuhkan perjuangan. Apabila biasanya sebelum mengikuti program KPR bank hidup Anda tergolong konsumtif, Anda harus merubahnya agar bisa menjadi lebih hemat, dan keuangan pun akan tetap stabil.

Jika sifat konsumtif masih terus diterapkan, sedangkan pengeluaran untuk membayar cicilan cumah lebih besar, maka bisa jadi keuangan akan menjadi minus dan timbul hutang lain yang memberatkan.

Mencari Dukungan dari Keluarga

kpr bca

Tujuan dari Kredit Pemilikan Rumah adalah untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang tentu saja ditujukan bagi orang-orang tercinta yakni keluarga.

Maka, dalam mengikuti program ini, selain merencanakan berbagai pengelolaan keuangan, mintalah dukungan dari keluarga Anda.

Untuk sang istri, umumnya akan memahami dan begitu mendukung dengan program KPR bank yang diikuti oleh suami.

Namun tetap berikan pemahaman dan penjelasan agar sang istri bisa mengelola keuangan keluarga dengan lebih hemat.

Berikan juga pemahaman kepada anak-anak untuk bisa hidup hemat karena sedang mewujudkan rumah yang nyaman bagi keluarga kecil Anda.

Selain itu, mengajarkan hidup hemat kepada anak bukanlah hal yang buruk. Hemat merupakan hal yang positif dan dapat memberikan berbagai kebaikan.

Pengajuan KPR bank dapat membantu dalam mewujudkan rumah impian bagi seseorang dan keluarganya.

Dalam mengikuti program Kredit Pemilikan Rumah ini, agar bisa berjalan dengan lancar, maka harus diiringi dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Waspadalah sebelum memilih, baca artikel penting ini mengenai 9 Tips Membeli Rumah KPR Agar Tidak Tertipu Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.