Kesalahan Dalam Investasi yang Harus Dihindari Agar Tidak Merugi

Kesalahan Dalam Investasi yang Harus Dihindari

Investasi adalah salah satu cara yang terbukti memberikan keuntungan besar apabila dilakukan secara benar. Tapi ternyata banyak orang yang masih belum sadar akan kesalahan dalam investasi yang harus dihindari.

Perlu disadari, tanpa adanya investasi, anda akan menghabiskan waktu dengan bekerja untuk mendapatkan penghasilan.

Oleh karena itu, pastikan anda terjun ke dunia investasi. Supaya investasi yang anda lakukan berjalan lancar dan sukses, anda harus mengetahui sekaligus menghindari kesalahan dalam investasi. Lebih jelasnya, mari ktia simak saja penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Kesalahan Dalam Investasi yang Harus Dihindari

investasi ringan

Berikut adalah beberapa kesalahan dalam investasi yang harus dihindari. Dengan begitu, anda bisa investasi secara sukses.

Tak hanya pemula, pastikan anda yang sudah lama bergelut dalam dunia investasi juga turut menyimak ulasan ini.

  1. Investasi Dengan Dana Lebih

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan dalam mengawali investasi ialah memulai investasi dengan dana lebih.

Orang yang sukses berinvestasi tak akan memakai uang yang dikeluarkan rutin untuk berinvestasi.

Tak hanya itu, mereka juga tidak akan memulai investasi dengan pinjaman pribadi.

Mereka menyadari bahwa uang bulanan yang rutin keluar tak bisa dipaksakan untuk investasi sebab bisa menyebabkan keuangan pribadi menjadi tidak sehat.

Begitu pun dengan mengawali investasi dari pinjaman yang mempunyai bunga dan tanggungan untuk melunasinya, sementara investasi bisa berhasil dalam waktu lama.

  1. Sebar Investasi Terlalu Tipis

Anda akan gagal berinvestasi apabila melakukan diversifikasi secara berlebihan. Apabila anda membagi satu juta ke seratus aset yang berbeda, tiap aset hanya akan mempunyai efek kecil pada portofolio anda.

Hal ini membuat biaya broker dan transaksi lainnya akan melebihi keuntungan investasi anda.

Para investor cenderung melakukan diversifikasi secara berlebihan sehingga dianjurkan untuk berinvestasi dalam dana indeks yang bersifat merangkum banyak perusahaan.

  1. Tanpa Perencanaan Keuangan

investasi dengan dana terbatas

Banyak orang yang beranggapan bahwa penting untuk berinvestasi terlebih dahulu, soal uangnya bisa dilihat nanti. Pemikiran tersebut tidaklah efektif.

Apabila kalian tidak mempunyai manajemen keuangan yang baik, anda tak akan disiplin dalam berinvestasi.

Baca Juga : Jenis Investasi Bodong yang Harus Di Waspadai Oleh Anda

Padahal investasi yang baik harusnya dilakukan secara berkala. Dengan perencanaan keuangan, anda bisa menghitung berapa dana yang perlu diinvestasikan tiap bulanya.

Hal ini bertujuan supaya keuangan yang diinginkan bisa tercapai tepat waktu.

  1. Ambil Resiko Dengan Pemikiran Tidak Matang

Kesalahan dalam investasi yang harus dihindari selanjutnya adalah hanya karena memiliki kemungkinan keuntungan yang besar, banyak orang yang rela mengeluarkan banyak dana untuk investasi beresiko tinggi.

Padahal, seharusnya anda melakukan riset terlebih dahulu. Dengan begitu, meski keuntungannya besar, tapi kerugian juga besar atau imbang, maka anda lebih baik memilih mundur.

Berbeda halnya jika masih ada kemungkinan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari resikonya.

  1. Tak Pertimbangkan Horizon Waktu

Perlu untuk anda ketahui, terlepas dari usia, apabila anda memerlukan uang dalam waktu singkat, hindari melakukan investasi di pasar saham ataupun reksadana dengan basis saham.

Walau jenis investasi ini menyuguhkan peluang membangun kekayaan dengan jangka panjang, namun saham sering mengalami fluktuasi jangka pendek.

Dengan begitu, bisa menghapus nilai investasi apabila melakukan likuidasi jangka pendek.

Sebaliknya, apabila horizon waktu anda lebih besar dari 10 tahun, tak masuk akal untuk investasi sebagian besar dana dalam obligasi.

  1. Ragu-Ragu

Sikap ragu-ragu juga seringkali mewarnai kesalahan dalam melakukan investasi. Pada umumnya, investor pemula akan merasa ragu saat memilih jenis investasi yang akan diambilnya.

Ragu-ragu hanya akan menghabiskan waktu, dan kehabisan waktu berarti telah menghilangkan kesempatan.

Maka dari itu, pastikan anda memulai investasi dengan memahami investasi secara mendalam. Hal ini tak terkecuali perihal cara, trik, dan tipsnya.

Dengan begitu, sebelum anda menghadapi berbagai pilihan, anda sudah siap terlebih dahulu. Anda tidak akan secara tiba-tiba datang dan melakukan investasi.

Kalau anda ragu dalam apply, ini merupakan kesalahan dalam investasi yang harus dihindari dan diperlukan pemikiran juga rencana matang.

  1. Terlalu Sering Melakukan Trading

barang untuk investasi

Ketika anda melakukan investasi saham, keuntungan yang akan anda peroleh berkaitan dengan kondisi perusahaan.

Mengingat pemilik saham berperan sebagai pemilik sebagian perusahaan, maka jika perusahaan mendapatkan keuntungan, anda juga akan merasakannya.

Maka dari itu, seorang investor jika sudah memilih perusahaan yang dianggapnya baik tak perlu lagi melakukan apa-apa, terkecuali melakukan dollar cost averaging dan reinvestasi dividen.

Di lain sisi, seorang trader akan membeli perusahaan dengan harapan saham mengalami kenaikan harga. Melakukan trading memang cenderung melibatkan emosi.

Dengan begitu, jika anda tak bisa menahan diri, anda akan jauh dari laba dan justru mendapatkan rugi.

Jika anda terlalu sering melakukan trading, biaya dan komisi yang harus anda bayarkan kepada broker pun akan semakin tinggi. Hal ini tentu saja akan menggerus nilai investasi.

  1. Salah Alokasi Aset

Kesalahan dalam melakukan investasi yang juga harus anda hindari ialah salah mengalokasikan aset.

Bagi para investor pemula, istilah portofolio mungkin masih terdengar asing. Portofolio dalam investasi itu sendiri merupakan gabungan dari semua investasi yang anda miliki.

Guna memperoleh portofolio investasi, anda harus melakukan diversifikasi aset secara baik. Hal ini dilakukan supaya resiko investasi bisa tersebar.

Perlu untuk anda ketahui, tak jarang ada investor yang hanya mengalokasikan investasinya di satu jenis aset saja. Hal ini memiliki dampak yang merugikan.

Apabila terjadi kerugian pada aset tersebut, maka semua portofolio investasinya akan merugi.

Padahal seharusnya investor yang baik mampu mendistribusikan dana investasinya di aset yang berbeda-beda.

Dengan menerapkan cara ini, diharapkan saat terjadi kerugian pada satu aset, aset yang lainnya bisa menyokong kerugian tersebut.

Anda sebagai investor pun tak akan merugi keseluruhan.

  1. Tidak Mempertimbangkan Pajak

investasi resiko kecil

Tidak mempertimbangkan pajak sama sekali termasuk kesalahan dalam investasi yang harus dihindari saat melakukan investasi.

Seseorang dengan profil resiko konservatif mungkin akan beranggapan untuk menggunakan deposito sebagai media menyimpan investasi.

Hal ini dilakukan dengan alasan untuk memperoleh kepastian dan keamanan.

Memang pemikiran itu tidaklah salah, akan tetapi akan menjadi salah apabila anda tak mempertimbangkan pajak yang ada di dalam deposito tersebut.

Deposito menawarkan keuntungan yang pasti dengan resiko rendah. Sesuai dengan resikonya, maka return deposito juga relatif rendah.

Terlebih lagi jika keuntungan tersebut harus terpotong pajak sebesar 20%. Apabila anda hanya mengandalkan deposito, maka anda perlu mengumpulkan dana investasi yang lebih banyak lagi.

Hal ini dilakukan supaya tujuan-tujuan keuangan bisa terpenuhi secara tepat waktu.

Perlu diketahui, sebenarnya ada produk investasi lain yang hanya akan mendapatkan pajak kecil, misalnya saja investasi saham dan reksa dana.

Dalam investasi saham, anda akan dikenakan pajak sekitar 0,1% dari transaksi yang telah dilakukan.

Sedangkan dalam reksa dana, tak ada pajak sepersen pun yang harus dibayarkan secara langsung.

Hanya saja, secara tak langsung sebenarnya anda telah membayar pajak dari produk investasi di dalamnya.

Pada kenyataannya, pajak bukanlah hal sepele. Maka dari itu, sebelum anda memilih produk investasi, anda harus mempertimbangkan pajak investasinya.

Anda jangan sampai membangun portofolio investasi dengan pajak yang terlalu besar.

Hal ini dapat mengakibatkan kurang efektif bagi keuangan anda. Jika anda tidak mencari tahu sebelumnya tentang kesalahan dalam investasi yang harus dihindari siap-siap bukan keuntungan tapi justru kerugian yang akan anda dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.