Keuntungan Investasi Obligasi dan Cara Membelinya

investasi obligasi

Pengertian investasi obligasi merupakan surat utang dalam jangka waktu yang lebih dari 1 tahun. Sementara surat utang yang jangka waktunya kurang dari 1 tahun disebut sebagai instrumen pasar uang.

Periode jatuh tempo obligasi bisa mencapai 30 tahun. Obligasi adalah salah satu jenis  investasi yang sangat menguntungkan.

Sebab pemilik obligasi bisa memperoleh keuntungan dari potensi kenaikan harga obligasi dan juga kupon.

Surat utang atau obligasi ini bisa dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan swasta. Setiap obligasi dijual pertama kali dengan nilai minimal.

Dalam perjalanannya, obligasi sendiri bisa diperjualbelikan di dalam pasar modal. Dalam hal ini harga sebuah obligasi bisa mengalami kenaikan dan juga penurunan.

Salah satu yang menggiurkan keuntungannya adalah investasi obligasi. Untuk itu mari kita cari tahu bagaimana cara untuk membeli obligasi.

Simak pembahasan dari BelajarKeuangan.com dibawah ini.

Keuntungan Investasi Obligasi

cara investasi obligasi

Salah satu instrumen investasi yaitu obligasi atau surat utang dengan kupon bunga tertentu yang telah dibayarkan secara berkala oleh penerbit.

Lantas apa saja yang diperoleh dari investasi obligasi ini? Ternyata paling tidak ada dua keuntungan dalam melakukan investasi berupa surat utang obligasi.

Keuntungan pertama adalah memberikan pendapatan yang tetap atau fixed income yang berwujud kupon.

Hal ini adalah ciri utama dari obligasi. Dalam hal ini pemegang obligasi akan memperoleh pendapatan bunga dengan rutin selama waktu obligasi masih berlaku.

Pada umumnya bunga yang ditawarkan obligasi lebih tinggi jika dibandingkan bunga yang diberikan oleh deposito atau SBI Suku Bunga Bank Indonesia.

Selain itu, keuntungan yang kedua yaitu keuntungan dari capital gain atau penjualan obligasi. Penghasilan yang berupa kupon maka pemegang obligasi bisa juga memperjualbelikan obligasi yang ia miliki.

Oleh sebab itu, jika anda menjual lebih tinggi dibandingkan dengan harga ketika anda membelinya sebagai pemegang obligasi anda akan mendapatkan selisih yang disebut dengan capital gain.

Sedangkan yang disebut sebagai penerbit obligasi mencakup jangkauan yang cukup luas. Hampir semua badan hukum bisa menerbitkan obligasi. Akan tetapi peraturan tentang tata cara penerbitan obligasi sangatlah ketat.

Risiko Investasi Obligasi

pengertian investasi obligasi

Selain menghadirkan keuntungan tersebut, namun investasi obligasi juga memiliki risiko. Sebelum anda melangkah dalam cara membeli obligasi, maka sebaiknya anda memahami terlebih dahulu resiko dari berinvestasi berupa obligasi.

Risiko maturitas

Meskipun melekat pada semua jenis obligasi, risiko maturitas akan mengarah pada obligasi korporasi yang memiliki kaitan pada masa jatuh tempo obligasi.

Semakin lama jatuh tempo sebuah obligasi, tentu akan semakin besar tingkat ketidakpastian. Dengan begitu, semakin besar juga risiko maturitas nya. Biasanya para investor obligasi sudah mengerti hal ini.

Risiko likuiditas

Semua jenis investasi tentu mempunyai resikonya masing-masing. Dalam hal ini risiko likuiditas merupakan risiko yang melekat ke semua jenis obligasi.

Baik itu obligasi korporasi maupun obligasi pemerintah. Jika kita tinjau dari penyebabnya, maka risiko likuiditas akan muncul disebabkan dari kemungkinan tidak liquidnya sebuah obligasi yang diperdagangkan. Maksudnya obligasi tersebut tidak mudah dijual pada pasar sekunder.

Hal ini biasanya sudah dipahami oleh para investor obligasi. Karena pasar sekunder obligasi memang kondisinya tidak seramai pasar sekunder saham.

Jika kita lihat, pasar sekunder saham tetap ada saham yang tidak likuid, tentu demikian pula dengan pasar obligasi.

Bila muncul cukup banyak permintaan beli obligasi, atau pihak yang berperan sebagai pembeli atau penjual standby sehingga obligasi menjadi likuid.

Risiko default

Untuk jenis risiko default ini hanya ada pada jenis obligasi korporasi. Hal ini karena obligasi korporasi tidak dijamin pemerintah seperti ORI dan juga SUN.

Oleh sebab itu, para investor obligasi yang berinvestasi dalam jenis obligasi korporasi harus memahami benar bahwa investasinya tidak kembali bila obligasi mengalami kebangkrutan atau jatuh tempo. Risiko default terjadi saat obligasi dan bunga dari obligasi tersebut mengalami gagal bayar.

Cara Membeli Obligasi

obligasi fr0075

Tahapan untuk membeli obligasi yang perlu dilalui ada beberapa hal. Hal ini perlu dilakukan agar tujuan investasi obligasi bisa memberi hasil yang maksimal sesuai dengan yang sudah direncanakan. Adapun tahapan dalam membeli obligasi diantaranya adalah:

Membuka Rekening

Ketika anda berminat untuk membeli obligasi, maka tahapan awal yang perlu dilakukan dalam proses transaksi obligasi yaitu memilih perusahaan sekuritas yang mempunyai divisi fixed income yang menangani pembelian serta penjualan obligasi.

Anda harus memilih perusahaan yang mempunyai tim yang solid. Baik trader atau dealer dan riset serta fee yang kompetitif.

Selain itu juga, pilih perusahaan yang sudah berpengalaman. Dengan cara membuka rekening, maka anda bisa memperoleh informasi perkembangan serta perdagangan obligasi setiap waktu.

Dengan demikian, pengetahuan pergerakan pasar obligasi akan anda dapatkan secara akurat.

Memahami Produk-produk Obligasi

Sebaiknya anda memahami secara mendetail dan pasti tentang detail produk investasi secara menyeluruh.

Kenali juga potensi risiko serta keuntungan yang akan anda peroleh lewat investasi obligasi. Kami sarankan agar anda mempelajari semua instrumen obligasi dengan lengkap.

Supaya anda bisa mengenal seperti apa jenis investasi dan bisa mempermudah anda untuk mengambil keputusan investasi.

Anda bisa mempelajari secara mandiri setiap instrumen obligasi atau informasi yang anda peroleh dari bagian riset dalam perusahaan sekuritas di mana anda membuka rekening.

Selain itu, anda juga bisa mendapatkan informasi yang lengkap dari internet, contohnya dari website kami.

Melakukan Analisis

Analisis perlu dilakukan supaya kebutuhan yang diambil bisa sesuai dengan yang diinginkan. Yakni merubah kestabilan dari pendapatan.

Aspek-aspek yang diperlukan seperti nilai penerbitan, kupon, peringkat dan jangka waktu. Latar belakang dan juga profile penerbit juga ikut menjadi pertimbangan sendiri. Dengan adanya informasi yang lengkap, maka diharapkan keputusan yang dapat diambil tidak menimbulkan kerugian cukup besar. Hal ini dianjurkan untuk membandingkan antara obligasi yang sejenis.

Gali informasi secara mendalam tentang latar belakang dari profil debitur. Supaya anda bisa memperoleh kesimpulan apakah anda akan meminjamkan uang pada perusahaan tersebut atau tidak. Anda juga harus mempertimbangkan untung ruginya secara detail.

Amanat beli pada trader atau broker

pilihan obligasi

Bila anda sudah melewati tahap analisis anda tentu bisa mendapatkan jenis obligasi yang ingin dibeli.

Tahap yang harus dilakukan selanjutnya adalah memberikan amanat pembelian pada broker atau trader obligasi yang sudah anda pilih.

Selanjutnya pihak trader melakukan pembelian obligasi yang sesuai dengan harga dan jenis yang diinginkan.

Siapkan dana investasi

Bila amanat pembelian telah diajukan pasti dana investasi harus anda siapkan jangan sampai anda terlambat dalam melakukan pembayaran.

Sebab anda bisa mendapat penalti. Disamping itu, jangan biarkan pula anda melakukan penempatan dana tunai yang mendadak. Hal ini bisa mengganggu kelancaran aliran arus kas keuangan bagi keluarga anda.

Penyelesaian pembayaran

Untuk membayar obligasi ini bisa anda lakukan lewat transfer ke rekening perusahaan sekuritas yang berkaitan dengan investasi obligasi yang dibeli.

Nantinya akan tercantum pada rekening perusahaan sekuritas yang sudah tercatat di KSEI atau Kustodian Sentral Efek Indonesia. Lalu administrasi pembukaan dilakukan oleh bank Kustodian perusahaan sekuritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.