3 Investasi Jangka Pendek yang Menjanjikan Untuk Pemula

investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek merupakan salah satu langkah yang dapat ditempuh oleh seseorang yang ingin mendapatkan hal yang lebih jika dibandingkan hanya dengan sekedar menabung saja.

Bagi seseorang yang memiliki pandangan ke depan, serta memiliki pengetahuan yang baik dalam mengelola keuangan dengan tepat, investasi merupakan hal yang paling utama.

Berinvestasi juga merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan dalam menjamin keuangan untuk kepentingan masa depan.

Hal ini akan sangat dibutuhkan sebagai cadangan atau jaminan dalam menghadapi berbagai resiko yang dapat terjadi kapan saja terhadap kondisi keuangan.

Dengan adanya investasi ini, ketika keuangan tengah dilanda suatu permasalahan, maka akan ada hasil dari investasi yang sebelumnya telah ditanam.

Berbeda halnya dengan tabungan yang cenderung hanya akan menyimpan barang, uang atau harta, investasi akan berperan dalam menyimpan bahkan meningkatkan kuantitas ataupun kualitas dari barang, uang atau harta tersebut.

Dengan cara ini, maka seseorang dapat menyimpan barang atau hartanya serta mendapatkan income atau pemasukan pasif.

Jenis-Jenis Investasi

investasi jangka pendek adalah

Investasi jangka pendek sendiri terdiri dari beberapa jenis, sesuai dengan batas waktu yang dilakukan sehingga investasi tersebut bisa dicairkan atau diuangkan.

Beberapa jenis investasi tersebut yaitu:

  1. Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang merupakan pada umumnya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, yakni di atas 5 tahun.

Investasi jangka panjang ini umumnya memberikan hasil atau keuntungan yang paling besar daripada investasi lainnya.

Tujuan dari investasi panjang adalah untuk mendapatkan hasil dalam jangka waaktu yang lebih jauh, seperti halnya untuk mempersiapkan dana kehidupan masa tua atau masa pensiun.

  1. Investasi Jangka Menengah

Investasi jangka menengah merupakan investasi yang pada umumna dilakukan dalam jangka waktu yang tidak singkat, namun juga tidak terlampau lama, berkisar antara 2 – 5 tahun.

Investasi jangka menengah memiliki tujuan untuk mempersiapkan kebutuhan dana dalam waktu yang sedikit lebih lama.

Misalnya adalah investasi untuk biaya pendidikan, membeli rumah, atau membeli kendaraan.

Hasil keuntungan dari investasi jangka menengah ini memang lebih kecil dari investasi jangka panjang, namun masih menguntungkan jika hanya dibandingkan dengan simpanan dalam tabungan saja.

  1. Investasi Jangka Pendek

Merupakan investasi yang dilakukan dalam waktu yang relatif pendek, berkisar antara 1 tahun.

Umumya, invesatasi jangka pendek digunakan untuk mempersiapkan kebutuhan dalam jangka waktu yang dekat, seperti untuk persalinan, untuk merenovasi rumah, dan sebagainya.

Keuntungan dari investasi jangaka pendek ini umumnya memang relatif paling kecil jika dibandingkan dengan dua invesatasi lainnya.

Tiga Jenis Investasi yang Menjanjikan

investasi jangka pendek terbaik

Dari berbagai jenis investasi tersebut, yang paling mudah dan umum dilakukan adalah investasi short term.

Namun demikian, melihat pada hasil keuntungan yang diperoleh yang tidak begitu besar, serta melihat pada resiko kerugian yang bisa saja terjadi, harus dipilih investasi yang paling aman dan memberikan hasil yang cukup menguntungkan.

Terdapat beberapa jenis investasi short term yang dapat memberikan keuntungan yang cukup besar bagi para investor, di antaranya sebagai berikut:

  1. Investasi Jangka Pendek: Deposito

Deposito ialah investasi sederhana yang banyak ditawarkan oleh bank dengan adanya jaminan suku bunga yang tetap dan relatif lebih besar dari pada suku bunga dalam tabungan.

Akan tetapi, dalam jangka waktu tertentu yang telah disepakati oleh investor dan penyedia jasa, uang yang telah dimasukkan dalam deposito tidak diperbolehkan untuk ditarik sang pemilik sampai dengan jangka waktu yang telah ditentukan tersebut.

Deposito merupakan salah satu investasi yang banyak dipilih dan masih banyak dilakukan oleh para investor.

Resiko yang relatif kecil menjadikan investasi ini masih banyak diminati sampai saat ini. Selain memiliki resiko yang relatif kecil, investasi dengan deposito ini dapat memberikan keuntungan yang cukup besar.

Keuntungan yang dapat diperoleh dari investasi dengan deposito ini di antaranya adalah bunganya yang relatif tetap dan lebih besar dari suku bunga tabungan.

Selain itu deposito ini juga bebas administrasi bulanan, namun dengan pajak yang tidak begitu merugikan. Deposito ini juga aman dan sangat mudah untuk dilakukan.

  1. Investasi Jangka Pendek: Reksadana

Investasi Reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang relatif mudah untuk dilakukan dan cocok bagi para investor pemula.

Nominal investasi reksadana pun tergolong rendah, yakni bisa dilakukan dengan minimal modal Rp 100.000,-.

Beberapa investasi reksadana yang dapat diikuti di antaranya adalah pendapatan tetap, pasar uang, sampai dengan pasar saham.

Salah satu keuntungan dalam investasi reksadana adalah tidak dikenakannya pajak. Namun demikian, ada kemungkinan akan dikenakan sejumalh fee atau upah untuk penjualan unit.

Rata-rata, hasil dari investasi reksadana ini dapat mencapai keuntungan sebesar 8,27 persen.

Hal ini tentu saja dapat menjadi potensi yang cukup menjanjikan.

  1. Investasi Jangka Pendek: Peer to Peer atau P2P Lending

materi investasi jangka pendek

Investasi P2P Lending atau Peer to Peer Lending ini adalah salah satu jenis short term yang dapat memberikan keuntungan yang cukup besar bagi investornya.

Jenis investasi ini juga banyak dipilih dan dilakukan oleh para investor. Investasi P2P Lending adalah penyediaan pinjaman melalui platform yang dapat menghubungkan anata pemberi pinjaman serta peminjam dan melakukan transaksi pinjam-meminjam secara online.

Transaksi ini dilakukan secara online, di mana platform hanya akan berperan sebagai perantara saja, sehingga transaksi dilakukan langsung oleh kedua belah pihak.

Hal ini memberikan adanya potensi resiko yang cukup besar bagi investor. Terlebih lagi, P2P Lending ini juga belum bernaung pada lembaga keuangan resmi milik pemerintah, sehingga keamanannya tidak dijamin oleh lembaga pemerintah.

Hal ini juga menunjukkan bahwa resiko dalam investasi ini ditanggung sendiri oleh investor.

Namun demikian, hasil yang bisa diperoleh dari investasi ini cukup besar.

Berbeda dengan investasi short term lainnya yang hanya dapat memberikan keuntungan sampai dengan 10 persen saja, investasi P2P Lending ini dinilai mampu memberikan keuntungan sampai dengan 15 persen.

Selain itu, kemudahan dalam melakukan investasi dan mudah dalam sistem pelaksanaannya menjadikan investasi ini banyak dipilih dan dijalan kan oleh para investor.

Hasil dari investasi jangka pendek tidak serta merta tergantung pada jenis investasinya saja tetapi juga dapat dipengaruhi oleh keseriusan dan fokus dari investor.

Apabila tidak dikelola dengan baik, maka berbagai resiko dapat terjadi dan akan memberikan efek yang negatif bagi anda.

Oleh karena itu, dalam memilih dan menjalankan investasi, sangat penting untuk bisa memahami bagaimana sistem dari investasi tersebut serta memahami berbagai resiko yang dapat terjadi sejak awal sampai dengan pencairan.

Poin Penting Sebelum Mengajukan Investasi Jangka Pendek

investasi jangka pendek dalam akuntansi

  1. Tetapkan Tujuan
  2. Kenali Berbagai Jenis Investasi
  3. Sesuaikan Dengan Kemampuan Finansialmu
  4. Berhemat
  5. Tentukan Tenor Investasi
  6. Bacalah Semua Prosedur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.